Napoli Berada di Ambang Sanksi
Editor Bolanet | 11 Desember 2012 07:30
- terancam mendapatkan pengurangan satu poin dan denda 100.000 Euro jika terbukti terlibat dalam skandal Scommessopoli.
Jaksa penuntut Federasi sepak bola Italia (FIGC) telah memanggil Paolo Cannavaro dan Gianluca Grava terkait dugaan pengaturan skor yang terjadi di ajang Serie A. Mereka berdua kini tengah menghadapi sanksi larangan bermain selama sembilan bulan.
Pihak FIGC sendiri menduga bahwa skandal tersebut terjadi pada laga antara vs Napoli yang berlangsung pada 16 Mei 2010. Saat itu Partenopei berhasil menang 1-0 dan memastikan tempat untuk lolos ke babak playoff Liga Champions.
Diyakini, bahwa pengaturan skor itu diawali dipicu oleh aksi mantan kiper cadangan Napoli, Matteo Gianello yang meminta kepada dua pemain belakang tersebut untuk melakukan pengaturan skor. Meskipun permintaan tersebut ditolak, namun pihak jaksa penuntut tetap menilai bahwa kedua pemain tersebut tetaplah bersalah karena tidak melaporkan terjadinya kecurangan.
Permintaan Gianello kepada Cannavaro dan Grava termasuk dalam kategori seseorang yang melaporkan tindak kriminal, secara rahasia, terang pihak FIGC.
Lebih lanjut Federasi Sepak bola Italia ini menyatakan bahwa semua pemain tersebut akan diproses sesuai hukum dan mendapatkan sanksi yang setimpal dengan perbuatan mereka. (sw/bgn)
Jaksa penuntut Federasi sepak bola Italia (FIGC) telah memanggil Paolo Cannavaro dan Gianluca Grava terkait dugaan pengaturan skor yang terjadi di ajang Serie A. Mereka berdua kini tengah menghadapi sanksi larangan bermain selama sembilan bulan.
Pihak FIGC sendiri menduga bahwa skandal tersebut terjadi pada laga antara vs Napoli yang berlangsung pada 16 Mei 2010. Saat itu Partenopei berhasil menang 1-0 dan memastikan tempat untuk lolos ke babak playoff Liga Champions.
Diyakini, bahwa pengaturan skor itu diawali dipicu oleh aksi mantan kiper cadangan Napoli, Matteo Gianello yang meminta kepada dua pemain belakang tersebut untuk melakukan pengaturan skor. Meskipun permintaan tersebut ditolak, namun pihak jaksa penuntut tetap menilai bahwa kedua pemain tersebut tetaplah bersalah karena tidak melaporkan terjadinya kecurangan.
Permintaan Gianello kepada Cannavaro dan Grava termasuk dalam kategori seseorang yang melaporkan tindak kriminal, secara rahasia, terang pihak FIGC.
Lebih lanjut Federasi Sepak bola Italia ini menyatakan bahwa semua pemain tersebut akan diproses sesuai hukum dan mendapatkan sanksi yang setimpal dengan perbuatan mereka. (sw/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mario Gila Tolak Inter dan Napoli demi AC Milan, Ini Alasannya
Liga Italia 4 Oktober 2026, 10:02
-
Napoli Harus Segera Tentukan Masa Depan Scott McTominay, Jual atau Perpanjang?
Liga Italia 3 Oktober 2026, 00:39
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




