Preview: Milan vs Chievo, Adu Beruntung
Editor Bolanet | 28 Maret 2014 14:09
- Dua pelatih berbeda akan saling adu keberuntungan ketika AC Milan menjamu di San Siro (30/03). Clarence Seedorf dan Eugenio Corini sudah mengalami jalur nasib yang sama sejauh ini.
Corini ditunjuk menjadi pelatih Chievo menggantikan Giuseppe Sannino di bulan November. Di tiga laga usai penunjukannya tersebut, tim mampu menang secara beruntun di Serie A tanpa sekalipun kemasukan gol.
Sialnya, di sembilan laga berikutnya, The Flying Donkeys justru kembali mengalami penurunan. Menelan tiga kali hasil imbang dan enam kali kekalahan. Meski pada akhirnya mampu sedikit stabil usai mencatatkan tiga kemenangan di enam laga terakhir di Serie A.
Hal yang kurang lebih sama terjadi ketika Clarence Seedorf mengambil alih posisi Massimiliano Allegri di bulan Januari lalu. Di enam laga perdananya, sang allenatore minim pengalaman mencatatkan empat kemenangan. Namun kemudian, San Siro kembali dibuat lesu karena Rossoneri hanya bisa mengantongi satu poin dari empat laga terakhir.
Namun demikian, spirit kebangkitan kini kembali menyala di dalam dada dkk. Pasalnya, mereka baru saja menang dengan skor 2-0 melawan Fiorentina tengah pekan ini. Gol dari Philippe Mexes dan Mario Balotelli membuat Rossoneri sukses mempertahankan rekor bagus mereka kala bermain di Artemio Franchi.
Sayangnya, tambahan tiga angka tetap membuat tim berada di peringkat 12 klasemen sementara, terpaut 9 angka dari jatah terakhir untuk bermain di Liga Europa musim depan.
Di sisi lain, Chievo saat ini tengah berjuang untuk lolos dari ancaman bermain di Serie B musim depan. Tim hanya unggul tiga angka dari tiga tim terbawah. Tapi untuk bisa meraih kemenangan, mereka harus memecahkan rekor yang sudah bertahan semenjak Desember 2005.
Itulah saat terakhir Chievo mampu menang 2-1 atas Milan. Semenjak saat itu Rossoblu tak pernah meraup tiga angka ketika bertemu pasukan Diavollo Rosso di 14 kali pertemuan.
Untungya, sama seperti klub asuhan Seedorf, Corini dan anak buahnya juga sedang berada di dalam spirit yang tinggi. Dua gol dari Alberto Paloschi dan satu dari Luca Rigoni membuat mereka menang 3-0 atas Bologna.
Corini ditunjuk menjadi pelatih Chievo menggantikan Giuseppe Sannino di bulan November. Di tiga laga usai penunjukannya tersebut, tim mampu menang secara beruntun di Serie A tanpa sekalipun kemasukan gol.
Sialnya, di sembilan laga berikutnya, The Flying Donkeys justru kembali mengalami penurunan. Menelan tiga kali hasil imbang dan enam kali kekalahan. Meski pada akhirnya mampu sedikit stabil usai mencatatkan tiga kemenangan di enam laga terakhir di Serie A.
Hal yang kurang lebih sama terjadi ketika Clarence Seedorf mengambil alih posisi Massimiliano Allegri di bulan Januari lalu. Di enam laga perdananya, sang allenatore minim pengalaman mencatatkan empat kemenangan. Namun kemudian, San Siro kembali dibuat lesu karena Rossoneri hanya bisa mengantongi satu poin dari empat laga terakhir.
Namun demikian, spirit kebangkitan kini kembali menyala di dalam dada dkk. Pasalnya, mereka baru saja menang dengan skor 2-0 melawan Fiorentina tengah pekan ini. Gol dari Philippe Mexes dan Mario Balotelli membuat Rossoneri sukses mempertahankan rekor bagus mereka kala bermain di Artemio Franchi.
Sayangnya, tambahan tiga angka tetap membuat tim berada di peringkat 12 klasemen sementara, terpaut 9 angka dari jatah terakhir untuk bermain di Liga Europa musim depan.
Di sisi lain, Chievo saat ini tengah berjuang untuk lolos dari ancaman bermain di Serie B musim depan. Tim hanya unggul tiga angka dari tiga tim terbawah. Tapi untuk bisa meraih kemenangan, mereka harus memecahkan rekor yang sudah bertahan semenjak Desember 2005.
Itulah saat terakhir Chievo mampu menang 2-1 atas Milan. Semenjak saat itu Rossoblu tak pernah meraup tiga angka ketika bertemu pasukan Diavollo Rosso di 14 kali pertemuan.
Untungya, sama seperti klub asuhan Seedorf, Corini dan anak buahnya juga sedang berada di dalam spirit yang tinggi. Dua gol dari Alberto Paloschi dan satu dari Luca Rigoni membuat mereka menang 3-0 atas Bologna.
(bola/rer)
1 dari 6 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Chievo: Agazzi; Sardo, Cesar, Dainelli, Rubin; Bentivoglio, Guarente, Radovanovic; Hetemaj; Paloschi, Obinna
2 dari 6 halaman
Data dan Fakta

