Lothar Matthaus Terang-terangan Lebih Suka Inter Milan Racikan Inzaghi, Bukan Chivu!
Editor Bolanet | 13 Oktober 2025 14:59
Bola.net - Legenda Inter Milan dan Jerman, Lothar Matthaus, memberikan pandangannya yang jujur mengenai kondisi mantan klubnya. Ia tanpa ragu mengakui lebih menyukai Inter di bawah asuhan Simone Inzaghi ketimbang era baru bersama Cristian Chivu.
Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Festival dello Sport di Trento. Selain membahas Inter, Matthaus juga memberikan prediksinya terkait peluang timnas Italia di panggung Piala Dunia 2026.
Meskipun Inter era Inzaghi mengakhiri musim 2024-25 tanpa satu pun trofi, Matthaus justru melihatnya sebagai sebuah musim yang fantastis. Kenangan akan perjalanan heroik di kompetisi Eropa meninggalkan bekas yang mendalam di hatinya.
Pada akhirnya, preferensi pribadi sang legenda menjadi sinyal kerinduan. Ia merindukan semangat dan gaya permainan yang ditampilkan Nerazzurri pada musim yang tak terlupakan itu.
Musim Fantastis yang Berakhir Tanpa Gelar

Bagi Lothar Matthaus, trofi bukanlah satu-satunya tolok ukur kesuksesan. Ia melihat musim 2024-25 yang dilalui Inter di bawah komando Simone Inzaghi sebagai sebuah perjalanan yang luar biasa.
Meskipun pada akhirnya tangan mereka hampa dari piala, Matthaus merasa musim tersebut tetaplah spektakuler. Perjuangan dan gairah yang ditunjukkan tim meninggalkan kesan yang sangat positif di matanya.
"Pada akhirnya, mereka tidak memenangkan apa pun, tetapi itu adalah musim yang fantastis," ujar Matthaus seperti dikutip dari FcInter1908.
"Saya menderita karena kekalahan itu , tetapi tidak terlalu berlebihan karena kemenangan PSG benar-benar layak didapatkan," sambungnya.
Dua Laga Bersejarah Lawan Raksasa Eropa
Salah satu alasan utama mengapa Matthaus begitu terkesan dengan musim tersebut adalah beberapa pertandingan monumental. Menurutnya, ada dua laga yang akan selamanya tercatat dalam buku sejarah Inter Milan.
Laga yang ia maksud adalah saat Nerazzurri berhadapan dengan raksasa Eropa, Bayern Munchen dan Barcelona. Momen-momen dalam pertandingan itulah yang membuat musim tersebut terasa begitu istimewa baginya.
"Pertandingan melawan Bayern Munchen dan Barcelona akan tercatat dalam sejarah Inter," kata Matthaus.
"Itu adalah dua pertandingan yang tak terlupakan. Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang Final," imbuhnya.
Sebuah Preferensi yang Jelas untuk Inzaghi
Ketika membahas pergantian pelatih dari Simone Inzaghi ke Cristian Chivu, Matthaus berbicara dengan sangat terbuka. Ia tidak tahu persis alasan kepergian Inzaghi, namun bisa memahami godaan finansial dari Arab Saudi.
Meskipun ia menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk memberikan penilaian penuh terhadap kinerja Chivu, preferensi pribadinya tidak bisa disembunyikan. Hatinya jelas masih terpaut pada gaya permainan Inter di era sebelumnya.
"Saya tidak tahu apa yang membuat Inzaghi meninggalkan Inter. Saya tidak tahu apakah ada masalah dengan klub," ungkapnya.
"Masih terlalu dini untuk menilai pekerjaan Chivu, tetapi secara pribadi, saya lebih menyukai Inter-nya Inzaghi," tegas sang legenda.
Keyakinan Penuh untuk Timnas Italia
Di luar topik Inter Milan, Matthaus juga menyempatkan diri untuk membahas nasib timnas Italia. Ia sangat yakin bahwa Azzurri akan berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Meskipun demikian, ia memberikan catatan bahwa jalan Italia mungkin tidak akan mudah. Matthaus bahkan menilai bahwa kekuatan Norwegia saat ini berada di atas Italia.
"Ya , meskipun mereka mungkin harus melalui babak playoff karena Norwegia saat ini lebih kuat," ujarnya.
"Tetapi tidak terpikirkan bahwa Italia tidak akan bermain di Piala Dunia berikutnya setelah absen dalam dua edisi sebelumnya," tutup Matthaus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Juventus vs Cagliari - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 29 November 2025, 22:00
-
Prediksi Pisa vs Inter 30 November 2025
Liga Italia 29 November 2025, 22:00
-
Kabar Baik untuk Pencinta Liga Italia, Serie A Disiarkan di Indonesia
Liga Italia 29 November 2025, 20:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 29 November 2025, 06:12
-
Prediksi Milan vs Lazio 30 November 2025
Liga Italia 29 November 2025, 03:45
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tepis Isu Pemecatan dan Tegaskan Situasi Real Madrid Tetap Solid
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:13
-
Prediksi Girona vs Real Madrid 1 Desember 2025
Liga Spanyol 30 November 2025, 04:00
-
Pemain Terbaik dan Terburuk Juventus 2-1 Cagliari: Yildiz Bersinar di Allianz Stadium
Liga Italia 30 November 2025, 03:54
-
Prediksi Roma vs Napoli 1 Desember 2025
Liga Italia 30 November 2025, 03:45
-
Haaland dan Guardiola Terlibat Perdebatan Usai Kemenangan Tipis Manchester City
Liga Inggris 30 November 2025, 03:35
-
Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 02:25
-
Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Qatar 2025: Kalahkan Lando Norris, Oscar Piastri Sabet Pole
Otomotif 30 November 2025, 02:12
-
Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
Liga Italia 30 November 2025, 02:04
-
Hasil Monaco vs PSG: 10 Pemain Les Monegasques Kalahkan Sang Juara Bertahan
Liga Eropa Lain 30 November 2025, 01:09
-
Barcelona vs Alaves: Siapa yang Paling Menonjol? Ini Rapor Pemain Blaugrana
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:59
-
Man of the Match Man City vs Leeds United: Phil Foden
Liga Inggris 30 November 2025, 00:55
-
Man of the Match Barcelona vs Alaves: Raphinha
Liga Spanyol 30 November 2025, 00:47
-
Live Streaming Milan vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 30 November 2025, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pengganti Mohamed Salah yang Wajib Dipertimbangkan Liverpool Musim Panas Mendatang
Editorial 28 November 2025, 19:47
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
-
8 Hal yang Harus Dilakukan Arne Slot Agar Tidak Dipecat Liverpool: Jangan Lupa Berdoa!
Editorial 28 November 2025, 15:55
-
Setelah Zirkzee Gagal Bersinar, 5 Striker Ini Layak Masuk Radar Manchester United
Editorial 27 November 2025, 22:12

