Malang Betul Nasibmu, Paul Pogba: Doping, Pemerasan, & Cedera
Abdi Rafi Akmal | 12 September 2023 09:35
Bola.net - Paul Pogba belum berhenti ditimpa kemalangan. Setelah absen lama gara-gara cedera berkepanjangan, kini dirinya tidak lolos tes doping dan terancam tidak boleh bermain sampai empat tahun!
Kemalangan Pogba dimulai sejak musim 2022/2023 lalu saat kembali ke Juventus. Pogba tercatat hanya bermain sepuluh kali, tanpa pernah sekalipun bermain penuh.
Cedera lutut jadi alasan utama eks pemain Manchester United itu memiliki menit bermain yang super minim. Sialnya, cedera itu berkepanjangan.
Bahkan sampai musim 2023/2024, Pogba belum selesai sepenuhnya dengan cedera. Gelandang berusia 30 tahun itu kini juga berurusan dengan masalah doping.
Simak ulasan selengkapnya!
Cedera 364 Hari

Jika merujuk pada catatan Transfermarkt, Pogba telah melewatkan 364 hari dibekap cedera selama musim 2022/2023 lalu. Ya, itu sama dengan satu tahun penuh kalender!
Cederanya beragam, mulai dari cedera lutut, cedera meniscal, cedera hamstring, cedera paha, cedera selangkangan, sampai cedera otot perut.
Yang terparah dari seluruhnya adalah cedera lutut yang mengharuskannya dioperasi. Pogba absen 143 hari gara-gara cedera yang satu ini.
Melewatkan Piala Dunia 2022

Cedera lutut yang dialaminya itu sempat berkaitan dengan absennya Pogba di Piala Dunia 2022. Pogba melewatkan kesempatan emas itu karena cederanya tidak kunjung pulih.
Banyak laporan yang menyebutkan, hal ini terjadi karena salah Pogba sendiri. Sejak awal didiagnosis lututnya cedera, Pogba enggan operasi dan memilih pemulihan seperti biasa.
Sang pemain beralasan, operasi bakal membuat waktu pemulihannya lebih lama dan mengancam kesempatannya ikut Piala Dunia 2022. Walaupun efek positifnya, operasi bakal membantu cederanya sembuh lebih baik.
Nah, saat pemulihan biasa berlangsung beberapa pekan, cedera lututnya memburuk. Alhasil, Pogba terpaksa tetap harus operasi mendekati Piala Dunia 2022 dan dipastikan absen.
Jadi Korban Pemerasan

Pogba juga sempat jadi korban pemerasan selama dirinya dibekap cedera pada paruh kedua tahun 2022 lalu. Pemerasan itu dilakukan saudaranya sendiri, Mathias Pogba.
Mathias meminta uang sebesar 11 juta Poundsterling dari Pogba. Ia tidak sendiri melakukan aksinya, tetapi juga dibantu oleh anggota gengnya.
Hal ini menyebabkan Pogba semakin tertekan secara mental. “Kadang-kadang saya berpikir untuk tidak punya uang lagi dan tidak ingin bermain lagi,” kata Pogba dalam suatu wawancara.
Mathias dan komplotannya berhasil diciduk polisi pada September 2022. Akan tetapi, Pogba mengaku keluarganya kini tidak lagi harmonis.
Bertekad Bangkit

Menyambut musim 2023/2024, Pogba bertekad bangkit. Dia ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis, meski diterpa kemalangan dalam setahun terakhir.
“Saya ingin membuat mereka memakan kata-kata mereka sendiri. Saya ingin menunjukkan kepada mereka bahwa saya tidak lemah," ujar dia.
Meski begitu, Pogba diketahui kembali mengalami cedera di awal musim ini setelah baru menjalani dua laga sebagai pemain pengganti.
Gagal Tes Doping

Tidak lama setelah itu, Pogba diketahui gagal tes doping. Dirinya terpilih secara acak untuk dites pada pekan ke-1 melawan Udinese. Saat itu, Pogba ada di bangku cadangan dan tidak bermain.
Hasil tesnya kini sudah keluar. Kadar testosteron sang pemain dipastikan meningkat yang jadi indikasi awal bahwa Pogba menggunakan doping. Ia kini dilarang main sementara waktu.
Pogba akan segera melakukan tes kedua untuk memastikan lagi. Jika terbukti menggunakan, dia bisa dihukum larangan bermain sampai empat tahun apabila dengan sengaja menggunakannya dan hanya dua tahun jika tidak sengaja.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59



