Mengapa Juventus Gampang Kebobolan dari Bola Mati, Salah Taktik?
Editor Bolanet | 5 Oktober 2025 12:17
Bola.net - Pelatih Juventus, Igor Tudor, memberikan analisis mendalam terkait rentetan hasil imbang yang diraih timnya. Ia secara khusus menyoroti masalah krusial saat timnya menghadapi situasi bola mati.
Meskipun belum terkalahkan musim ini, Juventus memang tengah berjuang untuk meraih kemenangan. Gol penyama kedudukan dari Villarreal di laga terakhir menjadi bukti nyata kelemahan mereka.
Menurut Tudor, masalah tersebut bukanlah terletak pada kesalahan taktik atau sistem penjagaan. Ia lebih melihat adanya kekurangan figur komando di antara para pemain di atas lapangan.
Di luar masalah itu, Tudor justru merasa sangat puas dengan perkembangan dan identitas permainan timnya. Ia meyakini Juventus sudah berada di jalur yang benar untuk kembali meraih hasil maksimal.
Identitas Tim yang Sudah Terbentuk Jelas
Di tengah sorotan tajam akibat empat hasil imbang beruntun, Igor Tudor tetap membela timnya. Ia menegaskan bahwa Juventus saat ini sudah memiliki identitas permainan yang sangat jelas.
Gaya permainan yang ia terapkan bahkan sudah berjalan secara konsisten selama enam bulan terakhir. Hal inilah yang membuatnya tetap optimistis menatap laga-laga ke depan.
"Kami sudah bermain dengan cara yang sama selama enam bulan; kami pastinya punya sebuah identitas," ujar Igor Tudor.
"Saya menyukai tim ini karena mereka punya identitas dan tahu apa yang harus dilakukan saat dengan atau tanpa bola," lanjutnya.
Bukan Salah Taktik, Tapi Kurang Komando
Tudor kemudian membahas secara spesifik gol penyama kedudukan yang dicetak Villarreal dari situasi bola mati. Ia menolak jika gol tersebut dianggap sebagai buah dari kesalahan sistem taktiknya.
Ia menjelaskan bahwa masalahnya bukanlah pada pilihan antara penjagaan area (zonal marking) atau orang per orang (man-marking). Ia bahkan sudah memasukkan Dusan Vlahovic untuk menambah kekuatan dalam duel udara.
"Ini bukan tentang man-marking atau zonal marking, atau berapa banyak pemain yang ada di sana. Saya menempatkan Vlahovic justru untuk menambah postur," jelasnya.
Menurutnya, yang kurang dari timnya saat itu adalah sosok pemimpin di kotak penalti. "Yang kurang dari kami adalah seseorang yang berkata, 'Bola ini milik saya'" tegas Tudor.
Fokus Utama pada Peningkatan Performa
Pada akhirnya, Tudor tidak mau terlalu terlarut dalam hasil akhir yang kurang memuaskan. Baginya, hal yang terpenting saat ini adalah proses dan peningkatan performa yang ditunjukkan oleh tim.
Ia melihat adanya perkembangan yang sangat positif dalam dua pertandingan terakhir melawan Atalanta dan Villarreal. Itulah yang menjadi pegangan utamanya untuk terus maju bersama tim.
"Yang penting bagi saya adalah tim ini telah berkembang dalam dua pertandingan terakhir. Itulah yang utama," ungkapnya.
"Hasil akhir bergantung pada banyak faktor," pungkas Tudor, mengisyaratkan bahwa ia lebih fokus pada hal-hal yang bisa ia kontrol, yaitu permainan tim.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
Man of the Match Atalanta vs Juventus: Michele Di Gregorio
Liga Italia 12 April 2026, 04:06
LATEST UPDATE
-
Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
Liga Italia 12 April 2026, 15:35
-
Arsenal Kalah, Perebutan Gelar Premier League Kembali Terbuka Lebar
Liga Inggris 12 April 2026, 15:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 14:46
-
Adrien Rabiot Ungkap Masalah Milan Usai Kalah dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 14:32
-
Kurniawan Dwi Yulianto Bidik Gelar di Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 12 April 2026, 14:29
-
Barcelona Unggul 9 Poin, Hansi Flick Ingatkan La Liga Belum Usai
Liga Spanyol 12 April 2026, 14:02
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 14:01
-
Tempat Menonton Persib vs Bali United: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Bola Indonesia 12 April 2026, 13:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45









