Masih Sabar, AC Milan Anggap Marco Giampaolo Seperti Arrigo Sacchi
Asad Arifin | 27 September 2019 08:23
Bola.net - Direktur AC Milan, Paolo Maldini memberikan pembelaan pada pelatih Marco Giampaolo. Walaupun sejauh ini hasilnya masih buruk, Maldini tetap sabar melihat Giampaolo seperti pelatih legendaris Arrigo Sacchi.
AC Milan masih belum berada di jalur yang bagus bersama Marco Giampaolo pada awal musim 2019/2020 ini. Alih-alih berada di papan atas klasemen, Milan masih terdampar di posisi ke-10.
Dari lima laga yang dimainkan, AC Milan hanya mampu mendapatkan dua kali kemenangan. Pada tiga laga sisanya, Milan kalah. Enam poin menjadi raihan Rossoneri sejauh ini.
Hasil tersebut dinilai jauh dari ekspektasi. Apalagi, Milan kalah pada laga derby melawan Inter Milan. Lantas, apakah kepercayaan klub pada Marco Giampaolo luntur? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
AC Milan Masih Percaya Giampaolo
Meskipun sejauh ini belum mampu memberikan hasil yang bagus, AC Milan akan tetap percaya pada Marco Giampaolo. Paolo Maldini mengatakan bahwa selalu sulit bagi setiap pelatih datang ke klub baru, bahkan untuk pelatih kaliber Arrigo Sacchi
"Kami sangat menyadari seperti apa pelatih yang kami pilih, kami membahas semua ini sebelum menandatangani kontrak. Ini adalah klub yang ambisius dan kami terus percaya bahwa dia adalah Pelatih yang tepat," ucap Maldini dikutip dari Sky Sports.
"Saya ingat kita mengalami masalah yang sama dengan Sacchi. Dia juga punya ide yang sangat tepat, tidak banyak terjadi dalam beberapa bulan pertama," sambung mantan kapten AC Milan tersebut.
Sacchi merupakan pelatih yang punya rekam jejak bagus di AC Milan. Dia mampu membawa Milan dua kali menjadi juara Liga Champions beruntun pada musim 1988/1989 dan 1989/1990. Selain itu, Sacchi juga memberi gelar scudetto kepada AC Milan.
"Semua orang menyadari itu adalah pendekatan yang tepat," ucap Maldini.
Kekalahan Menyakitkan Pada Laga Derby
Sebelum kalah dari Torino pada laga pekan ke-5 Serie A, AC Milan lebih dulu menelan kekalahan atas Inter Milan dengan skor 0-2. Paolo Maldini mengakui bahwa momen ini sangat tidak bagus untuk tim. AC Milan kalah pada laga yang amat krusial.
"Derby itu mengecewakan dalam hal hasil, tetapi juga permainan, jelas," kata Maldini.
“Kami memilih seorang Pelatih yang ingin memainkan gaya sepakbola yang sangat spesifik dan kami selalu tahu itu akan memakan waktu, jadi kami memiliki keyakinan mutlak padanya," sambungnya.
Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Milan akan menjalani laga berat lain pada akhir pekan depan. Rossoneri harus berjumpa Fiorentina di San Siro pada Senin (30/9/2019).
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20










