Review: Cagliari Berpesta di Giuseppe Meazza
Editor Bolanet | 28 September 2014 21:56
- Inter Milan harus rela tertunduk malu di kandang sendiri saat menjamu . Bermain di Giuseppe Meazza, Minggu (28/9) malam, Nerazzurri dibungkam Cagliari dengan skor telak 1-4.
Pada laga tersebut, Albin Ekdal sukses menjadi pahlawan tim tamu lewat tiga gol yang dicetaknya masing-masing pada menit ke-29, 34 dan 44 setelah sebelumnya Cagliari unggul lewat gol Marco Sau pada menit ke-10. Sementara satu-satunya gol balasan Inter dicetak oleh Pablo Osvaldo pada menit ke-18.
Meskipun bermain di depan pendukung sendiri yang hadir di Giuseppe Meazza, Inter Milan justru terlihat sulit mengembangkan permainan mereka sejak babak awal dimulai. Sebaliknya, tim tamu Cagliari sukses mengambil alih permainan dan unggul lebih dulu melalui gol Marco Sau pada menit ke-10.
Tertinggal satu gol membuat Inter Milan tersengat. Semenit berselang, Rodrigo Palacio mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, namun masih belum mampu menemui sasaran.
Pendukung tuan rumah akhirnya bersorak delapan menit usai gol Cagliari. Gol tersebut tercipta lewat tendangan Dani Osvaldo setelah memanfaatkan free kick cepat dari Palacio di sisi kiri pertahanan Cagliari.
Di tengah upaya untuk berbalik unggul, tuan rumah justru harus bermain dengan 10 pemain setelah Yuto Nagatomo diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-28. Pemain Jepang ini mendapatkan dua kartu kuning hanya dalam waktu tiga menit.
Keluarnya Nagatomo membuat pertahanan Inter Milan semakin rapuh. Semenit usai kartu merah itu, Cagliari sukses mencetak gol. Kali ini giliran Albin Ekdal yang sukses menceploskan bola setelah memanfaatkan bola liar hasil tepisan Samir Handanovic saat menghalau tendangan Dessena.
Usai gol tersebut, Cagliari semakin terlihat menikmati permainan dan serangan mereka selalu mampu menembus pertahanan Inter yang tampil ringkih. Lemahnya pertahanan Inter pun sukses dimaksimalkan Cagliari dengan mencetak dua gol tambahan lewat Albin Ekdal masing-masing pada menit ke-34 dan juga pada menit ke-44 atau hanya semenit setelah Andrea Cossu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti.
Tertinggal cukup jauh dengan skor 1-4 membuat Inter mencoba lebih agresif di babak kedua. Namun dengan hanya bermain 10 pemain, Inter tampak kewalahan menembus pertahanan solid yang diperagakan Cagliari.
Masuknya beberapa pemain baru seperti Fredy Guarin yang menggantikan Gary Medel, serta Mauro Icardi yang masuk menggantikan Rodrigo Palacio juga belum mampu menembus ketatnya pertahanan Cagliari.
Bermain ofensif dengan 10 pemain nyaris membuat Inter kembali kebobolan. Beruntung sebuah serangan yang dibangun oleh Diego Farias pada menit ke-74 belum mampu menemui sasaran.
Mendekati akhir pertandingan, Inter Milan semakin gencar mencoba mencari gol tambahan untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga wasit Luca Bianti meniup peluit tanda berakhirnya laga, skor 4-1 untuk kemenangan Cagliari tak mengalami perubahan.
Susunan pemain.
Inter Milan: Handanovic; Andreolli, Vidic, Juan Jesus; Nagatomo, Hernanes, Medel, Kovacic, Dodo; Palacio, Osvaldo.
: Cragno; Balzano, Ceppitelli, Rossettini, Avelar; Dessena, Crisetig, Ekdal; Ibarbo, Sau, Cossu. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, Albin Ekdal sukses menjadi pahlawan tim tamu lewat tiga gol yang dicetaknya masing-masing pada menit ke-29, 34 dan 44 setelah sebelumnya Cagliari unggul lewat gol Marco Sau pada menit ke-10. Sementara satu-satunya gol balasan Inter dicetak oleh Pablo Osvaldo pada menit ke-18.
Meskipun bermain di depan pendukung sendiri yang hadir di Giuseppe Meazza, Inter Milan justru terlihat sulit mengembangkan permainan mereka sejak babak awal dimulai. Sebaliknya, tim tamu Cagliari sukses mengambil alih permainan dan unggul lebih dulu melalui gol Marco Sau pada menit ke-10.
Tertinggal satu gol membuat Inter Milan tersengat. Semenit berselang, Rodrigo Palacio mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, namun masih belum mampu menemui sasaran.
Pendukung tuan rumah akhirnya bersorak delapan menit usai gol Cagliari. Gol tersebut tercipta lewat tendangan Dani Osvaldo setelah memanfaatkan free kick cepat dari Palacio di sisi kiri pertahanan Cagliari.
Di tengah upaya untuk berbalik unggul, tuan rumah justru harus bermain dengan 10 pemain setelah Yuto Nagatomo diusir wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-28. Pemain Jepang ini mendapatkan dua kartu kuning hanya dalam waktu tiga menit.
Keluarnya Nagatomo membuat pertahanan Inter Milan semakin rapuh. Semenit usai kartu merah itu, Cagliari sukses mencetak gol. Kali ini giliran Albin Ekdal yang sukses menceploskan bola setelah memanfaatkan bola liar hasil tepisan Samir Handanovic saat menghalau tendangan Dessena.
Usai gol tersebut, Cagliari semakin terlihat menikmati permainan dan serangan mereka selalu mampu menembus pertahanan Inter yang tampil ringkih. Lemahnya pertahanan Inter pun sukses dimaksimalkan Cagliari dengan mencetak dua gol tambahan lewat Albin Ekdal masing-masing pada menit ke-34 dan juga pada menit ke-44 atau hanya semenit setelah Andrea Cossu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti.
Tertinggal cukup jauh dengan skor 1-4 membuat Inter mencoba lebih agresif di babak kedua. Namun dengan hanya bermain 10 pemain, Inter tampak kewalahan menembus pertahanan solid yang diperagakan Cagliari.
Masuknya beberapa pemain baru seperti Fredy Guarin yang menggantikan Gary Medel, serta Mauro Icardi yang masuk menggantikan Rodrigo Palacio juga belum mampu menembus ketatnya pertahanan Cagliari.
Bermain ofensif dengan 10 pemain nyaris membuat Inter kembali kebobolan. Beruntung sebuah serangan yang dibangun oleh Diego Farias pada menit ke-74 belum mampu menemui sasaran.
Mendekati akhir pertandingan, Inter Milan semakin gencar mencoba mencari gol tambahan untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga wasit Luca Bianti meniup peluit tanda berakhirnya laga, skor 4-1 untuk kemenangan Cagliari tak mengalami perubahan.
Susunan pemain.
Inter Milan: Handanovic; Andreolli, Vidic, Juan Jesus; Nagatomo, Hernanes, Medel, Kovacic, Dodo; Palacio, Osvaldo.
: Cragno; Balzano, Ceppitelli, Rossettini, Avelar; Dessena, Crisetig, Ekdal; Ibarbo, Sau, Cossu. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









