Marchisio Jadi Sedih Lihat Nasib Dybala
Dimas Ardi Prasetya | 21 Maret 2019 17:47
Bola.net - - Eks gelandang Juventus Claudio Marchisio mengaku sedih melihat Paulo Dybala sekarang ini diposisikan menjauh dari kotak penalti.
Dybala adalah pemain serba bisa. Namun di musim perdananya di Juve, ia sering dimainkan menjadi seorang penyerang tengah. Kadang ia juga ditugaskan menjadi second striker.
Pada musim 2016-17, pemain asal Argentina ini akhirnya lebih sering dimainkan sebagai second striker. Namun ia sesekali juga dimainkan sebagai penyerang tengah, gelandang serang atau winger kanan.
Pada musim 2017-18, perannya masih tetap sama seperti musim sebelumnya. Namun kali ini ia juga sempat diminta bermain di sayap kiri.
Efek Ronaldo
Pada musim ini, Juve mendatangkan Cristiano Ronaldo. Kehadiran superstar asal Portugal itu memaksa Massimiliano Allegri untuk sedikit mengubah taktiknya.
Dybala pun akhirnya tak lagi dominan bermain sebagai second striker. Ia kini kerap dimainkan sebagai winger kanan.
Hal ini menumbuhkan sedikit keprihatinan dalam diri Marchisio. Sebab ia merasa bahwa Dyabla akan bisa memberikan kontribusi lebih baik jika bermain lebih dekat ke gawang lawan.
“Paulo memiliki bakat bawaan dan saya sedih melihatnya begitu jauh dari tujuan,” buka Marchiosio pada Gazzetta dello Sport.
“Juve akan mendapat manfaat dari [dirinya lebih dekat ke gawang]," cetus Marchisio.
Gol Perdana
Gelandang Zenit St Petersburg ini kemudian mengenang masa di mana Dybala baru datang dari Palermo pada tahun 2015 lalu. Dan di laga perdananya, ia membantu pemain berusia 25 tahun itu mencetak gol perdananya.
Saat itu Dybala masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-61, menggantikan Kingsley Coman. Ia kemudian mencetak gol pada menit ke-73 yang membuat Bianconeri unggul 2-0.
"Saya ingat pertandingan pertamanya untuk Juve: Supercoppa melawan Lazio," kenang Marchisio.
"Ia datang dan saya berkata kepadanya: 'Tetaplah dekat dengan kotak penalti, Anda akan mencetak gol.' Ia berhasil mencetak gol. Ia menemukan bahwa menembak sangatlah mudah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
-
Rapor Pemain Portugal Saat Hajar Uzbekistan: Ronaldo Balik Bungkam Kritik
Piala Dunia 24 Juni 2026, 09:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Panama vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:20
-
Man of the Match Kroasia vs Ghana: Petar Sucic
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:07
-
Hasil Kroasia vs Ghana: Sundulan Vlasic Antar Kroasia ke Fase Gugur
Piala Dunia 28 Juni 2026, 06:04
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:21
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria
Piala Dunia 28 Juni 2026, 05:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang 30 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 04:23
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada 29 Juni 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 03:50
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan
Piala Dunia 28 Juni 2026, 02:11
-
Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal
Piala Dunia 28 Juni 2026, 02:06
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






