
Bola.net - Iran menjadi salah satu cerita menarik di Grup G Piala Dunia 2026. Meski belum meraih kemenangan, mereka mampu menjaga rekor tak terkalahkan dalam dua laga awal.
Tim asuhan Amir Ghalenoei bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka. Mereka kemudian kembali mencatat hasil positif dengan menahan Belgia 0-0.
Hasil tersebut menunjukkan Iran mampu bersaing di level tertinggi meski menghadapi berbagai kendala. Situasi non-teknis sebelum turnamen membuat pencapaian ini terasa lebih signifikan.
Kondisi tersebut membuat awal perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 mendapat sorotan. Banyak pihak menilai mereka tampil lebih solid dari yang diperkirakan.
Awal Tak Terkalahkan Iran di Tengah Situasi Sulit

Iran memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang melawan Selandia Baru. Laga tersebut berakhir 2-2 dalam pertandingan yang berjalan cukup terbuka.
Pada laga kedua, Iran kembali menunjukkan disiplin tinggi saat menghadapi Belgia. Meski bermain dengan 10 pemain lawan, mereka tetap mampu mengamankan satu poin.
Konsistensi ini menjadi modal penting bagi Iran di Grup G. Dua hasil imbang membuat mereka tetap berada dalam persaingan menuju fase gugur.
Pelatih Amir Ghalenoei menilai hasil tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi tim yang tidak ideal. Ia menyebut persiapan Iran jauh dari kata normal.
Namun di atas lapangan, Iran mampu menunjukkan organisasi permainan yang solid. Disiplin bertahan menjadi kunci utama mereka dalam dua pertandingan awal.
Ghalenoei Soroti Kondisi Non-Teknis Tim Iran

Amir Ghalenoei menegaskan bahwa pencapaian Iran tidak lepas dari tantangan besar sebelum turnamen. Ia menyebut kondisi tim sangat jauh dari ideal.
"Saya ingin kembali ke enam bulan yang lalu. Kami berada dalam kondisi perang selama enam bulan; liga kami tidak beroperasi," buka Ghalenoei.
Ia juga menyoroti minimnya uji coba internasional yang didapat timnya. Banyak lawan membatalkan pertandingan persahabatan melawan Iran.
"Banyak tim membatalkan pertandingan yang akan mereka mainkan melawan kami. Kami datang ke Piala Dunia dalam kondisi terburuk yang mungkin terjadi," sambung pelatih 62 tahun.
Selain itu, Iran juga menghadapi kendala logistik selama turnamen. Mereka harus melakukan perjalanan ketat sesuai aturan visa yang membatasi waktu persiapan.
Peluang Iran Lolos Masih Terbuka di Grup G

Meski belum menang, Iran masih memiliki peluang besar untuk melangkah ke fase gugur. Dua poin dari dua laga membuat mereka tetap kompetitif di klasemen.
Laga terakhir melawan Mesir akan menjadi penentu nasib Iran di Grup G. Hasil pertandingan tersebut akan sangat krusial bagi peluang mereka.
Ghalenoei menegaskan bahwa timnya masih memiliki kesempatan untuk menang. Ia menilai performa melawan Belgia menjadi bukti bahwa Iran bisa bersaing.
"Kami memiliki kesempatan untuk menang tetapi saya pikir ini adalah pencapaian yang luar biasa," tegas Ghalenoei.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- 2 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
- Catatan Menarik Uruguay vs Cape Verde: Debutan Piala Dunia Ini Belum Terkalahkan
- Portugal Tak Punya Kewajiban Selalu Manjakan dan Mengumpan Cristiano Ronaldo
- Catatan Menarik Belgia vs Iran: Setan Merah Kembali Seret Gol di Piala Dunia
- Pelatih Iran Sebut Timnya Tampil Indah vs Belgia Meski Hadapi Situasi Terburuk di Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 10:15Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 09:56Bukti Nyata Ketangguhan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 09:462 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 10:15Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 09:56Bukti Nyata Ketangguhan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 09:462 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 22 Juni 2026 10:15Lamine Yamal Samai Rekor Pele di Piala Dunia 2026
-
piala dunia 22 Juni 2026 09:462 Laga, 2 Hasil Imbang: Ada Apa dengan Belgia?
SOROT
-
Liputan6 22 Juni 2026 10:34Bus Transjakarta Tabrak Separator di Cikoko, Lalu Lintas Macet
-
Liputan6 22 Juni 2026 10:09HUT ke-499 Jakarta, KPID DKI Ingatkan Bahaya Disinformasi Digital
-
Liputan6 22 Juni 2026 09:34HUT ke-499 Jakarta, Pramono: Jangan Pernah Kehilangan Optimisme
-
Liputan6 22 Juni 2026 09:21Cerita Lengkap Pasien Meninggal karena Ambulans Terjebak Konvoi Pesilat
-
Liputan6 22 Juni 2026 08:52Roy Suryo Kepalkan Tangan Saat Dibawa ke Polda Metro
-
Liputan6 22 Juni 2026 08:25Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba Rp 97 Miliar, 4 WNA Ditangkap
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264209/original/030681500_1782099292-727267402_17973238146101687_8717514231976356191_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264184/original/044577600_1782097873-148737.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264140/original/056562800_1782095686-148744.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5387645/original/081425400_1761087072-Mobil_ambulans.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264116/original/061469400_1782093167-InShot_20260622_072802446.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264100/original/084587400_1782091519-IMG-20260622-WA0008.jpg)

