Pecat Maldini, Carlo Ancelotti Doakan AC Milan Penuh Dengan Kegagalan!
Editor Bolanet | 9 Juni 2023 00:43
Bola.net - Direktur olahraga AC Milan, Paolo Maldini resmi dipecat tim kecintaannya pada Selasa (6/6/2023). Melihat kondisi tersebut, Carlo Ancelotti yang pernah mengukir sejarah manis di AC Milan sangat geram.
Wajar saja mengingat Ancelotti punya hubungan erat dengan Maldini yang merupakan kapten timnya. Bersama Maldini, Ancelotti sukses membawa AC Milan menjadi tim terkuat Eropa dengan dua trofi Liga Champions.
Dipecatnya Maldini bahkan membuat Ancelotti memberikan doa buruk bagi mantan timnya. Hal ini tentu saja mengejutkan mengingat Ancelotti begitu mencintai AC Milan yang berjasa baginya baik sebagai pelatih maupun saat masih menjadi pemain.
Padahal sebelumnya Ancelotti juga sempat memiliki harapan bertemu dengan Maldini di final Liga Champions 2022/23. Namun harapan itu pupus setelah baik Real Madrid maupun AC Milan kalah di semifinal. Harapan itu bahkan semakin ternodai dengan kabar pemecatan Maldini.
Doa Untuk AC Milan

Ancelotti memang masih mencintai AC Milan. Namun pelatih Real Madrid tersebut sangat tidak menyukai kebijakan yang digaungkan pemilik baru Rossoneri, Gerry Cardinale. Ancelotti bahkan memberikan doa buruk bagi AC Milan.
Akar permasalahannya terjadi akibat perbedaan pandangan antara Maldini dan Cardinale. Maldini selaku direktur olahraga, meminta dana lebih untuk mendatangkan pemain berpengalaman. Sementara Cardinale kabarnya lebih memprioritaskan pemain muda potensial dengan harga relatif murah.
Mendengar alasan tersebut, Ancelotti semakin geram dan mendoakan AC Milan pimpinan Cardinale akan menemukan kegagalan di masa depan. "Klub sepak bola yang berpikir memprioritaskan bisnis daripada prestasi olahraga ditakdirkan untuk gagal," tegas Ancelotti dikutip dari Football Italia.
Tak Hormati Legenda

Selain memilih kebijakan transfer ugal-ugalan, Ancelotti menilai AC Milan tak hormati legenda mereka. Ancelotti merasa Maldini merupakan legenda terbesar dan paling membanggakan yang dimiliki AC Milan.
Hal itu dapat dibuktikan dari prestasi dan loyalitas yang diberikan Maldini sebagai pemain hingga sudah pensiun. Maldini bahkan dinilai sebagai sosok penting yang membuat nama AC Milan melejit sebagai tim top Eropa.
“Di Madrid, saya belajar bahwa sejarah harus selalu dihormati. Di sini, nilai-nilai eksklusif Di Stefano, Amancio, Gento dan Puskas tetap dihormati.”
“Apa yang terjadi pada Maldini membuktikan kurangnya budaya bersejarah dan kurangnya rasa hormat terhadap tradisi Milan. Memang benar anda tidak menang dengan sejarah, tetapi sejarah mengajarkan bagaimana caranya untuk menang,” tegas Ancelotti.
Maldini sendiri hanya membela AC Milan selama 24 musim kariernya sebagai pemain. Maldini bahkan tercatat sebagai pemain tersukses AC Milan dengan lima trofi Liga Champions dan tujuh trofi Liga Italia.
Klasemen Liga Italia
Sumber: Football Italia dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Pisa 24 Januari 2026
Liga Italia 23 Januari 2026, 08:00
-
Kebiasaan Nyentrik Hugo Ekitike: Hobi Gonta-ganti Gaya Rambut di Liverpool
Liga Champions 23 Januari 2026, 04:59
-
Juventus Memang Sempat Kesulitan Menghadapi Benfica
Liga Champions 23 Januari 2026, 03:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









