Mengapa Cristiano Ronaldo Melempem di Juventus? Simak 4 Alasan Logisnya
Asad Arifin | 9 November 2019 12:32
Bola.net - Cristiano Ronaldo baru mencetak satu gol pada empat laga Liga Champions musim 2019/2020. Pemain Juventus itu juga baru mencetak lima gol dari 11 laga di Serie A. Ronaldo tertinggal dari Ciro Immobile yang mencetak 13 gol.
Musim lalu, Ronaldo mencatatkan 30 gol di semua kompetisi bersama La Vecchia Signora. Angka yang disebut tidak terlalu bagus mengingat proses transfer Ronaldo ke Juventus cukup menggemparkan pencinta sepak bola dunia.
Terlebih, fan memiliki harapan besar pada Cristiano Ronaldo. Sejumlah pengamat sempat memprediksi Ronaldo bisa mencetak setidaknya 40 gol di tahun pertamanya bersama Nyonya Tua. Namun, dia gagal.
Cristiano Ronaldo juga tidak berhasil membawa Bianconerri menjadi juara Coppa Italia musim 2028/2020. Padahal sejak musim 2015 hingga 2018, Juventus selalu menyapu bersih trofi di kompetisi domestik.
Namun kesalahan tak sepantasnya hanya dialamatkan pada ayah empat anak tersebut. Melansir situs fanbase Ronaldo, ada empat alasan masuk akal yang membuat sang superstar melempem musim ini.
Jika Anda penasaran dengan alasan masuk akal atas melempemnya Cristiano Ronaldo bersama Juventus, Bola.com telah merangkumnya untuk Anda.
1. Tak Memiliki Rekan yang Sesuai

Ketika Ronaldo masih berada di Real Madrid, ia memiliki beberapa rekan yang membantunya mencetak skor. Namun saat di Juventus, belum ada satu pun pemain yang sesuai dengan gaya bermainnya.
Bersama Paulo Dybala, Ronaldo disebut belum menemukan klik. Sejumlah suporter kini mulai mendesak Juve mendatangkan pemain untuk menjadi rekan duet Ronaldo di lini depan.
2. Maurizio Sarri Pelatih yang Mementingkan Prestasi Tim

Bukan hanya perihal belum adanya rekan yang belum klik, Cristiano Ronaldo juga memiliki pelatih yang tak begitu memetingkan prestasi individu pemainnya.
Sejak awal musim, allenatore asal Italia itu menghendaki pemainnya untuk tidak egois. Meski Sarri tahu bahwa kualitas Ronaldo di atas rata-rata, namun ia tak begitu menghendaki pemainnya itu hanya berpikir soal pencapaian individu.
3. Liga Champions Sedang Sangar Kompetitif

Sebelumnya, Liga Champions hanya didominasi oleh dua atau tiga klub. Namun sekarang semuanya telah berubah.
Beberapa klub yang selama ini tak diperhitungkan mulai menunjukkan kualitasnya. Situasi tersebut membuat Juventus ataupun klub besar Eropa lainnya mengalami persaingan yang semakin sulit.
4. Cristiano Ronaldo Tak Lagi Muda

Bagaimanapun, Cristiano Ronaldo bukan lagi pemain bola yang berusia muda. Pada 5 Februari 2019, bintang Portugal itu telah menginjak usia 34 tahun.
Meski kondisi fisik Ronaldo disebut masih sangat prima, namun pencinta sepak bola dunia tak bisa berharap performanya akan selalu sama. Dalam sebuah wawancara, Cristiano Ronaldo bahkan mengaku jika performanya saat ini berbeda dengan kualitasnya lima atau tujuh tahun lalu.
Sumber: Ronaldo.com
Disadur dari Bola.com: Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Aditya Wicaksono
Published: 9 November 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48














