Napoli Ingin Laga Juventus vs Inter Digelar Pekan Depan, Apa Alasannya?
Yaumil Azis | 1 Maret 2020 20:23
Bola.net - Sebuah permintaan terbuka dilayangkan oleh salah satu raksasa Italia saat ini, Napoli. Klub dengan julukan Il Partenopei tersebut meminta kepada pihak terkait untuk menggelar laga Juventus vs Inter Milan pada pekan Depan.
Duel antara Juventus melawan Inter Milan diyakini akan menjadi penentu dalam perebutan gelar Scudetto musim ini. Seperti yang diketahui, kedua tim tersebut kerap saling menyalip posisi puncak klasemen di sepanjang musim 2019/20.
Namun klasemen Serie A sendiri sedang berantakan. Lazio, yang sekarang di puncak, sudah memainkan 26 pertandingan. Pada peringkat ke-2 ada Juventus dengan satu laga tersisa dan Inter, yang ada di peringkat ketiga, tertinggal dua pertandingan.
Kacaunya klasemen Serie A ini disebabkan oleh adanya gangguan dari virus Corona. Pemerintah Italia cukup mengkhawatirkan ancaman penyakit tersebut hingga harus menunda sejumlah pertandingan yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pertimbangan Napoli
Awalnya, laga Juventus vs Inter Milan direncanakan akan tetap digelar pada akhir pekan ini tanpa kehadiran penonton. Namun, keputusan akhir menyatakan kalau pertandingan tersebut akan digelar pada bulan Mei mendatang.
Napoli kurang sreg dengan keputusan tersebut. Salah satu staf Il Partenopei, Nicola Lombardo, menganggap bahwa laga Coppa Italia yang digelar pada pekan depan seharusnya digelar pada bulan Mei, bukan partai Serie A pekan ini.
"Kelihatannya lebih adil bagi semua pihak bila Juventus vs Inter dipindahkan ke hari Rabu, jadi dua laga semi-final Coppa Italia bisa ditunda ke bulan Mei," ujar Lombardo kepada Radio Kiss Kiss.
"Jika tidak, turnamen akan terganggu oleh pergantian ini. Bila laga tetap dipindahkan, maka keadilan turnamen Serie A beserta tim secara individu bisa tejaga bila Juve-Inter dimainkan hari Rabu dan dua semi-final Coppa Italia dipindahkan ke Mei," lanjutnya.
Salah Presiden Serie A
Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, cukup gamblang saat melontarkan protes terhadap keputusan itu. Ia berkata kalau presiden Serie A telah melakukan kesalahan karena tidak pernah berdiskusi dengan pihak lain sebelum membuat keputusan.
"Serie A diputuskan dimainkan dari balik pintu tertutup pada hari Kamis, kemudian pada hari Jumat Menteri Olahraga Vincenzo Spadafora menentangnya," tutur Marotta seperti yang dikutip dari Goal International.
"Pada titik itu, kesalahan telah dibuat oleh Presiden Serie A, Paolo Dal Pino, yang membuat keputusan tanpa bertanya kepada yang lain," pungkasnya.
Inter sudah merasakan pengalaman penundaan pertandingan sejak pekan lalu. Laga kontra Sampdoria yang seharusnya digelar pada hari Senin (24/2/2020) juga harus ditunda karena adanya ancaman virus Corona.
(Goal International)
Baca Juga:
Sudah Raih 1000 Pertandingan, Cristiano Ronaldo Ingin 100 Lagi
Imbas Virus Corona, Laga Juventus vs Inter Resmi Ditunda
Legenda AC Milan: Ronaldo Lebih Baik dari Messi, Itu Pendapat Orang tak Paham Sepak Bola
Jadwal Pekan ke-26 Liga Italia: Ada AC Milan vs Genoa dan Derby d'Italia
Battle of WAGs: Juventus vs Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
Liga Inggris 3 Juni 2026, 22:33
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















