Mancini Akui Rindukan Sir Alex Ferguson
Editor Bolanet | 29 Januari 2015 19:39
- Roberto Mancini mengaku bahwa walaupun dirinya baru kembali ke Italia November lalu, namun ia sudah merindukan kehidupan di Inggris, termasuk perjamuan dengan Sir Alex Ferguson.
Mancini menjadi arsitek Manchester City selama empat tahun, mulai dari tahun 2009 hingga 2013. Pelatih berusia 50 tahun itu menukangi Galatasaray sebelum akhirnya kembali ke tanah airnya untuk menangani Inter Milan pada November 2014 lalu.
Walau baru sebentar tiba di Italia, Mancini mengaku dirinya kini merindukan kehidupan di Inggris. Menurutnya, kehidupan di negeri Ratu Elizabeth itu lebih santai ketimbang di negaranya sendiri. Ia bahkan sampai merindukan perjamuan dengan eks arsitek Manchester United, Sir Alex Ferguson.
Apakah saya merindukan jamuan minum anggur dengan Sir Alex Ferguson? Perjamuan itu sangat menyenangkan, dan hal itu mengingatkan saya tentang kemenangan saya di Old Trafford, ujarnya pada Il Giornale.
Di sini, kami tak melakukan perjamuan seperti itu. Bisakah Anda bayangkan? Di sini, untuk sekedar jabat tangan saja sudah sangat melelahkan. Ada budaya untuk marah-marah di sini, keluhnya. [initial]
(foti/dim)
Mancini menjadi arsitek Manchester City selama empat tahun, mulai dari tahun 2009 hingga 2013. Pelatih berusia 50 tahun itu menukangi Galatasaray sebelum akhirnya kembali ke tanah airnya untuk menangani Inter Milan pada November 2014 lalu.
Walau baru sebentar tiba di Italia, Mancini mengaku dirinya kini merindukan kehidupan di Inggris. Menurutnya, kehidupan di negeri Ratu Elizabeth itu lebih santai ketimbang di negaranya sendiri. Ia bahkan sampai merindukan perjamuan dengan eks arsitek Manchester United, Sir Alex Ferguson.
Apakah saya merindukan jamuan minum anggur dengan Sir Alex Ferguson? Perjamuan itu sangat menyenangkan, dan hal itu mengingatkan saya tentang kemenangan saya di Old Trafford, ujarnya pada Il Giornale.
Di sini, kami tak melakukan perjamuan seperti itu. Bisakah Anda bayangkan? Di sini, untuk sekedar jabat tangan saja sudah sangat melelahkan. Ada budaya untuk marah-marah di sini, keluhnya. [initial]
Baca Juga:
Mancini: Toure Mestinya Pindah ke Italia
Inter Tidak Beri Sinyal Kuat Untuk Transfer Yaya Toure
Mancini: Inter Tak Layak Kalah Atau Bahkan Seri
Mancini: Kekalahan Inter Begitu Kejam!
Dilibas Torino, Mancini Masih Optimis Tembus Tiga Besar
Mancini: Toure? Inter Bisa Dapatkan Dirinya
Legenda Inter Minta Mancini Segera Buang Osvaldo
Guarin Anggap Inter Semakin Berkembang Bersama Mancini
Mancini Ingin Reuni Dengan Milner?
Mancini, Pakarnya Coppa Italia
Mancini Kini Juga Inginkan Illarramendi
Mancini Berharap Banyak Dari Kovacic
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















