Mengenang Selebrasi Ikonik Balotelli: Apa Alasannya Menirukan Gaya Hulk?
Yaumil Azis | 9 April 2020 06:47
Bola.net - Satu hal yang bisa dikenang publik dari seorang Mario Balotelli, selain sikap bengalnya, adalah selebrasinya. Ia pernah merayakan golnya dengan gaya seperti tokoh kartun Hulk kala memperkuat Timnas Italia.
Gaya Hulk itu ia tunjukkan usai mencetak gol kedua bagi Timnas Italia kala melawan Jerman di ajang Euro 2012. Setelah melakukan penyelesaian akhir yang menakjubkan, ia langsung membuka baju dan memamerkan lekukan otot di tubuhnya.
Pemain pertama yang menghampirinya pada saat itu adalah Claudio Marchisio. Ia memeluk dan terlihat membisikkan sesuatu kepada Balotelli yang menunjukkan raut wajah marah. Barulah setelahnya ia tersenyum kembali.
Itu adalah selebrasi kedua Balotelli. Ya, Italia sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 pada laga tersebut yang kedua golnya berasal dari Balotelli seorang diri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tentang Selebrasi Balotelli
Selebrasi tersebut mengundang perhatian banyak orang. Sebagian kalangan percaya bahwa itu adalah bentuk perlawanan Balotelli terhadap tindakan rasis yang seringkali ditujukan kepadanya.
Namun ternyata tidak seperti itu menurut kesaksian saudaranya, Enock Barwuah. Enock berkata bahwa sang penyerang hanya meniru selebrasinya kala berhasil mencetak gol ke gawang Balotelli dalam permainan PlayStation.
"Mario memberikan saya jersey Porto yang ia dapatkan usai laga Manchester City vs Porto, jadi saat kami sedang bermain PlayStation bersama dan saya mencetak gol, saya selalu berselebrasi seperti Hulk," ujarnya kepada Calciomercato.com.
"Itulah mengapa dia melakukan selebrasi bergaya Hulk saat mencetak gol melawan Jerman di Euro. Saya lebih baik dari dirinya di permainan, tapi dia kerap marah, melempar joystick dan membuat alasan misalnya matanya sedang sakit," lanjutnya.
Hanya Bermain 30 Persen
Sekarang karir Balotelli sedang menurun. Brescia adalah klub berikutnya yang gagal mengeluarkan potensi terbaik dari mantan penggawa Inter Milan serta Manchester City tersebut.
Enock pun sadar akan hal itu. Dan dia tahu saudaranya tidak mengerahkan kemampuan terbaiknya. Menurut Enock, Balotelli hanya mengeluarkan 30 persen kemampuannya saat ini.
"Satu hal yang sering saya katakan kepada Mario adalah bila dia bermain 100 persen, dia akan sulit dihentikan. Sebaliknya, ia hanya bermain di angka 30 persen."
"Dia sangat sensitif, jadi jika ada sesuatu yang salah, kepalanya akan menunduk dan bermain dengan buruk. Tidak mudah untuk bermain dengan segitu banyaknya tekanan di pundak anda," tandasnya.
(Football Italia)
Baca juga:
- Talenta Mario Balotelli Layak Diganjar Ballon d'Or, Sepakat?
- Balotelli: Serie A Menunggu Juventus Naik ke Puncak Sebelum Menghentikan Liga
- Seruan Pemberhentian Kian Kuat, Akankah Serie A Dilanjutkan?
- Virus Corona Makin Parah, Mario Balotelli Desak Sepak Bola Italia Dihentikan
- Prediksi Wajah Baru Manchester City Jika Didegradasi ke League 2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


