Mimpi Besar Ruben Amorim di AC Milan: Dominasi Serie A dan Raih Bintang Kedua
Asad Arifin | 8 Juli 2026 23:12
Bola.net - AC Milan membuka era baru dengan menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Juru taktik asal Portugal itu datang membawa ambisi besar untuk mengembalikan Rossoneri ke puncak sepak bola Italia.
Amorim ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri pada Juni lalu. Penunjukan tersebut terjadi hanya enam bulan setelah dirinya mengakhiri masa kerja bersama Manchester United.
Tugas yang menantinya tidak mudah. Milan baru saja menjalani musim yang mengecewakan setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk kedua musim berturut-turut.
Meski demikian, Amorim tidak ingin menetapkan target yang biasa-biasa saja. Ia bertekad membangun tim yang mampu mendominasi Serie A sekaligus mengantarkan Milan meraih Scudetto ke-20 dalam sejarah klub.
Scudetto Jadi Target Utama Amorim

Gelar Serie A menjadi prioritas utama Amorim pada musim pertamanya di San Siro. Scudetto berikutnya akan menjadi gelar liga ke-20 Milan sekaligus menghadirkan bintang kedua di atas lambang klub.
Rossoneri terakhir kali menjadi juara Serie A pada musim 2021/2022. Sejak saat itu, mereka belum mampu kembali bersaing secara konsisten di papan atas.
"Ketika Anda mempertaruhkan diri dan menantang diri sendiri, maka Anda harus berusaha untuk menang sebanyak mungkin," kata Amorim.
"Tentu saja, kami ingin memenangkan bintang kedua. Saya tahu itu akan sulit; ada seribu variabel. Tantangan terbesar? Sulit untuk mengatakannya sekarang," sambung Amorim.
Ingin Bangun Milan yang Mendominasi

Bagi Amorim, target Milan bukan sekadar meraih satu gelar. Ia ingin membangun fondasi yang membuat Rossoneri mampu mendominasi kompetisi domestik dalam jangka panjang.
Pelatih berusia 41 tahun itu menilai dominasi di Serie A akan menjadi awal dari kebangkitan Milan. Jika target tersebut tercapai, kesempatan bersaing di level Eropa akan mengikuti dengan sendirinya.
"Tujuan utama kami saat ini adalah mendominasi liga. Segala sesuatu yang lain akan mengikuti," ucap pria asal Portugal.
"Saya tahu betul bahwa ini adalah tantangan. Ini selalu lebih dari sekadar ungkapan atau slogan: itu berarti menjadi bagian dari sejarah seseorang atau sesuatu yang ikonik. Itulah jenis tantangan yang ingin saya hadapi," tegasnya.
Sumber: FootMob
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



