Profil Igor Tudor: Kembalinya Sang Mantan ke Juventus
Dimas Ardi Prasetya | 24 Maret 2025 20:51
Bola.net - Setelah serangkaian hasil buruk, Juventus mengambil langkah tegas dengan memecat Thiago Motta dari posisi pelatih kepala pada hari Minggu (23/03/2025).
Sebagai pengganti, klub menunjuk Igor Tudor. Ia adalah mantan pemain yang pernah berjaya bersama Bianconeri di pentas Serie A.
Tudor bukanlah sosok asing bagi publik Turin. Sebagai pemain, ia dikenal sebagai bek tangguh yang memperkuat Juventus pada era 2000-an.
Ia membela Juventus dari tahun 1998 sampai 2007. Kini, Tudor diharapkan mampu mengembalikan kejayaan klub di kancah sepak bola Italia.
Perjalanan Karier Igor Tudor

Lahir di Split, Kroasia, pada 16 April 1978, Igor Tudor memulai karier profesionalnya bersama Hajduk Split. Penampilannya yang impresif menarik perhatian Juventus.
Pada tahun 1998, Bianconeri akhirnya merekrutnya dengan biaya 3.7 juta euro. Selama di Turin, Tudor meraih beberapa gelar dan dikenal karena fleksibilitasnya bermain di lini belakang maupun sebagai gelandang bertahan.
Setelah pensiun sebagai pemain, Tudor beralih ke dunia kepelatihan. Ia memulai sebagai asisten pelatih di Hajduk Split sebelum akhirnya dipercaya menangani tim utama. Pengalaman melatihnya meluas ke beberapa klub, termasuk Galatasaray di Turki, Udinese, Hellas Verona, dan Lazio di Serie A, serta Marseille di Ligue 1 Prancis.
Misi Berat Menanti di Juventus

Juventus saat ini berada di posisi kelima klasemen Serie A. Mereka tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Dua kekalahan beruntun dari Atalanta (0-4) dan Fiorentina (0-3) menjadi salah satu alasan pemecatan Thiago Motta. Padahal Motta baru direkrut pada awal musim 2024/2025 ini.
Tudor diharapkan dapat membawa perubahan positif dan mengembalikan Juventus ke jalur kemenangan. Tantangan utamanya adalah mengamankan tiket Liga Champions musim depan dan memperbaiki performa tim yang sedang menurun.
Gaya Kepelatihan dan Harapan Baru

Dikenal mengagumi filosofi permainan Gian Piero Gasperini, Igor Tudor cenderung menerapkan formasi 3-4-2-1, yang solid bertahan.
Akan tetapi formasi ini juga kuat saat menyerang. Pendekatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi skuad Juventus saat ini.
Dengan kontrak hingga akhir musim dan opsi perpanjangan jika berhasil membawa Juventus lolos ke Liga Champions, Tudor memiliki kesempatan emas untuk membuktikan kapasitasnya. Para pendukung Bianconeri tentu berharap kembalinya sang legenda dapat membawa era baru yang penuh kesuksesan bagi klub kesayangan mereka.
Perjalanan Karier Igor Tudor
Karier Klub
- 1995-1998 Hajduk Split
- 1996 Trogir (pinjaman)
- 1998-2007 Juventus
- 2005-2006 Siena (pinjaman)
- 2007-2008 Hajduk Split
Karier Internasional
- 1994 Kroasia U-16
- 1993 Kroasia U-17
- 1994-1995 Kroasia U-18
- 1995 Kroasia U-19
- 1994-2000 Kroasia U-21
- 2001 Kroasia B
- 1997-2006 Kroasia
Karier Manajerial
- 2013-2015 Hajduk Split
- 2015-2016 PAOK
- 2016-2017 Karabukspor
- 2017 Galatasaray
- 2018 Udinese
- 2019 Udinese
- 2020 Hajduk Split
- 2020-2021 Juventus (asisten)
- 2021-2022 Hellas Verona
- 2022-2023 Marseille
- 2024 Lazio
- 2025 Juventus
Profil Igor Tudor

Nama Lengkap: Igor Tudor
Tanggal Lahir: 16 April 2978 (46 tahun)
Tempat Lahir: Split, SR Kroasia, Yugoslavia
Tinggi Badang: 1.97 meter
Posisi: Bek Tengah
Tim Saat Ini: Juventus
Klasemen Liga Italia
Baca Juga:
Gaji Igor Tudor di Juventus Terungkap
Olengnya Dua Kapal Besar: AC Milan, Juventus, dan Sejarah Kelam yang Terulang
Rekor Buruk Thiago Motta Jadi Faktor Utama Pemecatan
Kontrak Igor Tudor di Juventus Masih Penuh Misteri
Igor Tudor di Juventus: Dari Pemain Cadangan hingga Perselisihan dengan Pirlo
Palu Sudah Diketuk, Juventus Sahkan Pengangkatan Igor Tudor Usai Pecat Motta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Napoli: Dua Gol Spektakuler Bawa Juve Menang 2-0
Liga Italia 2 November 2026, 05:16
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Villarreal vs PSG di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:50
-
Tempat Menonton Barcelona vs Aston Villa di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Man Utd vs Roma di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 00:10
-
Tempat Menonton Feyenoord vs Inter Milan di Liga Champions, 4 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 23:30
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Carlos Baleba Yakin Manchester United Bisa Bangkit dari Periode Sulit
Liga Champions 3 November 2026, 21:56
-
Lamine Yamal Berpeluang Lewati Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:50
-
Live Streaming Man Utd vs Roma: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:27
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Live Streaming Villarreal vs PSG: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:21
-
Live Streaming Atletico Madrid vs Bayern: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:18
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Lille: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



