Preview: Juve vs Inter Milan, Sengit di Awal Tahun
Editor Bolanet | 5 Januari 2015 19:41
- dan Inter Milan tak bisa bersantai menyambut tahun 2015. Pasalnya, usai jeda natal keduanya dijadwalkan saling bentrok dalam lanjutan Serie A, Rabu (07/1) dini hari di Juventus Stadium.
Di awal tahun 2015 ini Juventus tentu berharap bisa terus meraup poin penuh agar bisa bertahan di puncak klasemen Serie A. Tetapi dengan kekalahan dari Napoli masih membekas, Massilimiano Allegri perlu menemukan cara untuk membangkitkan moral tim agar kembali ke jalur kemenangan.
Mengincar poin penuh, Juve bakal kembali berharap kepada Carlos Tevez. Striker asal Argentina itu sementara masih menjadi yang tertajam di pentas Serie A.
Tetapi jika keran gol Tevez sedang macet, Juve punya opsi lainnya dengan lini tengah yang bisa diandalkan untuk mencetak gol melalui aksi Arturo Vidal yang menjadi topskor kedua Juve setelah Tevez. Produktivitas Juve sudah sepatutnya menjadi kekhawatiran Inter Milan yang sudah kebobolan 23 kali hingga pekan ke-16. Hanya tiga tim di zona degradasi plus Palermo dan Hellas Verona yang kebobolan gol lebih banyak dari Inter Milan musim ini.
Musim ini juga tercatat menjadi start terburuk Inter Milan di millenium baru. Tetapi kedatangan Roberto Mancini perlahan mengembalikan rasa percaya diri Nerazzurri. Terlebih jika mereka mampu merampungkan transfer Lukas Podolski hingga memberinya kesempatan turun menghadapi Juventus.
Berbeda dengan Juventus yang bisa turun dengan kekuatan penuh. Roberto Mancini menemui kendala meracik komposisi terbaik, terutama di lini belakang. Bek sayap kiri asal Jepang, Yuto Nagatomo harus absen melakoni laga internasional bersama Jepang di Piala Asia.
Bek kiri Inter lainnya, Dodo sering tampil tidak konsisten. Karenanya, posisi bek kiri kemungkinan besar akan jatuh ke Danilo D’Ambrosio.
Inter hanya berhasil menang dua kali sejak akhir Oktober dan sekali di sejak kedatangan Mancini di bukan November. Catatan negatif tersebut diharapkan tak lagi berlanjut dengan Rodrigo Palacio sudah mencetak gol pertamanya musim ini dan penampilan meyakinkan Mateo Kovacic sebagai pengatur serangan La Benamata.
Meski berat, namun Inter punya memori manis kala bermain di Juventus Stadium. Pada November 2012, Inter menjadi tim pertama yang mengalahkan Juventus di Turin, padahal sebelumnya Juve melakoni musim 2011-12 tanpa terkalahkan di kandang sendiri.
Juve musim ini juga masih belum terkalahkan di Juventus Stadium. Total Bianconeri tak terkalahkan di 37 laga kandang dimulai pada akhir 2012 silam.
(bola/mac)
Di awal tahun 2015 ini Juventus tentu berharap bisa terus meraup poin penuh agar bisa bertahan di puncak klasemen Serie A. Tetapi dengan kekalahan dari Napoli masih membekas, Massilimiano Allegri perlu menemukan cara untuk membangkitkan moral tim agar kembali ke jalur kemenangan.
Mengincar poin penuh, Juve bakal kembali berharap kepada Carlos Tevez. Striker asal Argentina itu sementara masih menjadi yang tertajam di pentas Serie A.
Tetapi jika keran gol Tevez sedang macet, Juve punya opsi lainnya dengan lini tengah yang bisa diandalkan untuk mencetak gol melalui aksi Arturo Vidal yang menjadi topskor kedua Juve setelah Tevez. Produktivitas Juve sudah sepatutnya menjadi kekhawatiran Inter Milan yang sudah kebobolan 23 kali hingga pekan ke-16. Hanya tiga tim di zona degradasi plus Palermo dan Hellas Verona yang kebobolan gol lebih banyak dari Inter Milan musim ini.
Musim ini juga tercatat menjadi start terburuk Inter Milan di millenium baru. Tetapi kedatangan Roberto Mancini perlahan mengembalikan rasa percaya diri Nerazzurri. Terlebih jika mereka mampu merampungkan transfer Lukas Podolski hingga memberinya kesempatan turun menghadapi Juventus.
Berbeda dengan Juventus yang bisa turun dengan kekuatan penuh. Roberto Mancini menemui kendala meracik komposisi terbaik, terutama di lini belakang. Bek sayap kiri asal Jepang, Yuto Nagatomo harus absen melakoni laga internasional bersama Jepang di Piala Asia.
Bek kiri Inter lainnya, Dodo sering tampil tidak konsisten. Karenanya, posisi bek kiri kemungkinan besar akan jatuh ke Danilo D’Ambrosio.
Inter hanya berhasil menang dua kali sejak akhir Oktober dan sekali di sejak kedatangan Mancini di bukan November. Catatan negatif tersebut diharapkan tak lagi berlanjut dengan Rodrigo Palacio sudah mencetak gol pertamanya musim ini dan penampilan meyakinkan Mateo Kovacic sebagai pengatur serangan La Benamata.
Meski berat, namun Inter punya memori manis kala bermain di Juventus Stadium. Pada November 2012, Inter menjadi tim pertama yang mengalahkan Juventus di Turin, padahal sebelumnya Juve melakoni musim 2011-12 tanpa terkalahkan di kandang sendiri.
Juve musim ini juga masih belum terkalahkan di Juventus Stadium. Total Bianconeri tak terkalahkan di 37 laga kandang dimulai pada akhir 2012 silam.
(bola/mac)
1 dari 6 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Inter Milan (4-3-1-2): Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Juan Jesus, Campagnaro; Hernanes, Medel, Kuzmanovic; Kovacic; Icardi, Palacio.
2 dari 6 halaman
Data dan Fakta Laga

