Lima Pelajaran dari Laga Juventus vs Cagliari: Ronaldo Capocannoniere Musim Ini?
Serafin Unus Pasi | 22 November 2020 09:20
Bola.net - Juara bertahan Serie A, Juventus berhasil memetik kemenangan di giornata kedelapan Serie A. Menjamu Cagliari, Juventus berhasil menang dengan skor 2-0.
Di laga ini, Juventus mengusung misi kemenangan. Karena di pertandingan sebelumnya Juventus ditahan imbang oleh Lazio.
Bermain di Turin, Juventus bisa dikatakan sangat layak memenangkan laga ini. Pasalnya mereka tampil dominan sejak awal laga.
Namun ada beberapa catatan yang kami temukan dari performa Juventus. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
4-4-2 Layak Dicoba
Salah satu catatan yang kami temukan dari laga ini adalah skema 4-4-2 layak dicoba lebih lama lagi.
Semenjak menjadi manajer Juventus, Pirlo punya beberapa formasi favorit. Seperti 3-5-2 atau 4-3-3 yang kerap ia gunakan.
Namun di laga ini, Pirlo mencoba memainkan skema 4-4-2 dan terbukti hasilnya cukup bagus. Mereka dominan dalam penguasaan bola, dengan lini serang yang hidup di kedua sisi. Jadi mungkin Pirlo bisa mempertimbangkan menggunakan skema ini lebih lama.
Ronaldo Capocannoniere?
Hal yang menonjol berikutnya dari pertandingan ini adalah bersinarnya Cristiano Ronaldo.
Pemain asal Portugal itu memang sudah berusia 35 tahun. Namun performanya di atas lapangan sungguh tokcer sekali. Terbukti ia berhasil mengemas dua gol di laga ini, sehingga ia sudah membuat total delapan gol.
Sementara ini ia punya koleksi gol yang sama dengan Zlatan Ibrahimovic, yaitu delapan gol sebagai pencetak gol terbanyak Serie A musim ini. Apakah di akhir musim nanti Ronaldo mampu menyabet gelar Capocannoniere yang belum ia dapatkan di dua musim sebelumnya?
Penyelesaian Akhir masih Jadi PR
Satu PR yang mungkin harus segera diselesaikan oleh Pirlo adalah memperbaiki penyelesaian akhir timnya.
Di laga ini Juventus memang tampil dominan. Mereka tercatat melepaskan 24 tembakan ke gawang Cagliari.
Namun dari 24 tembakan itu hanya 6 tembakan yang tepat sasaran. Melihat begitu banyak peluang yang terbuang ini, Pirlo harus mencari akal agar penyelesaian akhir timnya lebih tajam.
Dybala Masih Perlu Kerja Keras
Hal berikutnya yang kami perhatikan di laga ini adalah Dybala masih belum cukup baik untuk jadi starter.
Memang pada laga ini ia masuk sebagai pemain pengganti. Ia hanya diberi kesempatan 21 menit untuk unjuk gigi.
Namun dari 21 menit itu, Dybala gagal memberikan performa yang apik atau memberikan ancaman yang nyata bagi Cagliari. Jika ia ingin kembali jadi starter, rasa-rasanya ia harus meningkatkan performanya dengan segera.
De Ligt - Demiral, Pilar Masa Depan Juventus?
Salah satu yang menarik di laga ini adalah keputusan Pirlo menduetkan Merih Demiral dan Matthijs De Ligt di jantung pertahanan Juventus.
Diturunkannya kedua bek ini tidak terlepas dari cedera yang dialami oleh Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Namun kedua bek muda ini tampil cukup solid dan berhasil membuat Juventus meraih clean sheet.
Memang performa keduanya masih belum sempurna. Namun jika melihat duet mereka hari ini, Juventus mungkin bisa bernafas lega karena lini pertahanan mereka berada di tangan yang aman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







