Preview: Lazio vs Milan, Teror di Sarang Elang
Editor Bolanet | 23 Januari 2015 17:29
- AC Milan tak pernah menang dalam empat lawatan terakhirnya ke markas di pentas liga. Hasilnya adalah dua kali imbang dan dua kali kalah.
Dengan head-to-head buruk itu, Milan akan menghadapi Le Aquile alias Sang Elang pada giornata 20 Serie A 2014/15, Minggu (25/1). Melihat form terkini masing-masing tim, ada kemungkinan Milan, yang tak pernah menang dalam lima laga tandang terakhirnya (S4 K1), bakal kembali menerima teror di Olimpico dan gagal membawa pulang poin maksimal.
Lazio besutan Stefano Pioli saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara dengan perolehan 31 poin, sedangkan pasukan Filippo Inzaghi beberapa tingkat di bawahnya dengan 26 angka. Di laga terakhirnya, Lazio dan Milan sama-sama menelan kekalahan kandang.
Pada giornata 19, Lazio ditaklukkan Napoli 0-1 dan Milan dipermalukan Atalanta juga dengan skor 0-1. Dalam lima laga terakhirnya di semua ajang, Lazio meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Sementara itu, Milan dua kali menang serta sekali imbang dan menelan dua kekalahan.
Laga ini sendiri merupakan 'pemanasan' sebelum kedua tim saling bertarung di perempat final Coppa Italia yang digelar 27 Januari mendatang.
Menjamu Milan, Lazio bakal kembali mengandalkan Antonio Candreva sebagai salah satu motor utama permainan mereka untuk coba membalas kekalahan 1-3 pada pertemuan sebelumnya di San Siro. Sejauh ini, Candreva sudah mengukir tujuh buah assist dan merupakan top assist sementara Serie A. Dialah pemain yang wajib diwaspadai oleh barisan belakangan Milan.
Rossoneri sendiri kemungkinan akan berharap banyak kepada trisula Alessio Cerci, Jeremy Menez dan Giacomo Bonaventura di barisan depan dalam skema 4-3-3. Di lini tengah, Inzaghi bakal memercayai kapten Riccardo Montolivo untuk mengatur ritme permainan.
Terakhir kali Milan mengalahkan Lazio di Olimpico adalah 8 November 2009 silam. Waktu itu, Milan besutan Leonardo menang 2-1 atas Lazio racikan Davide Ballardini berkat gol-gol Alexandre Pato dan Thiago Silva.
Setelah itu, Milan belum pernah bisa lagi menaklukkan Le Aquile di Olimpico dalam empat kesempatan. Bisakah Rossoneri memutus streak negatif itu pada percobaan kelima? (bola/gia)
Dengan head-to-head buruk itu, Milan akan menghadapi Le Aquile alias Sang Elang pada giornata 20 Serie A 2014/15, Minggu (25/1). Melihat form terkini masing-masing tim, ada kemungkinan Milan, yang tak pernah menang dalam lima laga tandang terakhirnya (S4 K1), bakal kembali menerima teror di Olimpico dan gagal membawa pulang poin maksimal.
Lazio besutan Stefano Pioli saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara dengan perolehan 31 poin, sedangkan pasukan Filippo Inzaghi beberapa tingkat di bawahnya dengan 26 angka. Di laga terakhirnya, Lazio dan Milan sama-sama menelan kekalahan kandang.
Pada giornata 19, Lazio ditaklukkan Napoli 0-1 dan Milan dipermalukan Atalanta juga dengan skor 0-1. Dalam lima laga terakhirnya di semua ajang, Lazio meraih dua kemenangan, dua hasil imbang dan sekali kalah. Sementara itu, Milan dua kali menang serta sekali imbang dan menelan dua kekalahan.
Laga ini sendiri merupakan 'pemanasan' sebelum kedua tim saling bertarung di perempat final Coppa Italia yang digelar 27 Januari mendatang.
Menjamu Milan, Lazio bakal kembali mengandalkan Antonio Candreva sebagai salah satu motor utama permainan mereka untuk coba membalas kekalahan 1-3 pada pertemuan sebelumnya di San Siro. Sejauh ini, Candreva sudah mengukir tujuh buah assist dan merupakan top assist sementara Serie A. Dialah pemain yang wajib diwaspadai oleh barisan belakangan Milan.
Rossoneri sendiri kemungkinan akan berharap banyak kepada trisula Alessio Cerci, Jeremy Menez dan Giacomo Bonaventura di barisan depan dalam skema 4-3-3. Di lini tengah, Inzaghi bakal memercayai kapten Riccardo Montolivo untuk mengatur ritme permainan.
Terakhir kali Milan mengalahkan Lazio di Olimpico adalah 8 November 2009 silam. Waktu itu, Milan besutan Leonardo menang 2-1 atas Lazio racikan Davide Ballardini berkat gol-gol Alexandre Pato dan Thiago Silva.
Setelah itu, Milan belum pernah bisa lagi menaklukkan Le Aquile di Olimpico dalam empat kesempatan. Bisakah Rossoneri memutus streak negatif itu pada percobaan kelima? (bola/gia)
1 dari 6 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Lazio (4-3-3): Marchetti; Basta, Cana, Radu, Cavanda; Parolo, Ledesma, Mauri; Candreva, Djordjevic, Keita.
Milan (4-3-3): Lopez; Abate, Mexes, Alex, Armero; Poli, Montolivo, Muntari; Cerci, Menez, Bonaventura.
2 dari 6 halaman
Data dan Fakta

