Parade Gol Sukar Dipercaya, Hanya Filippo Inzaghi yang Bisa Mencetaknya
Asad Arifin | 30 April 2020 10:05
Bola.net - Filippo Inzaghi dikenang sebagai salah satu penyerang paling unik di dunia. Filippo Inzaghi bisa mencetak gol dari cara yang aneh, dari posisi yang nampak mustahil untuk mencetak gol.
Filippo Inzaghi punya karir panjang di sepak bola Italia. Namanya tenar di AC Milan dan Juventus. Sosok dengan julukan Super Pippo tersebut juga punya karir bagus di timnas Italia. Dia meraih gelar juara Piala Dunia 2006.
"Anak itu [Filippo Inzaghi] pasti terlahir dalam posisi offside," ucap Sir Alex Ferguson.
Kata-kata Ferguson tersebut kemudian begitu ikonik. Sebab, Filippo Inzaghi memang punya banyak trik untuk lolos dari jebakan offside. Tentu saja, semua trik itu berlaku ketika sepak bola belum ada VAR.
Bukan hanya lepas dari jebakan offside, Filippo Inzaghi juga punya kemampuan hebat dalam mencetak gol. Ada kombinasi skill, penempatan posisi, insting, sikap oportunis, dan tentu saja keberuntungan. Banyak gol unik yang pernah diciptakan Filippo Inzaghi.
Simak lima gol sukar dipercaya Filippo Inzaghi di bawah ini ya Bolaneters.
Parma vs Juventus 1998
Filippo Inzaghi tidak berada dalam posisi yang ideal saat menerima umpan dari lini tengah. Filippo Inzaghi juga berada dalam kawalan Lilian Thuram. Namun, dia mampu melepas tendangan terukur yang membobol gawang Gianluigi Buffon.
AC Milan vs Bayern 2006
Sulit melihat pemain lain bisa mencetak gol seperti ini. Awalnya, Serginho melepas umpan crossing, bola menjauh dari Inzaghi. Lucio dan Lizarazu, dua pemain Bayern, tak mampu menghalau bola dengan baik.
Bola jatuh tepat di kaki Inzaghi. Bola kemudian mental ke arah kepala. Lalu, Inzaghi menceploskan bola ke gawang Oliver Kahn.
AC Milan vs Juventus 2003
Filippo Inzaghi bisa mencetak gol di laga penting. Termasuk pada duel lawan Juventus. Bermula dari umpan Andrea Pirlo, Inzaghi lolos dari jebakan offside dan mengalahkan Montero dalam perebutan bola di kotak penalti.
Dalam posisi membelakangi gawang, Inzaghi mengontrol bola dan melepas tendangan pelan. Bola melalui sela kaki Gianluigi Buffon. Lalu masuk pelan-pelan ke dalam gawang.
AC Milan v Olympique Lyon 2006
Insting. Itulah bekal utama Filippo Inzaghi sebagai penyerang papan atas Eropa. Dia acap kali berada dalam posisi yang tepat. Seperti saat mencetak gol ke gawang Lyon pada Liga Champions 2006.
Saat itu, Andriy Shevchenko melepas tendangan keras. Bola membentur tiang gawang. Inzaghi sempat terjatuh dan tersungkur, tetapi dia berada melangkan menuju bola dan mencocornya masuk ke gawang.
AC Milan vs Liverpool 2007
Dan, inilah gol paling ikonik yang pernah dicetak Inzaghi. Gol ke gawang Liverpool pada final Liga Champions 2007. Inzaghi mencetak dua gol ke gawang Liverpool dan membawa Milan menang dengan skor 2-1.
Satu dari dua gol Inzaghi akan terus dikenang, sebab dia mencetak gol dengan penggung. Entah sengaja atau tidak, bola tendangan bebas Andrea Pirlo mengenai punggung Inzaghi dan menjadi gol.
Baca Ini Juga:
- 5 Pesepak Bola Paling Cepat di Dunia: Mbappe Nomor Wahid, Tidak Ada Ronaldo-Messi
- Parkir Bus, di Balik Duel MU vs Barcelona pada Liga Champions 2007/2008
- Mandalika: Kisah Kembalinya Indonesia ke Kalender Balap MotoGP
- Hari Ini 14 Tahun Lalu: Ketika Chelsea Merayakan Gelar Premier League di Hadapan MU
- Mengenang Ali Dia, Si Pembohong dan Pemain Terburuk dalam Sejarah Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atalanta vs Juventus 3-0: Malam Ajaib La Dea
Liga Italia 6 Februari 2026, 08:27
-
Luciano Spalletti Enggan Bahas Penalti Saat Juventus Disingkirkan Atalanta
Liga Italia 6 Februari 2026, 07:11
-
Luciano Spalletti Akui Juventus Salah Ambil Keputusan Saat Kalah dari Atalanta
Liga Italia 6 Februari 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
-
Musim Barcelona Memuaskan: Konsisten, Kompetitif, dan Berani Bidik UCL!
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 18:58
-
Jagokan Man United Finis di Zona UCL Adalah Pilihan Logis!
Liga Inggris 6 Februari 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42




