Marotta Konfirmasi Negosiasi Cancelo, Inter Milan Siapkan Skenario Tukar Pemain?
Afdholud Dzikry | 5 Januari 2026 16:50
Bola.net - Inter Milan menutup tahun 2025 dengan posisi puncak di klasemen Serie A. Namun performa tim asuhan Cristian Chivu dinilai masih jauh dari harapan.
Kekalahan di semifinal Supercoppa Italiana dari Bologna menjadi catatan pahit akhir tahun. Namun, fokus Nerazzurri kini langsung tertuju pada strategi memperkuat skuad di awal 2026.
Cedera yang menimpa Denzel Dumfries memaksa manajemen klub bergerak cepat di bursa transfer Januari 2026.
Presiden Inter, Giuseppe Marotta, secara terbuka mengonfirmasi adanya pembicaraan mengenai kembalinya Joao Cancelo ke Italia, meski prosesnya tak akan mudah.
Lubang di Sektor Kanan
Absennya Dumfries menjadi pemicu utama manuver Inter kali ini. Pemain asal Belanda itu dipastikan menepi cukup lama, meninggalkan celah di sisi sayap yang selama ini menjadi kekuatan utama tim.
Marotta menegaskan bahwa Inter sebenarnya tidak bernafsu belanja pemain, kecuali ada kebutuhan mendesak seperti situasi saat ini.
"Kami tidak memiliki kebutuhan khusus untuk perekrutan baru, terutama jika peluangnya sedikit. Namun, Dumfries akan absen setidaknya beberapa bulan lagi," ujar Marotta kepada DAZN Italia.
Manajemen kini fokus mencari profil pemain dengan karakteristik serupa dan kualitas setara untuk menambal posisi tersebut. Nama Joao Cancelo, yang kini berseragam Al-Hilal, muncul ke permukaan sebagai opsi paling masuk akal.
"Peluang ini (Cancelo) telah muncul. Kami sedang menelitinya, ini adalah fase perantara dalam situasi tersebut dan kami akan melihat bagaimana perkembangannya dalam beberapa hari ke depan," imbuhnya.
Gaji Tinggi dan Opsi Tukar Guling
Mendatangkan Cancelo bukan tanpa kendala finansial. Mantan bek Juventus dan Manchester City itu memiliki kontrak "sultan" di Arab Saudi yang sulit disamai oleh klub Italia manapun secara penuh.
Rumor yang beredar menyebutkan adanya potensi pertukaran pemain (swap deal).
Skenarionya, Inter bisa saja melepas bek tengah, seperti Francesco Acerbi yang bisa bereuni dengan Simone Inzaghi, sebagai bagian dari kesepakatan, mengingat Al-Hilal memang sedang mencari pemain bertahan.
Marotta tidak menampik kemungkinan tersebut, namun menekankan bahwa negosiasi belum sampai di tahap teknis sedetail itu.
"Cancelo memiliki kontrak yang sangat mahal yang tidak dapat ditangani sepenuhnya oleh klub Italia mana pun," tegas Marotta.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebutuhan Al-Hilal akan bek tengah bisa menjadi kunci pembuka jalan.
"Kami tahu bahwa mereka sedang mencari bek tengah, jadi begitu kami memasuki negosiasi pada tahap yang lebih konkret, kami akan membahas elemen-elemen tersebut," jelas sang Presiden.
"Kami mencoba memperkuat sisi kanan, yang saat ini melemah hanya karena cedera Dumfries," lanjutnya.
Meredam Isu Frattesi dan Asllani
Tak hanya soal pemain masuk, Marotta juga meluruskan kabar liar mengenai pemain yang akan keluar.
Davide Frattesi santer dikabarkan diminati Galatasaray dengan skema pinjaman plus opsi beli senilai €35 juta. Namun, Marotta menampik adanya tawaran resmi yang masuk ke meja manajemen.
"Mengenai Frattesi, strategi kami adalah jika seorang pemain ingin pergi, kami akan mengevaluasinya. Frattesi tidak dalam situasi itu," ucapnya.
Marotta memastikan bahwa gelandang Timnas Italia itu masih menjadi bagian rencana Inter, kecuali sang pemain sendiri yang meminta sebaliknya.
"Kami belum menerima proposal resmi apa pun, tetapi kami terbuka untuk mendiskusikannya," tambah Marotta.
Sementara itu, situasi berbeda dialami Kristjan Asllani. Gelandang muda ini dikabarkan akan dikembalikan oleh Torino lebih cepat dari masa peminjamannya.
Marotta mengaku belum ada komunikasi resmi dengan pihak Torino, namun Inter siap mencarikan solusi jika peminjaman tersebut benar-benar diputus di tengah jalan.
"Mengenai Asllani, kami belum berbicara dengan Torino, tetapi dia berstatus pinjaman dan kami harus berusaha menghormati nilai pemain tersebut. Jika dia tidak tetap di Torino, kami akan mencoba mencarikannya klub baru," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan yang Pragmatis, Inter Milan yang Proaktif
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:24
-
Tolak Chelsea dan MU, Mike Maignan Akhirnya Pilih Gaji Sederhana di AC Milan?
Liga Italia 7 Januari 2026, 16:16
-
AC Milan dan Pola Mencetak Gol dari Shot on Target Pertama
Liga Italia 7 Januari 2026, 15:36
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




