Rasmus Hojlund Bangkit di Napoli, Antonio Conte Temukan Cara Maksimalkan Bakatnya
Aga Deta | 16 Oktober 2025 22:37
Bola.net - Rasmus Hojlund kini kembali menemukan sentuhannya di Serie A. Striker muda asal Denmark itu menikmati awal yang impresif bersama Napoli.
Sebelumnya, ia tak pernah disiapkan untuk hengkang dari Manchester United. Namun situasi berubah cepat menjelang akhir bursa transfer musim panas.
Hojlund sempat menjadi andalan dalam laga pramusim dan bahkan mencetak gol ke gawang Bournemouth. Tapi setelah kedatangan Benjamin Sesko seharga 74 juta pounds, posisinya langsung terancam.
Akhirnya, Hojlund bergabung dengan Napoli asuhan Antonio Conte dengan status pinjaman disertai opsi beli sekitar 40 juta pounds (sekitar Rp844 miliar). Langkah itu kini tampak sebagai keputusan tepat.
Perjuangan di Manchester United

Selama di Old Trafford, Hojlund kerap digunakan sebagai target man. Dengan tinggi badan 191 cm, ia sering diminta menahan bola dan membuka ruang untuk pemain lain.
Namun, gaya permainan itu tak sesuai dengan karakter aslinya. Eks pemain Atalanta ini lebih efektif saat berlari di ruang terbuka dan menekan bek lawan.
Statistik menunjukkan masalah yang dihadapi Hojlund bukan hanya soal kemampuan, melainkan sistem tim. Ia hanya memiliki expected goals (xG) 5,24 di Premier League musim lalu.
Pelatih Ruben Amorim bahkan mengakui bahwa masalah utama ada pada tim, bukan individu. “Kami kurang ancaman di depan. Ini bukan hanya tentang Rasmus,” ujar Amorim kala itu.
Conte dan Kebangkitan Hojlund di Napoli

Di bawah Antonio Conte, Hojlund kini bermain sesuai kekuatannya. Ia ditempatkan untuk memanfaatkan ruang di antara bek tengah dan bek kanan lawan.
Conte menerapkan sistem yang lebih langsung dan cepat. Umpan vertikal dari lini tengah menjadi senjata utama Napoli musim ini.
Kedatangan Kevin De Bruyne menjadi faktor besar di balik performa Hojlund. Gelandang Belgia itu telah menyumbangkan dua assist dari empat gol Hojlund sejauh ini.
Contoh terbaiknya terlihat dalam kemenangan 2-0 Napoli atas Sporting di Liga Champions. Kombinasi cepat antara De Bruyne dan Zambo Anguissa membuka ruang bagi Hojlund yang akhirnya mencetak gol dengan tenang.
Harapan Baru untuk Masa Depan

Kebangkitan Hojlund di Napoli menjadi bukti bahwa ia hanya butuh sistem yang tepat untuk berkembang. Conte telah memberinya kepercayaan penuh di lini depan.
Sementara itu, Manchester United mungkin akan menyesali keputusan mereka melepas sang striker muda. Mereka kini bergantung pada Sesko yang memiliki profil serupa.
Hojlund sendiri baru berusia 22 tahun dan masih memiliki waktu panjang untuk mencapai puncak kariernya. Jika terus berkembang di bawah Conte, Napoli bisa saja mempermanenkannya secara penuh.
Dengan dukungan pemain kelas dunia seperti De Bruyne dan bimbingan Conte, kebangkitan Hojlund tampak baru saja dimulai. Ia kini siap menulis babak baru yang lebih gemilang di Italia.
Sumber: Fotmob
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











