Pendapat Ancelotti Soal European Super League: Sebuah Lelucon!
Dimas Ardi Prasetya | 23 April 2021 03:23
Bola.net - Eks pelatih AC Milan dan Juventus Carlo Ancelotti menyebut proyek European Super League adalah sebuah lelucon belaka karena mustahil bisa direalisasikan di Eropa.
Proyek European Super League diumumkan secara resmi pada hari Senin (19/04/2021) kemarin. Proyek itu digawangi oleh 12 klub besar dari tiga liga besar di Eropa.
Di antaranya adalah Milan dan Juventus. Namun begitu diumumkan, proyek itu langsung mendapat tentangan keras dari banyak elemen.
Alhasil proyek itu goyah. Situasi jadi makin runyam bagi ESL karena enam tim Premier League mengundurkan diri.
Kata Ancelotti Soal European Super League
Carlo Ancelotti ditanya soal proyek tersebut jelang mendampingi timnya, Everton, beduel melawan Arsenal, salah satu tim yang awalnya menggagas European Super League. Pelatih asal Italia itu mengaku saat itu yang pertama kali terlintas di benaknya adalah proyek itu tak lebih dari lelucon saja.
"Reaksi langsung saya adalah mereka bercanda, ini lelucon!" bukanya seperti dilansir Goal.
"Itu lelucon karena itu tidak akan terjadi. Itu tidak mungkin," tegas Ancelotti.
Perbedaan Budaya Eropa dan Amerika
European Super League disebut-sebut meniru gaya kompetisi olahraga di Amerika Serikat. Menurut Carlo Ancelotti, gaya kompetisi seperti itu tak akan bisa direalisasikan di Eropa.
Alasannya sangat jelas. Ada perbedaan budaya antara olahraga di Amerika dengan di Eropa.
“Budaya olahraga di Eropa berbeda dengan olahraga Amerika. Bukan karena kami benar dan mereka salah, tetapi karena budaya masyarakat berbeda. Di Amerika, di AS, olahraga berbeda. Olahraga adalah hiburan," terangnya.
"Di Eropa, kami hidup dengan lebih semangat. Ketika kami besar nanti, kami ingin mengalahkan tetangga kami. Kami tumbuh secara berbeda. Ini bukan olahraga [di AS]. Sepak bola sekarang adalah bagian dari bisnis. Tapi kami perlu mempertimbangkan keduanya," tuturnya.
"Sepak bola pertama-tama adalah olahraga. Dan kemudian dengan banyak investasi, itu juga menjadi bisnis. Kami perlu mempertimbangkan keduanya. Ini benar-benar normal."
Proyek European Super League itu sekarang sedang mangkrak. Namun masih ada tiga klub yang masih belum menarik diri dari ESL itu yakni Juventus, Real Madrid dan Barcelona.
(Goal)
Jangan Lewatkan:
- Arteta Dukung Penuh Rencana Fans Arsenal Untuk Menggelar Aksi Protes
- Presiden Barcelona Akhirnya Buka Suara Soal European Super League
- Kolapsnya European Super League, Bukti Kuatnya Suara Para Fans Sepak Bola
- Pernyataan Resmi Barcelona Soal European Super League: Tak Berencana Keluar, Minta Fans Bersabar
- European Super League Tersendat, Fernandinho: Sepak Bola yang Menang!
- Fokus Raih Tiket Liga Champions, Pirlo Cueki Kisruh European Super League
- Soal Kisruh AC Milan dan ESL, Paolo Maldini Minta Maaf
- Florentino Perez: Mustahil Beli Mbappe dan Haaland Tanpa European Super League
- Kisruh ESL, Benarkah UEFA Sempat Berencana Hapus Laga Real Madrid vs Chelsea?
- Andrea Agnelli Usai ESL, Tidak Minta Maaf Pada Fans dan Tidak Mundur dari Juventus?
- Suara Fans Usai Bos Liverpool Minta Maaf Karena ESL: Beli Mbappe Sama Haaland, Baru Dimaafin!
- AC Milan Akhirnya Buka Suara Soal European Super League, Mundur Setengah Hati?
- Andrea Agnelli, Punya Terlalu Banyak Musuh dan Bisa Segera Mundur dari Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