- Milan mencetak setidaknya tiga gol di tiga laga kandang terakhir melawan Chievo di semua level kompetisi
- Chievo kalah di empat laga away terakhir mereka di Serie A
- Chevo selalu berada dalam posisi kalah di tiga laga away terakhir mereka di Serie A
- Milan selalu ada dalam kondisi unggul di tiga laga kandang terakhir mereka melawan Chievo di semua level kompetisi
3 dari 6 halaman
Head to Head

10-11-2013 Chievo 0 : 0 AC Milan
30-03-2013 Chievo 0 : 1 AC Milan
03-11-2012 AC Milan 5 : 1 Chievo
10-04-2012 Chievo 0 : 1 AC Milan
27-11-2011 AC Milan 4 : 0 Chievo
4 dari 6 halaman
Lima Laga Terakhir

08-03-2014 Udinese 1 : 0 AC Milan
11-03-2014 Atletico Madrid 4 : 1 AC Milan
16-03-2014 AC Milan 2 : 4 Parma
23-03-2014 Lazio 1 : 1 AC Milan
26-03-2014 Fiorentina 0 : 2 AC Milan
Chievo:
02-03-2014 Atalanta 2 : 1 Chievo
09-03-2014 Chievo 2 : 1 Genoa
16-03-2014 Fiorentina 3 : 1 Chievo
22-03-2014 Chievo 0 : 2 Roma
26-03-2014 Chievo 3 : 0 Bologna
5 dari 6 halaman
Komparasi Skuat

Rata-rata umur skuat: 25,3
Termuda: 17 (D. Di Molfetta)
Tertua: 36 (C. Abbiati)
Pemain di bawah 21 tahun: 13
Pemain asing: 17
Pemain non-Eropa: 11
Chievo:
Rata-rata umur skuat: 26,1
Termuda: 17 (M. Troiani)
Tertua: 39 (L. Squizzi)
Pemain di bawah 21 tahun: 9
Pemain asing: 17
Pemain non-Eropa: 10
6 dari 6 halaman
Prediksi

Andai mampu mengusung spirit Artemio Franchi di pertarungan menghadapi Chievo, maka anak buah Clarence Seedorf tak akan kesulitan mengalahkan lawannya. Tapi inkonsistensi sudah menjadi masalah terbesar Milan kala mengarungi kompetisi domestik selama ini.
Tuan rumah juga harus mewaspadai kekuatan serang Chievo yang dimotori Alberto Paloschi. Eks penggawa Rosoneri ini membukukan dua gol ketika mereka menang atas Bologna 3-0 (27/03).
Bolanet memprediksi laga ini akan berakhir dengan kedudukan imbang 1-1. Bagaimana menurut kalian Bolaneters?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









