Perjumpaan Dengan Juventus Akan Menjadi Emosional Bagi Conte
Dimas Ardi Prasetya | 8 Juli 2019 01:05
Bola.net - Antonio Conte tak menepis bahwa perjumpaannya dengan Juventus akan menjadi hal yang emosional bagi dirinya namun ia menegaskan akan bersikap profesional bagi Inter Milan.
Conte memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan Juventus. Ia pernah membela Bianconeri selama 13 tahun, tepatnya dari tahun 1991 hingga 2004.
Setelah pensiun ia menjadi pelatih. Conte kemudian menangani Juventus lagi dari tahun 2011 hingga 2014.
Setelah menangani Timnas Italia dan Chelsea, Conte sempat rehat melatih. Setelah itu ada kabar bahwa ia bisa kembali melatih Juventus lagi.
Akan tetapi ia malah menerima pinangan dari Inter Milan. Ia dikontrak oleh Nerrazurri hingga tahun 2022 mendatang.
Jelasnya ia nanti tak akan bisa menghindari pertemuan dengan Juve. Pelatih berusia 49 tahun ini mengakui pertemuan dengan mantan timnya itu pasti akan terasa emosional, namun ia berjanji akan tetap bersikap profesional bagi Inter.
Penegasan Conte
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting ketika kita menghadapi Juve, karena kita berhadapa dengan tim yang telah memenangkan Scudetto delapan tahun berturut-turut. Akan ada 36 pertandingan lagi, bukan hanya dua pertandingan bersama Juventus, jadi jika kita ingin menjadi ambisius, kita harus melihat lebih dari 90 menit," serunya seperti dilansir Football Italia.
"Akan sangat emosional untuk melangkah ke Stadion Juventus. Anda tahu sejarah saya sepenuhnya, termasuk masa lalu saya, jadi pasti akan ada emosi. Tetapi begitu peluit itu berbunyi, Torino atau Juventus menjadi musuh," tegas Conte.
“Ada tim yang selama delapan tahun terakhir telah bermain praktis di liga mereka sendiri. Ini bukan berita. Kita harus berusaha membangun kekuatan. Jangan lupa selama dua tahun terakhir, Inter hanya lolos ke Liga Champions di pertandingan terakhir musim ini. Tidak ada seorang pun di sini yang memiliki tongkat ajaib untuk memperbaiki semuanya, jadi kita harus mencoba mengurangi perbedaan [dengan Juve]," terangnya.
Pintu Keluar
Conte kemudian menegaskan bahwa filosofi timnya adalah bermain secara kolektif. Ia tak mau menonjolkan individu.
Ia pun berharap para pemain memahami pesannya ini. Dan jika ada yang tidak setuju maka ia akan membukakan pintu keluar bagi mereka.
“Saya harus menunjukkan jalan, itu adalah tanggung jawab saya, jadi saya harus memperhatikan dengan seksama untuk memastikan mereka menemukan jalan pulang. Para pemain harus menerima ini jika mereka ingin mencocokkan diri dengan ambisi kami, tetapi jika seseorang tidak merasa seperti itu, maka tindakan yang benar bagi mereka adalah minggir saja," tegasnya.
“Saya akan sangat, sangat jelas mulai sekarang. Saya yakin bahwa bersama-sama, kami dapat mencapai sesuatu yang penting. Kami harus senang bekerja keras, berkeringat, dan mencapai semua yang kami bisa untuk Inter," tegasnya lagi.
“Ini petualangan yang luar biasa, saya memulai lagi setelah setahun keluar dengan klub baru, struktur baru dan tradisi hebat di belakangnya. trofi-trofi juara itu harus menjadi insentif bagi kami untuk kembali ke tempat kami beberapa tahun yang lalu," tuturnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Dinilai Terlalu Cepat Menyerah pada Luiz dan Gonzalez
Liga Italia 22 September 2026, 10:02
-
Juventus Setia Menunggu Kembalinya Ketajaman Randal Kolo Muani
Liga Italia 22 September 2026, 09:08
-
Randal Kolo Muani Jalani Operasi Usai Juventus Kalahkan Atalanta
Liga Italia 21 September 2026, 21:46
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Tak Malu Akui Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 22 September 2026, 23:30
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
-
Leny Yoro Mulai Terancam di Manchester United, 3 Bek Baru Masuk Radar
Liga Inggris 22 September 2026, 22:20
-
Tersisih di Era Xabi Alonso, Wonderkid Chelsea Ini Menolak Menyerah!
Liga Inggris 22 September 2026, 22:19
-
Tim Renang Putra Indonesia Finis Ke-6 di Final 4x100 Meter Gaya Ganti Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 22:11
-
Mantan Tangan Kanan Solskjaer Bakal Gantikan Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:08
-
MU Cari Bek Kiri Baru, Incar Bek Top EPL Ini?
Liga Inggris 22 September 2026, 21:59
-
Viktor Gyokeres Didekati Milan dan Juventus, Pertimbangkan Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 22 September 2026, 21:45
-
Makin Kuat! Wakili Indonesia di Kompetisi Regional, Borneo FC Dapat Sokongan Mitra Baru!
Bola Indonesia 22 September 2026, 21:43
-
Perenang Indonesia Finis di Peringkat 6 Men's Backstroke 50m Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 21:30
-
Estevao Willian Bicara soal Minim Menit Bermain di Chelsea Era Xabi Alonso
Liga Inggris 22 September 2026, 21:10
-
Raphinha Segera Tunjuk Agen Baru, Tugas Pertamanya Negosiasi Kontrak Baru dengan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


