Mengenal Antonio Conte yang Tidak Pandang Bulu dari Mata Giorgio Chiellini
Yaumil Azis | 14 Mei 2020 10:33
Bola.net - Giorgio Chiellini membeberkan bagaimana tegasnya seorang Antonio Conte saat menukangi Juventus. Serta sikap tanpa pandang bulu jika ada pemain yang tidak masuk ke dalam rencananya.
Conte pernah menukangi Juventus selama tiga musim. Atau lebih tepatnya, ia melatih mantan klubnya semasa bermain itu mulai tahun 2011 sampai 2014.
Bisa dikatakan, Conte mencapai kesuksesan dalam dunia kepelatihan saat menukangi Juventus. Dan perlu diketahui bahwa Juventus tidak pernah absen meraih Scudetto semasa dirinya melatih. Bahkan sampai sekarang.
Ia dikenal sebagai sosok yang tegas dalam melatih. Tidak pandang bulu dan siap mendepak siapa saja yang tidak bisa menyesuaikan diri dalam skemanya. Alessandro Del Piero dan Milos Krasic adalah korbannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pembersihan di Awal Musim
Dan ternyata, korban Conte tidak hanya dua nama itu saja. Dari kisah Chiellini, diketahui bahwa ada beberapa pemain yang kesulitan beradaptasi dengan Conte bahkan semenjak awal musim.
"Saat Antonio Conte pindah ke suatu tempat, dia langsung menginsiasi pembersihan," tulis Chiellini dalam bukunya yang bertajuk 'Io, Giorgio'.
"Di Juventus, pada musim perdananya, Ziegler bahkan tidak bisa menyelesaikan pramusim. Felipe Melo dan Amauri hanya bertahan selama dua hari," lanjutnya.
Nasib Reto Ziegler yang paling mengenaskan. Ia berlabuh di Turin sebelum Conte datang. Dan dalam beberapa bulan sejak peresmian transfernya, ia didepak ke Fenerbahce dengan status pinjaman.
Berlaku Juga di Inter Milan
Conte benar-benar tidak pandang bulu. Filosofinya sangat kuat. Bagi siapapun yang tak cocok dengannya diharuskan untuk minggat. Dan itu juga berlaku di klubnya sekarang, Inter Milan.
"Nerazzurri sudah memutuskan untuk tidak berfokus dengan Icardi dan Nainggolan, tapi Perisic masih tersedia. Conte memanggilnya untuk pra-musim, kemudian memutuskan bahwa dia tidak dibutuhkan," tambahnya.
"Antara bersama dia atau melawan dia, dan kalau sampai anda melawan dia, anda akan didepak. Ada banyak pemain yang meninggalkan kami dan itu sama seperti di Inter musim ini," pungkasnya.
Ketegasan Conte lantas membuat Inter bangkit. Mereka sempat menempati puncak klasemen Serie A cukup lama sebelum Juventus merebutnya.
(Football Italia)
Baca juga:
12 Perbedaan Saat Membayangkan Sepak Bola Eropa Tanpa Ronaldo-Messi: Termasuk Followers Twitter
Ranking Rasio Gol per Laga di Liga Champions: Messi Pertama, Ronaldo Hanya Nomor Tiga
Kabar Baik, Serie A Siap Kembali 13 Juni 2020
Kritik Mario Balotelli Secara Berlebihan, Giorgio Chiellini Minta Maaf
Bukan Inggris Atau Italia, Eks Liverpool dan Juventus Ini Begitu Terkesan dengan Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











