Pjanic Buka-bukaan, Katanya Sarri Tak Percaya pada Pemain Juventus
Gia Yuda Pradana | 24 Oktober 2020 20:47
Bola.net - Miralem Pjanic buka-bukaan tentang Juventus di bawah kepelatihan Maurizio Sarri musim lalu. Menurut pemain yang telah pindah ke Barcelona itu, Sarri tak percaya pada para pemainnya.
Musim lalu, Sarri membawa Juventus meraih Scudetto Serie A. Namun, Juventus kalah di final Coppa Italia, Supercopa Italiana, dan disingkirkan Lyon di babak 16 besar Liga Champions.
Sarri kemudian dipecat. Waktu itu, menurut Presiden Juventus, Andrea Agnelli, tak ada chemistry antara Sarri dengan para pemainnya.
Pjanic lantas mengungkapkan betapa buruknya situasi di Juventus kala itu.
Kecewa Berat

"Yang membuat saya kecewa hingga sekarang adalah bahwa Sarri tidak mempercayai para pemainnya. Itu mengganggu saya," papar Pjanic kepada Tuttosport, seperti dikutip Football Italia.
"Bagaimana dia salah menilai orang tetap menjadi aspek terburuk. Padahal, setiap pemain di ruang ganti selalu, dan akan selalu memberikan segalanya untuk klub dan tim."
"Anda mungkin tak cocok dengan satu atau dua orang, tapi itu tak berpengaruh pada usaha Anda. Setiap pemain ingin menang. Mereka pemain profesional yang ingin mewujudkan target."
"Jika pelatih meragukan itu, berarti memang benar kalau Anda tak punya chemistry seperti yang dibilang Presiden," imbuhnya.
Itu Masalahnya

"Tak ada yang meragukan kualitas Sarri sebagai pelatih," lanjut Pjanic. "Namun, dia punya satu masalah itu."
"Pada akhirnya, kami masih mampu meraih Scudetto, dan itu adalah sesuatu yang tak penah mudah," imbuh Pjanic.
Scudetto musim lalu adalah Scudetto beruntun ke-9 untuk Juventus. Musim ini, bersama pelatih baru Andrea Pirlo, Juventus akan mencoba melanjutkan dominasinya di Italia.
Sumber: Football Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








