Lionel Messi Bergabung ke Inter Milan, Sebuah Fantasi di Sepak Bola
Asad Arifin | 29 Juli 2020 08:07
Bola.net - CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta akan sangat senang jika Lionel Messi bergabung dengan timnya. Akan tetapi, dia menegaskan bahwa hal tersebut sebatas fantasi dalam sepak bola.
Masa depan Lionel Messi kini dalam simpang siur. Musim 2019/2020 tidak berjalan sesuai harapan. Ada banyak masalah yang dihadapi La Pulga dan Barcelona yang gagal total di pentas domestik.
Di sisi lain, Lionel Messi juga telah menempuh jalan yang tidak populer. Pemain 33 tahun tidak ingin melanjutkan negosiasi kontrak baru dengan Barcelona yang sudah dimulai sejak musim lalu.
Saat ini, kontrak Lionel Messi di Barcelona masih tersisa hingga Juni 2021. Masih banyak waktu memang, tetapi itu bukan situasi yang ideal bagi Barcelona untuk bisa mempertahankan La Pulga.
Lionel Messi Gabung Inter Milan?
Inter Milan -selain Manchester City- sejak lama disebut bakal menjadi destinasi ideal bagi Lionel Messi jika meninggalkan Barcelona. Namun, Giuseppe Marotta ragu dengan peluang Inter Milan mendapatkan Lionel Messi.
"Lionel Messi berada di katedral? Itu bukan ide saya," buka Giuseppe Marotta dikutip Sky Sports Italia.
"Itu mengingatkan saya pada sepak bola di masa lalu, situasinya mirip. Kita bicara tentang ikon, pemain hebat, pemain yang ingin dimiliki semua orang," sambung Giuseppe Marotta.
Menurut mantan direktur Juventus itu, Inter Milan akan sangat senang jika Lionel Messi bergabung. Namun, hal tersebut sepertinya tidak akan terjadi karena dia sangat setia bersama Barcelona.
"Akan luar bisa melihat pemain juara di Inter Milan, tetapi itu sepak bola fantasi, situasinya utopis," tegas Giuseppe Marotta.
Klub Serie A Tak Mampu Membeli Lionel Messi
Giuseppe Marotta yakin bahwa situasi yang sama bukan hanya terjadi pada Inter Milan. Semua klub yang berlaga di Serie A juga tidak bisa mendatangkan Lionel Messi dalam kondisi finansial seperti sekarang.
"Tidak ada tim Italia yang mampu melakukan operasi seperti itu kecuali ada faktor luar biasa yang terkait dengan pemegang saham, dan oleh karena itu pemilik sebenarnya," kata Giuseppe Marotta.
"Jangan lupa bahwa kita harus menghormati FFP [Financial Fair Play]. Tahun ini, dengan Covid-19 ada beberapa fleksibilitas, tetapi setelah itu peraturan harus dihormati," tutup Giuseppe Marotta.
Sumber: Sky Sports Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









