Pozzo: Roma Diuntungkan Wasit Karena Tingkah Garcia
Editor Bolanet | 7 Januari 2015 12:26
- Presiden , Giampaolo Pozzo mengungkapkan pendapatnya mengenai kekalahan kontroversial 0-1 yang dialami timnya dari AS Roma semalam (06/01). Bertanding di Friulli, Le Zebrette dipaksa takluk berkat gol meragukan dari Davide Astori.
Dari tayangan ulang, bola sundulan bek tengah Roma tersebut terlihat belum sepenuhnya melewati garis gawang, yang merupakan syarat sah terjadinya sebuah gol menurut peraturan FIFA. Selain itu, pemain Udinese juga mengajukan protes karena tak diberi hadiah penalti setelah gelandang Panagiotis Kone dijegal di kotak terlarang oleh salah satu pemain Roma, Urby Emanuelson.
Pozzo menyebut bahwa kecenderungan wasit untuk menguntungkan Roma memang sudah direncanakan oleh pelatih I Lupi, Rudi Garcia. Pozzo menganggap bahwa sejak awal kedatangannya di Italia, Garcia sudah terlalu sering memposisikan dirinya sebagai korban ketidak adilan, sehingga membuat wasit yang bertugas memimpin laga Roma menjadi terbebani.
Roma semestinya tak perlu bantuan siapapun untuk menang, namun keputusan wasit yang seolah menguntungkan mereka sepertinya sudah direncanakan. Menurut pendapat saya, pelatih Roma selalu berlagak sebagai korban saat berbicara di media, dan akhirnya mendapatkan hasil dengan perlakuan istimewa dari wasit. Sejak awal tiba di Italia dia selalu seperti itu, ungkap Pozzo dalam konferensi pers usai laga.
Selalu ada kendala psikologis tersendiri bagi wasit saat memimpin laga tim besar seperti Roma, apalagi mereka punya pelatih yang bertingkah seperti itu. Sat ini saya berbicara tentang pengaruh perkataan pelatih dan juga media terhadap kepemimpinan seorang wasit. (ifd/mri)
Dari tayangan ulang, bola sundulan bek tengah Roma tersebut terlihat belum sepenuhnya melewati garis gawang, yang merupakan syarat sah terjadinya sebuah gol menurut peraturan FIFA. Selain itu, pemain Udinese juga mengajukan protes karena tak diberi hadiah penalti setelah gelandang Panagiotis Kone dijegal di kotak terlarang oleh salah satu pemain Roma, Urby Emanuelson.
Pozzo menyebut bahwa kecenderungan wasit untuk menguntungkan Roma memang sudah direncanakan oleh pelatih I Lupi, Rudi Garcia. Pozzo menganggap bahwa sejak awal kedatangannya di Italia, Garcia sudah terlalu sering memposisikan dirinya sebagai korban ketidak adilan, sehingga membuat wasit yang bertugas memimpin laga Roma menjadi terbebani.
Roma semestinya tak perlu bantuan siapapun untuk menang, namun keputusan wasit yang seolah menguntungkan mereka sepertinya sudah direncanakan. Menurut pendapat saya, pelatih Roma selalu berlagak sebagai korban saat berbicara di media, dan akhirnya mendapatkan hasil dengan perlakuan istimewa dari wasit. Sejak awal tiba di Italia dia selalu seperti itu, ungkap Pozzo dalam konferensi pers usai laga.
Selalu ada kendala psikologis tersendiri bagi wasit saat memimpin laga tim besar seperti Roma, apalagi mereka punya pelatih yang bertingkah seperti itu. Sat ini saya berbicara tentang pengaruh perkataan pelatih dan juga media terhadap kepemimpinan seorang wasit. (ifd/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48













