Ranieri: Saya Tidak Akan Mundur!
Editor Bolanet | 27 Februari 2012 11:28
- Meski terus saja menuai hasil buruk di beberapa pertandingan terakhir, namun Claudio Ranieri menegaskan dirinya tidak akan mundur dari kursi pelatih Inter Milan.
Sebiji gol dari Ezequiel Lavezzi di babak kedua sudah cukup membawa meraih kemenangan tipis 1-0 dari Inter. Ini merupakan kekalahan ke-5 beruntun yang diterima Nerazzurri. Ranieri memang belum mengetahui reaksi Presiden Massimo Moratti namun dirinya menegaskan tidak akan mundur.
Saya tidak tahu (reaksi Presiden), saya tidak bisa mewakili Presiden menjawabnya. Tetapi saya tidak akan mundur karena saya percaya kepada tim ini, ucap Ranieri kepada Sky Sport Italia, usai laga.
Pelatih berusia 60 tahun ini lantas berkilah jika Inter sudah semakin dekat dengan kemenangan sekalipun di pertandingan terakhir mereka harus mengakui keunggulan Partenopei. Ranieri juga tetap optimis dengan peluang La Beneamata di bulan Maret mendatang.
Kami memang kalah, tetapi di waktu bersamaan kami juga mempunyai kekuatan dan energi untuk bisa kembali menang, ucapnya.
Tim ini sedang menderita. Kami mengerti jika Napoli akan memberikan perlawanan sengit, terutama setelah kemenangan mereka di Liga Champions. Kami juga ingin menang, tapi sayangnya kami tidak berhasil.
Kami menjalani jalan terjal, tetapi bulan Februari kini sudah usai dan kami berharap segera keluar dari periode buruk ini, pungkasnya.
Meski kalah, Inter masih bertahan di peringkat ke-7, tetapi jarak poin mereka dari Udinese di peringkat terakhir zona Liga Champions melebar menjadi 9 poin. (gl/mac)
Sebiji gol dari Ezequiel Lavezzi di babak kedua sudah cukup membawa meraih kemenangan tipis 1-0 dari Inter. Ini merupakan kekalahan ke-5 beruntun yang diterima Nerazzurri. Ranieri memang belum mengetahui reaksi Presiden Massimo Moratti namun dirinya menegaskan tidak akan mundur.
Saya tidak tahu (reaksi Presiden), saya tidak bisa mewakili Presiden menjawabnya. Tetapi saya tidak akan mundur karena saya percaya kepada tim ini, ucap Ranieri kepada Sky Sport Italia, usai laga.
Pelatih berusia 60 tahun ini lantas berkilah jika Inter sudah semakin dekat dengan kemenangan sekalipun di pertandingan terakhir mereka harus mengakui keunggulan Partenopei. Ranieri juga tetap optimis dengan peluang La Beneamata di bulan Maret mendatang.
Kami memang kalah, tetapi di waktu bersamaan kami juga mempunyai kekuatan dan energi untuk bisa kembali menang, ucapnya.
Tim ini sedang menderita. Kami mengerti jika Napoli akan memberikan perlawanan sengit, terutama setelah kemenangan mereka di Liga Champions. Kami juga ingin menang, tapi sayangnya kami tidak berhasil.
Kami menjalani jalan terjal, tetapi bulan Februari kini sudah usai dan kami berharap segera keluar dari periode buruk ini, pungkasnya.
Meski kalah, Inter masih bertahan di peringkat ke-7, tetapi jarak poin mereka dari Udinese di peringkat terakhir zona Liga Champions melebar menjadi 9 poin. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Menyambut Penampilan ke-100 Kylian Mbappe Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 22 Juni 2026, 12:08
-
Mohamed Salah Menghapus Luka 2018 dengan Kemenangan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:59
-
Ketika Mohamed Salah Menggila di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:49
-
Man of the Match Selandia Baru vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 22 Juni 2026, 11:22
-
Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 10:15
-
Bukti Nyata Ketangguhan Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:56
-
2 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 09:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







