Mental Juventus Lembek, dan Layak Disoraki Suporter Sendiri
Afdholud Dzikry | 18 Mei 2026 08:46
Bola.net - Manuel Locatelli akhirnya angkat bicara setelah Juventus tumbang 0-2 dari Fiorentina di Allianz Stadium, Minggu (17/5/2026) petang. Kapten Bianconeri itu menilai timnya tampil buruk karena kehilangan mentalitas saat menghadapi tekanan di laga penting musim ini.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena terjadi pada laga kandang terakhir Juventus musim 2025-26. Hasil itu juga membuat posisi mereka turun ke peringkat keenam klasemen sementara.
Pasukan Luciano Spalletti kini tertinggal dua poin dari zona Liga Champions. Situasi itu makin menekan karena Serie A hanya menyisakan satu pertandingan lagi pekan depan.
Locatelli menjadi satu-satunya pemain Juventus yang menemui media setelah pertandingan berakhir. Ia memilih berbicara terbuka tanpa mencari alasan untuk membela performa timnya.
Runtuhnya Mentalitas Juventus
Pergantian pelatih dari Igor Tudor ke Luciano Spalletti sempat membawa harapan baru bagi Juventus. Manajemen bahkan memberi kontrak hingga 2028 sebagai bentuk kepercayaan penuh kepada Spalletti.
Namun, perubahan itu belum terlihat saat tim menghadapi laga-laga penentuan. Locatelli menilai masalah utama Juventus saat ini lebih berkaitan dengan mental pemain daripada urusan strategi.
"Ada pelatih teknis dan taktis sejak pelatih tiba, tetapi sulit untuk berkomentar atau menemukan hal positif jika kami tidak mencapai target," ujar Manuel Locatelli kepada DAZN melalui Tuttosport.
"Sulit untuk memahami mengapa kami memainkan permainan seperti itu; mungkin kami sedikit berada di bawah tekanan."
Terima Sorakan dan Protes Keras Suporter
Kekecewaan suporter langsung terasa setelah peluit akhir dibunyikan. Sorakan dan protes menggema di Allianz Stadium hingga berlanjut di luar area stadion.
Sebagai kapten tim, Locatelli menilai reaksi tersebut sepenuhnya pantas diterima para pemain. Ia menyebut suporter berhak marah melihat performa Juventus yang jauh dari harapan.
"Ini jelek, kami berakhir dengan buruk di kandang, dan sulit untuk mengomentari pertandingan seperti itu," lanjut mantan pemain Sassuolo tersebut.
"Itu adil. Jika kami memainkan jenis permainan seperti ini, mereka dibenarkan untuk memprotes. Kami memiliki tujuan, dan jika kami tidak mencapainya, adalah adil jika para penggemar menyoraki kami," tambahnya.
Bukan Masalah Strategi Maupun Taktik
Sebelumnya, Luciano Spalletti juga mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan target dari klub. Penilaian itu diamini Locatelli, yang merasakan langsung beban pertandingan di lapangan.
Kini Juventus wajib menang dalam derby melawan Torino pada pekan terakhir. Meski begitu, mereka tetap harus berharap hasil tim lain seperti Roma, Como, dan Milan berpihak kepada mereka.
"Ada pertandingan yang harus dimenangkan, bahkan ketika Anda bermain buruk, dan kami tidak memiliki hal seperti itu," tegas gelandang timnas Italia tersebut.
"Ini bukan masalah taktis ketika Anda terlambat mengantisipasi bola kedua, atau ketika Anda salah meletakkan operan yang tidak boleh salah. Kami perlu menunjukkan motivasi yang lebih besar daripada yang mereka lakukan. Ini bukan masalah teknis atau taktis, melainkan keinginan untuk memenangkan pertandingan yang tidak kami miliki," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
LATEST UPDATE
-
Fermin Lopez Siap Jadi False 9 Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:13
-
29 Menit Yan Diomande, Indikasi Positif untuk Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 14:20
-
Daftar 18 Pemain Timnas Voli Putra Indonesia untuk Hadapi Kamboja
Voli 19 Agustus 2026, 13:34
-
Transfer Rodri ke Barcelona: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa Saja yang Dirugikan?
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 13:25
-
Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Kamboja Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 13:24
-
Diogo Dalot Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 13:01
-
Real Madrid Masih Mencari Pengganti Toni Kroos di Lini Tengah
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 12:27
-
Jude Bellingham Jadi Nomor 10, Arda Guler Bisa Berperan sebagai Nomor 6
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 11:21
-
Mourinho Ungkap Alasan Rodri Lebih Pilih Barcelona daripada Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:58
-
Jose Mourinho Dituntut Bawa Real Madrid Juara La Liga dan Kalahkan Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:53
-
Diego Moreira, Amunisi Serbaguna untuk AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 10:27
-
Liverpool Butuh Winger Anyar, Kebutuhan Mendesak di Lini Serang
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 10:16
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bawa Semangat HUT RI ke AVC Continental 2026
Voli 19 Agustus 2026, 09:20
-
Menanti Debut Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

