Paul Ince: Mengapa Pindah ke Inter Milan Jadi Langkah Terbaiknya?
Aga Deta | 30 Mei 2025 17:17
Bola.net - Paul Ince dikenal sebagai legenda di Inggris, pernah membela Liverpool dan Manchester United. Namun, ia mengakui bahwa kepindahannya ke Inter Milan adalah keputusan terbaik sepanjang kariernya.
Meski awalnya bukan keinginan pribadi, Ince menikmati masa-masa indah di Italia. Ia bahkan menyebut pengalaman itu sempurna dan penuh kenangan positif.
Di Inter Milan, Ince menemukan tantangan dan budaya sepak bola yang berbeda. Hal ini justru membuatnya semakin jatuh cinta pada sepak bola Italia.
Bagi Ince, kepindahan ke Inter Milan bukan sekadar petualangan baru. Itu menjadi pembuktian dirinya sebagai gelandang tangguh yang mampu beradaptasi di mana saja.
Petualangan Tak Terduga di Italia

Paul Ince bergabung dengan Inter Milan pada tahun 1995 setelah menghabiskan enam musim bersama Manchester United. Keputusan ini bukan pilihannya sendiri, namun akhirnya menjadi momen bersejarah dalam kariernya.
Selama dua musim di San Siro, Ince tampil dalam 73 pertandingan dan mencetak 13 gol. Ia juga membawa Inter melaju ke final Piala UEFA 1997, meski gagal meraih gelar setelah kalah adu penalti dari Schalke.
"Itu bukan pilihan saya untuk pergi ke sana pada awalnya. Tetapi, ketika saya memutuskan dan berbicara dengan Inter, saya harus kembali dan itu selalu menakutkan," kata Ince kepada talkSPORT.
"Saya pikir sekarang berbeda karena banyak pemain muda yang pindah ke Italia dan Jerman. Sekarang mudah karena semua orang berbicara bahasa Inggris," ujarnya.
Tantangan Bahasa dan Budaya

Saat bergabung dengan Inter Milan, Ince menghadapi tantangan besar. Ia harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang tidak ramah bagi orang asing pada masanya.
Bahasa menjadi hambatan utama bagi Ince di Italia. Ia harus belajar bahasa Italia demi bisa berkomunikasi dengan rekan-rekannya.
"Di tahun 90-an, ketika saya pergi ke Italia, semua orang berbicara bahasa Italia. Jadi, saya harus belajar bahasanya," ucap Ince.
"Saya pikir saya anak sekolah yang bodoh dari Dagenham yang tidak pernah ke sekolah. Sekarang saya harus pergi ke Italia dan mulai berbicara bahasa Italia," ungkapnya.
Keputusan Terbaik dalam Karier

Walau awalnya penuh keraguan, Ince mengaku bahwa bergabung dengan Inter Milan adalah langkah terbaik dalam hidupnya. Ia merasa bahwa pengalaman di Italia begitu berharga dan berkesan.
Menurutnya, semua aspek di Italia — mulai dari gaya bermain, suasana stadion, hingga budaya sepak bola — sangat memukau. Hal itu membuatnya betah dan berkembang pesat sebagai pemain.
"Tetapi ketika saya sampai di sana, itu adalah yang terbaik, dari semua klub, itu adalah langkah terbaik yang pernah saya ambil. Benar-benar," ujar Ince.
"Saya maksudkan, gaya bermainnya, hanya hasrat para fans. Segala hal tentangnya, cuaca, makanan, semuanya sangat sempurna," pungkasnya.
Final Liga Champions Menanti Inter Milan

Sementara itu, mantan klub Ince, Inter Milan, kini punya peluang meraih kejayaan Eropa. Tim asuhan Simone Inzaghi akan berjumpa PSG di final Liga Champions pada Minggu (1/6/2025) dini hari WIB.
Jika berhasil menang, Inter Milan bakal menambah koleksi gelar Liga Champions mereka menjadi empat. Ini juga akan menjadi trofi Eropa ketujuh bagi klub asal Milan itu.
Kemenangan atas PSG tentu menjadi impian besar bagi para penggemar Inter. Mereka berharap bisa melihat Inter kembali menguasai Eropa.
Final Liga Champions 2025 ini dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Allianz Arena, Jerman. Semua mata akan tertuju pada laga akbar ini yang mempertemukan dua kekuatan raksasa Eropa.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






