Nesta Konfirmasi Tinggalkan Milan
Editor Bolanet | 10 Mei 2012 20:00
- Alessandro Nesta memastikan masa depannya sudah tidak bersama AC Milan. Dalam konferensi pers, Nesta mengisyaratkan bahwa dia ingin mencoba tantangan baru di Amerika Serikat.
Ini adalah musim terakhir saya bersama AC Milan. Saya sudah memutuskan hal ini sejak Pebruari, dan saya sudah mengatakan hal itu kepada dewan direksi Milan.
Para direktur meminta saya untuk tetap di sini setahun lagi namun keputusan saya sudah bulat. Saya pergi karena level pertandingan di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia sudah terlalu tinggi buat saya.
Sepuluh tahun ini merupakan masa-masa yang indah buat saya. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di Milanello; kepada para juru masak, pelayan, petugas kebersihan, dan semuanya.
Yang pasti saya akan merindukan teman-teman legendaris saya seperti Massimo Ambrosini, Gennaro Gattuso, Clarence Seedorf, Paolo Maldini, Alessando Costacurta, Andrea Pirlo, dan juga yang lainnya.
Kemenangan paling indah yang saya rasakan bersama Milan adalah ketika kami memenangkan final Liga Champions melawan pada 2003.
Pelatih favorit saya adalah Carlo Ancelotti. Saya merasa sangat dekat dengannya dan dia adalah pelatih sempurna. Kami masih sering bicara, namun kami tidak pernah membicarakan tentang kepindahan saya ke PSG.
Saya akan mencari liga yang levelnya lebih rendah dari Italia. Jika saya merasa tidak penting, maka lebih baik saya tetap berada di rumah. Saya sudah mendapatkan tawaran dari banyak klub namun saya belum menandatangani apapun. Saya tidak akan keberatan bermain di Amerika Serikat, tapi ada juga tawaran dari tempat-tempat lain. (foti/hsw)
Ini adalah musim terakhir saya bersama AC Milan. Saya sudah memutuskan hal ini sejak Pebruari, dan saya sudah mengatakan hal itu kepada dewan direksi Milan.
Para direktur meminta saya untuk tetap di sini setahun lagi namun keputusan saya sudah bulat. Saya pergi karena level pertandingan di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia sudah terlalu tinggi buat saya.
Sepuluh tahun ini merupakan masa-masa yang indah buat saya. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di Milanello; kepada para juru masak, pelayan, petugas kebersihan, dan semuanya.
Yang pasti saya akan merindukan teman-teman legendaris saya seperti Massimo Ambrosini, Gennaro Gattuso, Clarence Seedorf, Paolo Maldini, Alessando Costacurta, Andrea Pirlo, dan juga yang lainnya.
Kemenangan paling indah yang saya rasakan bersama Milan adalah ketika kami memenangkan final Liga Champions melawan pada 2003.
Pelatih favorit saya adalah Carlo Ancelotti. Saya merasa sangat dekat dengannya dan dia adalah pelatih sempurna. Kami masih sering bicara, namun kami tidak pernah membicarakan tentang kepindahan saya ke PSG.
Saya akan mencari liga yang levelnya lebih rendah dari Italia. Jika saya merasa tidak penting, maka lebih baik saya tetap berada di rumah. Saya sudah mendapatkan tawaran dari banyak klub namun saya belum menandatangani apapun. Saya tidak akan keberatan bermain di Amerika Serikat, tapi ada juga tawaran dari tempat-tempat lain. (foti/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Oliver Glasner Siapkan Presentasi Khusus demi Kursi Pelatih AC Milan
Liga Italia 1 Juni 2026, 14:45
-
Mantan Bos MU Tertarik Tangani AC Milan, Segera Beri Kepastian!
Liga Italia 1 Juni 2026, 12:46
-
Tidak Bertepuk Sebelah Tangan! MU Juga Mau Angkut Rafael Leao!
Liga Inggris 1 Juni 2026, 08:53
-
Rafael Leao Pamit dari AC Milan, Bakal Gabung MU?
Liga Italia 31 Mei 2026, 09:40
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













