Ljajic: Romanisti Jangan Seperti Juventini
Editor Bolanet | 9 Oktober 2014 10:43
- Laga melawan tuan rumah pada giornata 6 Serie A 2014/15 akhir pekan kemarin menyisakan kesan tak menyenangkan bagi penyerang AS Roma asal Serbia, Adem Ljajic.
Dilansir Football Italia, Ljajic hanya duduk di bangku cadangan dan dia menyaksikan atmosfer panas di tribun. Para Juventini (suporter Juventus) menghina pemain-pemain Roma dan pada satu kesempatan ada yang coba menyerang pelatih fisik Roma Vito Scala. Ljajic berharap, setelah Roma punya stadion sendiri nanti, para Romanisti tak bertingkah demikian.
Orang-orang di Italia mungkin belum terbiasa dengan bench yang berada dekat tribun. Mereka seharusnya lebih menaruh respek terhadap kami yang duduk di sana. Saya bereaksi seperlunya saja, karena kami harus tetap tenang, papar Ljajic.
Saya berharap, ketika Roma selesai membangun stadion sendiri, para suporter kami tidak bertingkah seperti itu, tegasnya.
Di laga tersebut, Roma kalah 2-3. Itu adalah kekalahan pertama Roma di Serie A musim ini setelah menang beruntun di lima laga awal. Sekarang, Giallorossi tertinggal tiga angka dari La Vecchia Signora sang juara bertahan. [initial]
(foti/gia)
Dilansir Football Italia, Ljajic hanya duduk di bangku cadangan dan dia menyaksikan atmosfer panas di tribun. Para Juventini (suporter Juventus) menghina pemain-pemain Roma dan pada satu kesempatan ada yang coba menyerang pelatih fisik Roma Vito Scala. Ljajic berharap, setelah Roma punya stadion sendiri nanti, para Romanisti tak bertingkah demikian.
Orang-orang di Italia mungkin belum terbiasa dengan bench yang berada dekat tribun. Mereka seharusnya lebih menaruh respek terhadap kami yang duduk di sana. Saya bereaksi seperlunya saja, karena kami harus tetap tenang, papar Ljajic.
Saya berharap, ketika Roma selesai membangun stadion sendiri, para suporter kami tidak bertingkah seperti itu, tegasnya.
Di laga tersebut, Roma kalah 2-3. Itu adalah kekalahan pertama Roma di Serie A musim ini setelah menang beruntun di lima laga awal. Sekarang, Giallorossi tertinggal tiga angka dari La Vecchia Signora sang juara bertahan. [initial]
Calcio Special:
Buffon: Pecundang Selalu Mencari-cari Alasan Atas Kekalahannya
Morata Kritik Komentar Negatif Totti
Ljajic: Roma 'Numero Uno' di Italia
Hall of Fame Fiorentina, Air Mata Batistuta
Galeri: Batistuta di Hall of Fame Fiorentina
Kandidat Raja Assist Lima Liga Top Eropa
Deadliest Duo Eropa, Dahulu dan Sekarang
10 Korban Utama 'El Angel Gabriel' Batistuta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ganggu Manchester United dalam Perekrutan Manu Kone?
Liga Inggris 21 Juli 2026, 10:00
-
Soal Manu Kone ke Manchester United, Ini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 20 Juli 2026, 12:00
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











