Pernyataan Unik Gasperini Usai Roma Takluk dari Inter: Ada Kekalahan yang Bikin Tambah Kuat!
Editor Bolanet | 19 Oktober 2025 06:47
Bola.net - Gian Piero Gasperini melontarkan pernyataan yang tidak biasa usai AS Roma dikalahkan Inter Milan, Minggu (19/10/2025) dini hari WIB. Sang pelatih justru merasa timnya menjadi lebih kuat setelah kekalahan tipis tersebut.
Roma harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-1 di laga itu. Hasil ini membuat mereka gagal menjauh dari para pesaingnya di papan atas klasemen Serie A.
Namun, Gasperini menolak untuk meratapi hasil akhir yang merugikan timnya. Baginya, ada beberapa jenis kekalahan yang justru bisa memberikan suntikan keyakinan.
Pelatih kawakan itu menegaskan bahwa performa Giallorossi secara keseluruhan membuatnya tetap optimis. Ia percaya timnya akan baik-baik saja dan berada di jalur yang benar.
Kekalahan yang Memberi Keyakinan

Bagi kebanyakan tim, kalah adalah sebuah kemunduran, namun tidak bagi Gasperini kali ini. Ia melihat ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari laga melawan Inter.
Secara terbuka ia mengungkapkan pandangannya yang unik tentang hasil negatif ini. Baginya, proses dan performa tim jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan skor.
"Ada beberapa kekalahan yang justru memberimu keyakinan dan kepercayaan lebih lanjut pada kemampuanmu," ujar Gian Piero Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Meskipun kecewa dengan hasilnya, ia tetap teguh pada pendiriannya. "Selain soal hasil, saya tetap yakin dengan performa ini bahwa kami akan baik-baik saja," tambahnya.
Satu Kesalahan di Awal Laga
Gasperini mengakui bahwa gol cepat Inter sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Gol tersebut lahir dari sebuah kesalahan kecil yang berhasil dimanfaatkan lawan.
Menurutnya, para pemainnya terlalu mengambil risiko dalam situasi yang sebenarnya tidak berbahaya. Jebakan offside yang mereka coba terapkan di menit-menit awal gagal total.
"Itu adalah kesalahan secara umum karena mengambil risiko situasi offside dengan Bonny," jelas Gasperini.
Ia juga menambahkan konteks lain di balik kesalahan tersebut. "Hal-hal seperti ini juga terjadi setelah jeda internasional, ketika pelatih lain mengharapkan hal yang berbeda," katanya.
Perjuangan Maksimal Giallorossi
Meski kebobolan gol cepat, Gasperini memuji semangat juang anak asuhnya. Ia melihat para pemainnya telah memberikan segalanya untuk bisa menyamakan kedudukan.
Giallorossi terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, pertahanan solid Inter membuat semua upaya mereka menjadi sia-sia hingga peluit panjang dibunyikan.
"Kami mencoba segalanya untuk mendapatkan gol penyeimbang melawan tim Inter yang kuat," ungkap Gasperini.
Ia pun menyadari bahwa menghadapi tim sekelas Inter selalu membawa tantangan tersendiri. "Beberapa kesulitan tidak dapat dihindari," pungkasnya.
Peluang Emas yang Terbuang
Kekalahan ini terasa semakin menyesakkan karena Roma sebenarnya punya peluang emas. Mereka bisa saja meninggalkan para rivalnya jika berhasil menang.
Apalagi di pertandingan lain, rival terdekat mereka, Napoli, juga menelan kekalahan. Napoli harus takluk 0-1 dari Torino beberapa jam sebelumnya.
Namun, kini situasinya menjadi sangat berbeda dan persaingan semakin ketat. Inter berhasil menyamai perolehan 15 poin milik Roma dan Napoli.
Bahkan, posisi mereka masih bisa terancam oleh tim lain. Juventus dan AC Milan berpotensi menyalip jika mereka berhasil meraih kemenangan di laga hari Minggu.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil AS Roma vs Inter Milan: La Beneamata Menang, Puncak Klasemen Serie A Sangat Panas
- Man of the Match AS Roma vs Inter Milan: Yann Sommer
- Hasil Serie A: Jay Idzes Tampil Apik, Sassuolo Curi Poin di Markas Lecce
- Cristiano Ronaldo Pernah Kunyah Rumput karena Kesal pada Maurizio Sarri di Juventus
- Milan vs Fiorentina dan Laga-laga yang bakal Dilewatkan Pulisic Akibat Cedera
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58