- Juventus dan Inter sudah bertemu sebanyak 162 kali di pentas Serie A dengan Juve memimpin 77 kemenangan sedangkan Inter Milan 45 kali menang.
- Inter paling sering kalah melawan Juventus dibandingkan dengan tim Serie A lainnya.
- Nerazzurri juga sudah kebobolan 235 gol melawan Bianconeri, lebih banyak dibandingkan saat melawan tim Serie A lainnya.
- Kedua tim selalu mencetak gol pada 4 pertemuan terakhir di pentas Serie A (total 13 gol).
- Juventus selalu mencetak gol di tiap 13 laga kandang terakhir menjamu Inter Milan di pentas Serie A.
- Juventus berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 6-1 di bulan Juni 1961, kemenangan tersebut menjadi kemenangan terbaik Bianconeri sepanjang sejarah Serie A.
- Juventus menjadi tim terbanyak di pentas Serie A yang mencetak gol dari luar kotak penalti (10 gol).
- Carlos Tevez mencetak total dua digit gol pada 6 musim terakhirnya di pentas Premier League dan Serie A.
- Mauro Icardi sudah mencetak 4 gol pada 3 penampilannya melawan Juventus di Serie A.
- Mateo Kovacic mencetak dua gol pada dua laga terakhirnya, jumlah gol yang sama yang dicetaknyta pada 59 laga Serie A sebelumnya.
3 dari 6 halaman
Head to Head Kedua Tim

- 03/02/14 Juventus 3 - 1 Inter Milan (Serie A)
- 14/09/13 Inter Milan 1 - 1 Juventus (Serie A)
- 07/08/13 Juventus 1 - 1** Inter Milan (ICC)
- 30/03/13 Inter Milan 1 - 2 Juventus (Serie A)
- 04/11/12 Juventus 1 - 3 Inter Milan (Serie A)
4 dari 6 halaman
Lima Laga Terakhir Kedua Tim

- 06/12/14 Fiorentina 0 - 0 Juventus (Serie A)
- 10/12/14 Juventus 0 - 0 Atletico Madrid (Liga Champions)
- 14/12/14 Juventus 1 - 1 Sampdoria (Serie A)
- 19/12/14 Cagliari 1 - 3 Juventus (Serie A)
- 23/12/14 Juventus 2 - 2** Napoli (SuperCoppa)
Inter Milan (K-S-M-S-K)
- 08/12/14 Inter Milan 1 - 2 Udinese (Serie A)
- 12/12/14 Qarabag 0 - 0 Inter Milan (Liga Europa)
- 16/12/14 Chievo 0 - 2 Inter Milan (Serie A)
- 22/12/14 Inter Milan 2 - 2 Lazio (Serie A)
- 31/12/14 PSG 1 - 0 Inter Milan (Uji Coba)
5 dari 6 halaman
Komparasi Skuat

- Rata-rata umur skuat: 26,9
- Termuda: 17 (F. Romagna)
- Tertua: 37 (M. Storari)
- Pemain di bawah 21 tahun: 6
- Pemain asing: 12
- Pemain non-Eropa: 7
Inter Milan
- Rata-rata umur skuat: 24
- Termuda: 17 (F. Dimarco)
- Tertua: 34 (H. Campagnaro)
- Pemain di bawah 21 tahun: 14
- Pemain asing: 24
- Pemain non-Eropa: 19
6 dari 6 halaman
Prediksi

Inter punya peluang jika Kovacic mampu tampil spektakuler dengan peran barunya sebagai otak serangan La Beneamata. Sedangkan Juve perlu ketajaman Tevez dan kreasi Vidal untuk bisa menuntaskan perlawanan tim lawan. Bola.net memprediksi kemenangan untuk Juventus dengan skor tipis 2-1.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




