Peran Gelandang Juventus: Ramsey jadi Deep-lying Playmaker, Locatelli jadi Mezzala
Asad Arifin | 23 Agustus 2021 12:13
Bola.net - Massimiliano Allegri telah menentukan pembagian tugas para gelandang yang ada di skuad Juventus. Saat ini, ada dua pemain yang sudah punya peran pasti di lini tengah yakni Aaron Ramsey dan Manuel Locatelli.
Juventus punya banyak gelandang bagus pada musim 2021/2022. Kedatangan Locatelli hanya menambah kekuatan mereka yang sebelumnya sudah punya Ramsey, Weston McKennie, Adrien Rabiot, da Rodrigo Bentancur.
Pada laga pertama Juventus di Serie A musi'gm 2021/2022, melawan Udinese, Allegri menurunkan Ramsey dan Bentancur sejak menit awal. Pada menit-menit akhir laga, Allegri memainkan Locatelli untuk menggantikan peran Bentancur.
Ramsey Mainkan Peran Pirlo
Aaron Ramsey kini memasuki musim ketiga di Juventus. Pada dua musim pertamanya, Ramsey gagal mendapatkan peran krusial di Juventus. Ramsey dinilai tidak mendapat peran yang tepat di lini tengah sehingga tidak maksimal.
Kini, Allegri punya rencana yang cukup jelas untuk peran pemain awal Wales itu di lini tengah.
"Ramsey memainkan permainan yang bagus sebagai deep-lying playmaker, tapi kami harus mengelola situasi tertentu dengan cara yang berbeda," papar Allegri.
Peran deep-lying playmaker selama ini identik dengan sosok Andrea Pirlo. Saat masih bermain, Pirlo memegang peran sebagai playmaker tetap bermain di depan para bek. Peran ini kemudian disebut sebagai deep-lying playmaker.
Peran untuk Locatelli
Sedangkan, untuk Manuel Locatelli, saat ini Allegri juga sudah punya rencana yang spesifik. Allegri sejak awal memang ingin Juventus membeli pemain 24 tahun itu. Nantinya, Locatelli akan memainkan peran sebagau mezzala.
“Locatelli bisa bermain sebagai playmaker atau mezzala, dia belum 100% fit," kata Allegri.
Secara sederhana, mezzala bisa merujuk pada peran yang dimainkan Nicolo Barella bersama Inter Milan pada musim lalu. Barella banyak bergerak di ruang antarlini. Kevin de Bruyne juga memainkan peran yang hampir sama, dengan tugas menyerang lebih dominan.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Aneh! Jose Mourinho Sebut AS Roma Justru Bermain Buruk Ketika Situasi 11 Lawan 10
- Misteri Cristiano Ronaldo: Mengapa Cadangan? Minta Sendiri atau Soal Teknis?
- Baru Pekan ke-1 Serie A, Jose Mourinho Pusing Pilih Tammy Abraham atau Eldor Shomurodov
- Blunder Szczesny Bikin Juventus Kehilangan 3 Poin, Allegri Tetap Membela
- Hasil Serie A: Debut Jose Mourinho Mulus! AS Roma Hajar Fiorentina 3-1
- 5 Pelajaran Juventus vs Udinese: Ditahan Imbang, Pertanda Baik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
















