Mengkhianati Juventus demi Inter Milan? Begini Jawaban Antonio Conte
Richard Andreas | 6 Juni 2019 20:30
Bola.net - - Antonio Conte menegaskan kenangan manisnya bersama Juventus tidak akan jadi halangan ketika bekerja sebagai bos Inter Milan musim ini. Dia akan bersikap sebagai profesional sejati dan fokus membantu Inter meraih target mereka.
Keputusan Conte menerima tawaran Inter ini dinilai kontroversial. Betapa tidak, dia menghabiskan belasan tahun sebagai pemain dan pelatih Juventus. Hubungan fans Juve dengan fans Inter tidak terlalu baik.
Conte menghabiskan 13 tahun sebagai pemain pada masa 1993-2004. Lalu dia menjabat sebagai pelatih yang memulai dominasi Juventus di Serie A hingga saat ini, Conte membangkitkan kekuatan Juve dengan dua gelar Serie A.
Juve dan Inter adalah rival sengit, karena itulah keputusan Conte cukup kontroversial. Biar begitu, dia merasa tidak ada yang salah. Baginya, setiap orang berhak membuat keputusan profesional.
"Merupakan hal wajar bekerja untuk klub yang berbeda. Saya sudah menantikan kesempatan mengembalikan Inter ke posisi yang seharusnya. Fans mengharapkan banyak hal, dan mereka mendukung tim dengan baik," buka Conte kepada GQ.
Conte juga bersikeras dia pergi ke Inter untuk meraih trofi, dan yakin klub tersebut berada di posisi yang terbaik untuk mewujudkannya. Kabarnya, Conte siap merombak skuad Inter jadi lebih kuat.
Bagaimana langkah Conte memperbaiki Inter? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bekerja Keras
Conte tidak bisa mengumbar janji selain kerja keras. Dia tahu Inter punya potensi, hanya belum maksimal. Conte memahami bahwa dia datang dalam tekanan yang berlebih, dan sebab itu dia ingin melakukan yang terbaik untuk memenuhi ekspektasi.
"Saya harus bekerja sangat keras. Saya harus bekerja, itu sudah ada dalam DNA saya. Kehadiran [Beppe] Marotta membantu saya memilih Inter sebab dia mengonfirmasi bahwa mereka punya intensi yang sangat serius," sambung Conte.
"Selama delapan musim, mereka belum pernah bersaing untuk puncak klasemen. Mereka ingin mengubah itu, dan saya terkagum dengan determinasi [Steven] Zhang."
"Saya tahu ada ekspektasi di atas saya, melihat hasil yang pernah saya raih," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:41

-
Pertama Kalinya Cesc Fabregas Tak Kalah dari Inter Milan
Liga Italia 4 Maret 2026, 12:20
-
Ditahan Como, Cristian Chivu Beber Alasan Lakukan Perubahan Taktik
Liga Italia 4 Maret 2026, 11:32
-
Como vs Inter: Tak Puas 0-0, Cesc Fabregas Klaim Timnya Layak Menang
Liga Italia 4 Maret 2026, 08:35
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
-
Prediksi Susunan Pemain Wolves vs Liverpool: Misi Balas Dendam The Reds
Liga Inggris 6 Maret 2026, 13:47















