Napoli vs Milan: Mengapa Setelah Cetak Gol, Hojlund Lari dan Pelukan dengan Lukaku?
Editor Bolanet | 19 Desember 2025 13:47
Bola.net - Rasmus Hojlund menjadi bintang utama kemenangan Napoli atas AC Milan di ajang Supercoppa Italiana, Jumat (19/12/2025). Aksi gemilangnya memastikan tiket final bagi Partenopei di Riyadh.
Striker muda itu tampil sebagai Man of the Match dalam kemenangan meyakinkan 2-0 tersebut. Ia terlibat langsung dalam dua gol kemenangan timnya.
Namun, sorotan kamera justru tertuju pada selebrasi emosional Hojlund usai mencetak gol. Ia berlari ke bangku cadangan dan memeluk erat Romelu Lukaku.
Hojlund lantas membeberkan alasan menyentuh di balik aksinya tersebut. Ternyata, ada ikatan kuat antara dirinya dan bomber senior Belgia itu.
Bromance di Lini Depan

Lukaku akhirnya kembali masuk skuad Napoli setelah absen panjang akibat cedera otot. Hojlund sendiri awalnya didatangkan dari Manchester United untuk menambal posisi Lukaku.
Meski bersaing di posisi yang sama, keduanya justru menjalin persahabatan erat. Hojlund merasa perlu memberikan apresiasi kepada mentornya itu.
"Saya dan Rom (Lukaku) punya hubungan yang sangat baik, dia sering memeluk saya, jadi itulah mengapa saya memeluknya," ungkap Hojlund kepada Sport Mediaset.
"Saya sudah katakan berkali-kali bahwa saya berharap dia kembali, karena kami butuh sebanyak mungkin pemain top dan opsi," lanjutnya.
Ambisi Angkat Trofi
Bermain di Arab Saudi memberikan pengalaman berbeda bagi skuad Napoli. Hojlund mengaku menikmati atmosfer baru dan budaya yang ada di sana.
Kini fokus utamanya adalah membawa pulang piala ke Naples. Ia ingin Napoli menyapu bersih semua kompetisi yang diikuti.
"Ini kesempatan bagus bagi kami untuk mencoba memenangkan trofi, ini pertandingan besar dan kami senang melaju ke Final sekarang," ujar Hojlund.
"Sekarang kami punya kesempatan untuk memenangkan trofi," tegasnya penuh ambisi.
Tak Peduli Lawan di Final
Napoli kini tinggal menunggu pemenang antara Inter Milan atau Bologna. Laga semifinal lainnya baru akan digelar esok malam.
Hojlund mengaku tidak pilih-pilih lawan untuk partai puncak Senin nanti. Baginya, laga final selalu menyajikan kejutan siapa pun lawannya.
"Sama saja bagi saya. Ini adalah Final, jadi apa pun bisa terjadi," pungkas Hojlund dengan percaya diri.
Kapten Napoli Puji Soliditas Tim
Di sisi lain, kapten Giovanni Di Lorenzo memuji mentalitas rekan-rekannya. Ia pasang badan membela performa tim yang sempat dikritik musim ini.
Menurutnya, Napoli menunjukkan karakter asli sebagai tim petarung saat melawan Milan. Pertahanan solid dan agresivitas menjadi kunci kemenangan mereka.
"Terlepas dari beberapa masalah, Napoli selalu siap musim ini. Kami menunjukkan semangat nyata untuk saling membantu," kata Di Lorenzo.
"Saya merasa ini adalah performa yang sangat bagus, kami tahu bahwa kami harus bertahan sebagai satu unit," tutup sang kapten.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









