Max Allegri: DNA Juventus adalah Kerja Keras, Jangan Ikuti Barcelona
Yaumil Azis | 1 Juni 2022 07:55
Bola.net - Massimiliano Allegri tak begitu senang kalau publik menuntut Juventus bermain menghibur seperti Barcelona. Ia yakin kalau sebuah tim harus memiliki karakteristiknya sendiri.
Tuntutan publik, bahkan tidak terjadi di kalangan fans Juventus saja, mengalami perubahan setelah Josep Guardiola muncul sebagai pelatih Barcelona. Konsep tiki-taka racikannya telah membuktikan kalau bermain indah juga bisa menghasilkan kesuksesan.
Fans Juventus tidak melihat permainan yang menghibur dari racikan taktik Allegri. Banyak yang menganggap taktik Allegri membosankan, bahkan di periode pertama kepelatihannya yang menghasilkan banyak piala.
Kritikan itu kian menjadi-jadi musim ini. Pasalnya, Juventus tidak meraih banyak kemenangan seperti yang diharapkan. Mereka pun harus menutup musim 2021/22 tanpa gelar di tangan dan finis di peringkat keempat Serie A.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
DNA Pekerja Keras
Tidak peduli seberapa besar kritikan publik, Allegri tidak terpengaruh dengannya. Ia tetap percaya pada pedoman bahwa kemenangan adalah hal terpenting yang membuat penggemar dan manajemen klub senang.
"Ketika anda memimpin tim papan atas, targetnya adalah menang. Semuanya ingin bermain baik, tapi itu kata-kata yang abstrak. Pikirkan soal tendangan salto Ronaldo: Siapa yang ingat itu?" katanya kepada DAZN.
"Milan dan Juventus memiliki dua mentalitas yang berbeda, tapi targetnya sama. Juventus punya DNA yang presisi dan berdasarkan kerja keras."
"Mereka adalah tim pertama di Italia yang berkembang pesat di Eropa, telah memainkan sembilan final. Saat anda memilih pemain, anda harus mempertimbangkan DNA klub ini," lanjut pria berumur 54 tahun tersebut.
Fokus Pada Diri Sendiri
Seperti Juventus dan AC Milan, Barcelona dan Real Madrid pun memiliki gaya bermain yang berbeda. Juventus lebih condong ke Real Madrid yang mengutamakan kemenangan.
"Tidak ada yang berbicara soal gaya bermain Real Madrid, semua orang berbicara soal Barcelona, yang tidak meraih apapun sebelum Messi, Xavi, Busquets, dan Guardiola," Allegri menambahkan.
"Itulah saat mereka mulai meraih kemenangan. Tapi di Italia, kami mencontoh negara lain, jadi kami akan selalu tertinggal. Kami harus fokus pada kualitas sendiri," pungkasnya.
(DAZN via Football Italia)
Baca juga:
Max Allegri Pilih De Ligt dan Locatelli Sebagai Kapten Masa Depan Juventus, Sepakat?
Klaim Allegri: Milan dan Inter tak Lebih Baik dari Juventus
Komentar Allegri Buat Dybala: Terlalu Terbawa Suasana untuk Jadi Messi yang Baru
Jujur, CEO Inter Milan Akui Nerrazurri Inginkan Paulo Dybala
PSG Mundur, Juventus Terdepan untuk Daratkan Paul Pogba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