- Milan gagal menang dalam lima laga tandang terakhirnya di Serie A (S4 K1).
- Milan tak pernah menang dalam empat laga terakhirnya di Serie A (S2 K2).
- Sepanjang sejarah, Milan dan Lazio sudah bermain imbang 56 kali di Serie A.
- Di Serie A, Milan paling sering imbang melawan Lazio dibandingkan melawan tim-tim lainnya.
- Dalam 15 laga terakhir melawan Lazio, Milan hanya dua kali gagal mencetak gol.
- Lazio tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhirnya melawan Milan (M2 S2).
3 dari 6 halaman
Head to Head

- 31-08-2014 Milan 3-1 Lazio (Serie A)
- 24-03-2014 Lazio 1-1 Milan (Serie A)
- 31-10-2013 Milan 1-1 Lazio (Serie A)
- 03-03-2013 Milan 3-0 Lazio (Serie A)
- 21-10-2012 Lazio 3-2 Milan (Serie A)
- 02-02-2012 Lazio 2-0 Milan (Serie A).
4 dari 6 halaman
Lima Laga Terakhir

- 22-12-2014 Inter 2-2 Lazio (Serie A)
- 06-01-2015 Lazio 3-0 Sampdoria (Serie A)
- 11-01-2015 Roma 2-2 Lazio (Serie A)
- 15-01-2015 Torino 1-3 Lazio (Coppa Italia)
- 18-01-2015 Lazio 0-1 Napoli (Serie A).
Milan (M-K-S-M-K)
- 30-12-2014 Milan 4-2 Madrid (friendly)
- 06-01-2015 Milan 1-2 Sassuolo (Serie A)
- 11-01-2015 Torino 1-1 Milan (Serie A)
- 14-01-2015 Milan 2-1 Sassuolo (Coppa Italia)
- 18-01-2015 Milan 0-1 Atalanta (Serie A).
5 dari 6 halaman
Komparasi Skuat

- Rata-rata umur skuat: 26,1
- Termuda: 18 (Guido Guerrieri)
- Tertua: 36 (Miroslav Klose)
- Pemain di bawah 21 tahun: 9
- Pemain asing: 26
- Pemain non-Eropa: 18.
Top scorer Lazio di Serie A 2014/15:
- 7 - Filip Djordjevic
- 7 - Stefano Mauri
- 5 - Felipe Anderson.
Top assist Lazio Palermo di Serie A 2014/15:
- 7 - Antonio Candreva
- 5 - Felipe Anderson
- 4 - Senad Lulic.
MILAN
- Rata-rata umur skuat: 27,2
- Termuda: 16 (Hachim Mastour)
- Tertua: 37 (Christian Abbiati)
- Pemain di bawah 21 tahun: 4
- Pemain asing: 13
- Pemain non-Eropa: 6.
Top scorer Milan di Serie A 2014/15:
- 9 - Jeremy Menez
- 6 - Keisuke Honda
- 3 - Giacomo Bonaventura.
Top assist Milan Palermo di Serie A 2014/15:
- 4 - Ignazio Abate
- 3 - Keisuke Honda
- 3 - Stephan El Shaarawy.
6 dari 6 halaman
Prediksi

Kehilangan Lazio akan sosok Anderson terlihat ketika mereka dikalahkan Napoli di Olimpico pada giornata sebelumnya.
Milan sendiri masih tak bisa diperkuat Keisuke Honda yang sedang membela Jepang di Piala Asia. Namun, kekuatan Milan masih cukup menakutkan dengan keberadaan Jeremy Menez di lini depan.
Meski begitu, lini belakang Milan lah yang lebih mengkhawatirkan. Dalam empat laga terakhir, Milan tak pernah menang dan kebobolan hingga lima gol.
Menghadapi Lazio yang memiliki barisan gelandang produktif dan striker Filip Djordjevic (7 gol sejauh ini), Milan wajib siaga sepanjang laga. Jika tak sanggup meredam inti kekuatan Sang Elang, bisa-bisa mereka kembali pulang dengan hasil mengecewakan.
Prediksi skor akhir: Lazio 3-2 AC Milan.
Klik Juga:
Genoa Bahaya di Udara
Birsa Paling Akrab Dengan Pergantian
Kontradiksi De Sanctis - Mirante
Eksperimen 30 Pemain Roberto Donadoni
Gol Per Menit Terbaik Milik Zapata
Akuratnya Operan Yanga-Mbiwa
Bek-bek Fiorentina Tertajam
Buffon, Kiper Paling 'Santai'
Kilas Balik Kehebatan Trezeguet di Juventus
Mancini, Pakarnya Coppa Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:02
-
Prediksi Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026
Bundesliga 27 Oktober 2026, 13:15
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
