Miralem Pjanic. Ada Saat di Mana Juventus Tak Bisa Menang
Yaumil Azis | 11 Desember 2019 14:38
Bola.net - Juventus tampil begitu perkasa pada musim ini. Sampai pada akhirnya mereka menelan kekalahan pertama kala melawan Lazio di ajang Serie A akhir pekan kemarin.
Padahal, pada waktu itu, klub asuhan Maurizio Sarri tersebut punya peluang besar untuk menyalip Inter Milan dari puncak klasemen. Seperti yang diketahui, Nerazzurri meraih hasil seri saat bertemu AS Roma satu hari sebelumnya.
Itu adalah kekalahan pertama Juventus pada musim ini. Sebelumnya, mereka selalu berhasil melewati berbagai macam rintangan yang disajikan oleh lawan-lawannya.
Aroma kekalahan pertama Juventus sebenarnya sudah tercium sejak pekan lalu, tepatnya saat menghadapi Sassuolo. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 dan sempat tertinggal dengan skor 1-2.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kadang tak Bisa Menang
Kekalahan itu dimaklumi dengan baik oleh sang gelandang, Miralem Pjanic. Pemain asal Bosnia tersebut berujar bahwa Juventus selalu berusaha untuk menang, namun ada masa di mana mereka tak mampu melakukannya.
"Kami selalu ingin menang, namun sering terjadi pada suatu waktu di mana kami tak bisa mengamankan tiga poin, meski kami seharusnya tidak seperti itu," ujar Pjanic seperti yang dikutip dari situs resmi klub.
"Kami memiliki perjalanan yang bagus sampai sekarang. Kami tak bisa bersikap negatif; kami harus mencari keseimbangan yang tepat. Tidak mudah untuk selalu menjadi brilian," lanjutnya.
Tetap Percaya Sarri
Begitu kalah atas Lazio, suara sumbang yang meminta Maurizio Sarri turun dari kursi kepelatihan mulai terdengar. Tak sedikit fans setia Bianconeri yang merasa perolehan tim kesayangan mereka menurun sejak diasuh eks pelatih Chelsea itu.
Namun Pjanic tetap percaya kepada Sarri. Sebab menurut pandangannya, Juventus hanya belum bermain 100 persen sesuai dengan apa yang diharapkan olehnya.
"Kami mempercayai Sarri. Kami adalah tim yang bersatu padu. Hasilnya bagus, namun pelatih meminta lebih: Kami masih memiliki banyak potensi untuk dikeluarkan," tambahnya.
Sebagai penutup, Pjanic menyatakan tekad Juventus untuk meraih gelar Serie A lagi. "Kami ingin menjuarai liga dan kami harus melakukannya lebih baik lagi," katanya.
Apakah Juventus mampu meraih gelar Scudetto lagi, seperti yang terjadi pada musim-musim sebelumnya? Tinggalkan opini kalian pada kolom komentar di bawah ya, Bolaneters.
(Juventus.com)
Baca Juga:
Di Musim Perdana, Sarri Sudah Bidik Final Liga Champions dengan Juventus
Bagaimana Rasanya Jadi Bek Terbaik di Dunia? Sergio Ramos Menjawab
Termasuk MU, Ada Lima Klub Berebut Christian Eriksen
Data dan Fakta Liga Champions: Bayer Leverkusen vs Juventus
Prediksi Bayer Leverkusen vs Juventus 12 Desember 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











