Review: Brace Gervinho Beri Kemenangan Roma Atas Napoli
Editor Bolanet | 6 Februari 2014 04:44
- AS Roma sukses mengalahkan tamunya, Napoli di leg pertama semifinal Coppa Italia. Tampil di depan publik sendiri, Giallorossi menang tipis dengan skor 3-2 (6/2).
Gol kemenangan Il Lupi dipersembahkan oleh Gervinho (13', 88'). Kevin Strootman turut menyumbangkan gol di menit ke (32'). Di babak kedua own goal Morgan De Sanctis dan gol dari Dries Mertens membuat Napoli memperkecil kekalahan.
Demi ambisi mengakhiri musim dengan gelar juara, Roma bermain menekan sejak laga baru dimulai. Di depan ribuan suporternya, Giallorossi tampil penuh percaya diri.
Benar saja, usaha tersebut tak perlu waktu lama untuk menuai hasil. Pertandingan baru berjalan 13 menit, Gervinho sukses membawa timnya unggul terlebih dahulu.
Mendapatkan umpan matang dari Fransesco Totti, mantan pemain tersebut sukses menceploskan bola ke gawang Napoli yang dikawal Pepe Reina.
Tertinggal satu gol, Napoli berusaha keras membalas. Mereka mendapatkan peluang matang melalui Higuain. Sayang, usahanya tak mampu menyamakan kedudukan.
Di menit ke 32, Roma kembali mendapatkan angin segar. Kali ini mereka berhasil menambah keunggulan atas tamunya. Adalah Strootman yang menjadi lakon di gol kedua ini dengan gol indahnya. Tendangan jarak jauhnya tak mampu dibendung Reina dan meluncur deras menggetarkan jala Napoli. Kedudukan 2-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, giliran Napoli yang menekan pertahanan Roma. Tampaknya mereka diinstruksikan untuk menggebrak setelah turun minum.
Hasilnya, Gonzalo Higuain akhirnya berperan memperkecil ketertinggalan setelah babak kedua berjalan dua menit. Mendapatkan umpan dari Lorenzo Insigne, pemain tersebut berhasil membuat De Sanctis melakukan own goal.
Kedudukan 2-1 membuat semangat Napoli kembali bangkit. Pasalnya, mereka masih memiliki waktu untuk menyamakan ketertinggalan dan berpeluang juga membalikkan keadaan. Tak salah lagi, usaha Partenopei menemui titik terang. Pemain pengganti Mertens sukses membuat kedudukan sama imbang berkat gol yang dicetaknya di menit ke 70.
Tak mau kesempatan tampil di final gagal, Roma berusaha kembali unggul atas Napoli. Tekanan yang mereka lakukan kembali meningkat di menit-menit akhir babak kedua. Beruntung bagi tuan rumah memiliki Gervinho. Waktu normal menyisakan dua menit, pemain asal Pantai Gading tersebut kembali mencetak gol keduanya sekaligus membawa timnya kembali unggul.
Dengan kedudukan 3-2, Napoli harus tampil lebih menekan jika tak mau kalah. Namun hasil berkata lain, hingga pertandingan berakhir, kedudukan tak berubah. Roma pun mengakhiri laga dengan kemenangan.
Starting line-up kedua tim:
ROMA (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Torosidis; Nainggolan (Pjanic 60'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 72'), Totti (Destro 65'), Gervinho.
NAPOLI (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Reveillere (Ghoulam 24'); Inler, Jorginho; Insigne, Hamsik (Mertens 66'), Callejon; Higuain (Behrami 84'). (bola/gag)
Gol kemenangan Il Lupi dipersembahkan oleh Gervinho (13', 88'). Kevin Strootman turut menyumbangkan gol di menit ke (32'). Di babak kedua own goal Morgan De Sanctis dan gol dari Dries Mertens membuat Napoli memperkecil kekalahan.
Demi ambisi mengakhiri musim dengan gelar juara, Roma bermain menekan sejak laga baru dimulai. Di depan ribuan suporternya, Giallorossi tampil penuh percaya diri.
Benar saja, usaha tersebut tak perlu waktu lama untuk menuai hasil. Pertandingan baru berjalan 13 menit, Gervinho sukses membawa timnya unggul terlebih dahulu.
Mendapatkan umpan matang dari Fransesco Totti, mantan pemain tersebut sukses menceploskan bola ke gawang Napoli yang dikawal Pepe Reina.
Tertinggal satu gol, Napoli berusaha keras membalas. Mereka mendapatkan peluang matang melalui Higuain. Sayang, usahanya tak mampu menyamakan kedudukan.
Di menit ke 32, Roma kembali mendapatkan angin segar. Kali ini mereka berhasil menambah keunggulan atas tamunya. Adalah Strootman yang menjadi lakon di gol kedua ini dengan gol indahnya. Tendangan jarak jauhnya tak mampu dibendung Reina dan meluncur deras menggetarkan jala Napoli. Kedudukan 2-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, giliran Napoli yang menekan pertahanan Roma. Tampaknya mereka diinstruksikan untuk menggebrak setelah turun minum.
Hasilnya, Gonzalo Higuain akhirnya berperan memperkecil ketertinggalan setelah babak kedua berjalan dua menit. Mendapatkan umpan dari Lorenzo Insigne, pemain tersebut berhasil membuat De Sanctis melakukan own goal.
Kedudukan 2-1 membuat semangat Napoli kembali bangkit. Pasalnya, mereka masih memiliki waktu untuk menyamakan ketertinggalan dan berpeluang juga membalikkan keadaan. Tak salah lagi, usaha Partenopei menemui titik terang. Pemain pengganti Mertens sukses membuat kedudukan sama imbang berkat gol yang dicetaknya di menit ke 70.
Tak mau kesempatan tampil di final gagal, Roma berusaha kembali unggul atas Napoli. Tekanan yang mereka lakukan kembali meningkat di menit-menit akhir babak kedua. Beruntung bagi tuan rumah memiliki Gervinho. Waktu normal menyisakan dua menit, pemain asal Pantai Gading tersebut kembali mencetak gol keduanya sekaligus membawa timnya kembali unggul.
Dengan kedudukan 3-2, Napoli harus tampil lebih menekan jika tak mau kalah. Namun hasil berkata lain, hingga pertandingan berakhir, kedudukan tak berubah. Roma pun mengakhiri laga dengan kemenangan.
Starting line-up kedua tim:
ROMA (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Torosidis; Nainggolan (Pjanic 60'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 72'), Totti (Destro 65'), Gervinho.
NAPOLI (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Reveillere (Ghoulam 24'); Inler, Jorginho; Insigne, Hamsik (Mertens 66'), Callejon; Higuain (Behrami 84'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Napoli vs Roma: Drama Enam Gol di Derby del Sole
Liga Italia 25 Oktober 2026, 05:27
-
Prediksi Napoli vs Roma 24 Oktober 2026
Liga Italia 23 Oktober 2026, 12:12
-
Live Streaming Roma vs Slovan Bratislava di Liga Champions 2026-27
Liga Champions 20 Oktober 2026, 19:46
-
Live Streaming Napoli vs Bodo/Glimt di Liga Champions 2026-27
Liga Champions 20 Oktober 2026, 18:29
-
Prediksi Roma vs Slovan Bratislava 21 Oktober 2026
Liga Champions 19 Oktober 2026, 22:43
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

