Review: Bikin Malu Milan, Udinese Melenggang ke Semifinal
Editor Bolanet | 23 Januari 2014 04:59
- AC Milan harus menuai malu di kandang sendiri setelah dipecundangi tamunya, dengan skor 1-2 di ajang Coppa Italia dini hari tadi (23/1).
Milan mencuri gol terlebih dulu di awal babak pertama melalui Mario Balotelli. Namun Luis Muriel membalas dan membuat kedudukan menjadi sama kuat berkat eksekusi penaltinya. Dan Udinese memastikan kemenangan dari gol yang dilesakkan Nicolas Lopez di menit ke 78.
Hasrat Milan untuk menorehkan hasil sempurna di Coppa Italia tampaknya berjalan mulus di awal babak pertama. Tak perlu waktu lama bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Tepat di menit ke tujuh, Balotelli sukses membawa timnya unggul atas Udinese.
Tertinggal satu gol, Udinese berusaha membalas. Mereka membangun serangan dan membongkar pertahanan Milan. Sayang, gol yang mereka tunggu-tunggu tak kunjung tercipta.
Dan akhirnya kerja keras tim tamu membuahkan hasil. Lima menit sebelum turun minum, Silvan Widmer dijatuhkan Urby Emanuelson di petak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.
Muriel yang ditugaskan menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Ia sukses memperdayai Christian Abbiati dan membuat skor sama kuat 1-1.
Berada di atas angin setelah berhasil menyamakan kedudukan, Zebrette terus menyerang Rossoneri. Namun hingga babak pertama berakhir, skor imbang tak berubah.
Di babak kedua, Milan bermain lebih sabar dalam melakukan tekanan. Mereka membangun serangan dari area pertahanan dan terus berusaha merangsek ke kotak penalti Udinese. Sayang usaha mereka masih belum menemui titik cerah.
Sebaliknya bagi Udinese, masih memiliki peluang untuk kembali mencuri gol, mereka tak henti-hentinya memberikan perlawanan kepada tuan rumah.
Namun kendati bermain sama-sama menyerang, hingga laga memasuki menit ke 75, kedua tim belum bisa melepas kebuntuan. Kedudukan 1-1 masih terus bertahan.
Dan akhirnya bencana dialami Milan saat pertandingan memasuki menit ke 78. Lopez yang baru masuk menggantikan Muriel langsung sukses membobol gawang Abbiati. Gol Lopez tersebut membuat timnya berbalik unggul atas tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Milan panik dan bermain keluar menyerang guna menyamakan kedudukan. Namun kali ini dewi fortuna masih jauh dari mereka. Hingga laga memasuki injury time, mereka tak mampu menciptakan gol. Dan sampai peluit panjang dibunyikan, tak ada gol lagi tercipta. Udinese pun keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak semifinal Coppa Italia.
Starting line-up kedua tim:
AC MILAN: Abbiati; De Sciglio, Zapata (Mexes 36'), Rami, Emanuelson (Abate 87'); De Jong, Nocerino (Honda 82'); Birsa, Kaka, Robinho; Balotelli.
UDINESE: Brkic; Danilo, Heurtaux, Domizzi; Gabriel Silva, Widmer, Allan, Badu, Lazzari (Pinzi 93'); Bruno Fernandes (Pereyra 69'); Muriel (Lopez 75'). (bola/gag)
Milan mencuri gol terlebih dulu di awal babak pertama melalui Mario Balotelli. Namun Luis Muriel membalas dan membuat kedudukan menjadi sama kuat berkat eksekusi penaltinya. Dan Udinese memastikan kemenangan dari gol yang dilesakkan Nicolas Lopez di menit ke 78.
Hasrat Milan untuk menorehkan hasil sempurna di Coppa Italia tampaknya berjalan mulus di awal babak pertama. Tak perlu waktu lama bagi tuan rumah untuk membuka keunggulan. Tepat di menit ke tujuh, Balotelli sukses membawa timnya unggul atas Udinese.
Tertinggal satu gol, Udinese berusaha membalas. Mereka membangun serangan dan membongkar pertahanan Milan. Sayang, gol yang mereka tunggu-tunggu tak kunjung tercipta.
Dan akhirnya kerja keras tim tamu membuahkan hasil. Lima menit sebelum turun minum, Silvan Widmer dijatuhkan Urby Emanuelson di petak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.
Muriel yang ditugaskan menjadi algojo tak menyia-nyiakan peluang tersebut. Ia sukses memperdayai Christian Abbiati dan membuat skor sama kuat 1-1.
Berada di atas angin setelah berhasil menyamakan kedudukan, Zebrette terus menyerang Rossoneri. Namun hingga babak pertama berakhir, skor imbang tak berubah.
Di babak kedua, Milan bermain lebih sabar dalam melakukan tekanan. Mereka membangun serangan dari area pertahanan dan terus berusaha merangsek ke kotak penalti Udinese. Sayang usaha mereka masih belum menemui titik cerah.
Sebaliknya bagi Udinese, masih memiliki peluang untuk kembali mencuri gol, mereka tak henti-hentinya memberikan perlawanan kepada tuan rumah.
Namun kendati bermain sama-sama menyerang, hingga laga memasuki menit ke 75, kedua tim belum bisa melepas kebuntuan. Kedudukan 1-1 masih terus bertahan.
Dan akhirnya bencana dialami Milan saat pertandingan memasuki menit ke 78. Lopez yang baru masuk menggantikan Muriel langsung sukses membobol gawang Abbiati. Gol Lopez tersebut membuat timnya berbalik unggul atas tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Milan panik dan bermain keluar menyerang guna menyamakan kedudukan. Namun kali ini dewi fortuna masih jauh dari mereka. Hingga laga memasuki injury time, mereka tak mampu menciptakan gol. Dan sampai peluit panjang dibunyikan, tak ada gol lagi tercipta. Udinese pun keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak semifinal Coppa Italia.
Starting line-up kedua tim:
AC MILAN: Abbiati; De Sciglio, Zapata (Mexes 36'), Rami, Emanuelson (Abate 87'); De Jong, Nocerino (Honda 82'); Birsa, Kaka, Robinho; Balotelli.
UDINESE: Brkic; Danilo, Heurtaux, Domizzi; Gabriel Silva, Widmer, Allan, Badu, Lazzari (Pinzi 93'); Bruno Fernandes (Pereyra 69'); Muriel (Lopez 75'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















