Review: Comebak, Inter Imbangi Lazio
Editor Bolanet | 22 Desember 2014 04:54
- Pertandingan giornata 16 Serie A mempertemukan Inter Milan melawan . Laga ini digelar di Giuseppe Meazza pada Senin (22/12).
Sempat tertinggal dua gol dari Lazio pada babak pertama, Inter bangkit pada babak kedua. Brace Felipe Anderson dibalas oleh gol cantik Mateo Kovacic dan Rodrigo Palacio pada babak kedua.
Lazio mengawali pertandingan dengan brilian. Baru bermain dua menit, Lazio sudah unggul lewat gol dari Felipe Anderson. Pemain asal Brasil ini menerima bola di kotak penalti Inter, mencari ruang tembak dan kemudian melepas tendangan keras yang bersarang di gawang Samir Handanovic.
Lazio bermain sangat agresif pada menit-menit awal dan berhasil mencatatkan beberape peluang. Sebaliknya, Inter nampak bermain lebih sabar dan tenang dalam menata serang yang banyak mereka mulai dari belakang.
Jual beli serangan terjadi namun penyelesaian akhir kedua tim masih kurang presisi. Inter yang sempat kesulitan menembus lini pertahanan Lazio berusaha memanfaatkan keunggulan ball possession mereka dengan tendangan-tendangan jarak jauh.
Namun Lazio justru kembali bisa mencetak gol pada menit ke-37, lagi-lagi lewat Felipe Anderson. Melalui skema serangan balik, Anderson melakukan penetrasi individu melewati hadangan beberapa bek Inter. Ia kemudian melepas tendangan yang bersarang di pojok bawah gawang Samir Handanovic. Skor apda akhir babak pertama adalah 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Inter bermain semakin agresif. Serangan Inter semakin intensif tapi sayangnya tak dibarengi dengan efektivitas. Alhasil, banyak serangan Inter yang dikandaskan dengan mudah oleh Lazio.
Sementara itu, Lazio mulai melakukan pergantian defensif. Pemain bertipe menyerang seperti Senad Lulic ditarik keluar dan digantikan oleh Ogenyi Onazi yang lebih bermental defensif.
Namun strategi pergantian pemain ala Stefano Pioli membuat Lazio kewalahan. Dengan keluarnya pada pemain depan, kreativitas mereka di lini serang semakin berkurang. Hasilnya, Inter menjadi lebih nyaman dalam membangun serangan karena pertahanan mereka mampu menetralisir semua ancaman.
Inter akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat golazo Mateo Kovacic pada menit ke-66. Sepak pojok Inter bisa ditanduk keluar oleh Parolo. Hanya saja, Kovacic sudah siap menyambut bola muntah. Kovacic lalu melepas tembakan first time yang gagal ditaklukkan Marchetti.
Sepuluh menit berselang, Rodrigo Palacio berhasil mengarahkan bola kiriman Danilo D'Ambrosio untuk menyamakan kedudukan. Itu adalah gol pertama Palacio di Serie A sejak Mei lalu.
Meski Inter terus berupaya menekan Lazio, hasil imbang tetap tak berubah hingga laga usai. Dengan hasil ini, Lazio kembali menduduki posisi tiga klasemen sementara. Sementara itu, Inter masih tertahan di peringkat 11 Serie A.
Statistik Inter Milan - Lazio
Sempat tertinggal dua gol dari Lazio pada babak pertama, Inter bangkit pada babak kedua. Brace Felipe Anderson dibalas oleh gol cantik Mateo Kovacic dan Rodrigo Palacio pada babak kedua.
Lazio mengawali pertandingan dengan brilian. Baru bermain dua menit, Lazio sudah unggul lewat gol dari Felipe Anderson. Pemain asal Brasil ini menerima bola di kotak penalti Inter, mencari ruang tembak dan kemudian melepas tendangan keras yang bersarang di gawang Samir Handanovic.
Lazio bermain sangat agresif pada menit-menit awal dan berhasil mencatatkan beberape peluang. Sebaliknya, Inter nampak bermain lebih sabar dan tenang dalam menata serang yang banyak mereka mulai dari belakang.
Jual beli serangan terjadi namun penyelesaian akhir kedua tim masih kurang presisi. Inter yang sempat kesulitan menembus lini pertahanan Lazio berusaha memanfaatkan keunggulan ball possession mereka dengan tendangan-tendangan jarak jauh.
Namun Lazio justru kembali bisa mencetak gol pada menit ke-37, lagi-lagi lewat Felipe Anderson. Melalui skema serangan balik, Anderson melakukan penetrasi individu melewati hadangan beberapa bek Inter. Ia kemudian melepas tendangan yang bersarang di pojok bawah gawang Samir Handanovic. Skor apda akhir babak pertama adalah 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Memasuki babak kedua, Inter bermain semakin agresif. Serangan Inter semakin intensif tapi sayangnya tak dibarengi dengan efektivitas. Alhasil, banyak serangan Inter yang dikandaskan dengan mudah oleh Lazio.
Sementara itu, Lazio mulai melakukan pergantian defensif. Pemain bertipe menyerang seperti Senad Lulic ditarik keluar dan digantikan oleh Ogenyi Onazi yang lebih bermental defensif.
Namun strategi pergantian pemain ala Stefano Pioli membuat Lazio kewalahan. Dengan keluarnya pada pemain depan, kreativitas mereka di lini serang semakin berkurang. Hasilnya, Inter menjadi lebih nyaman dalam membangun serangan karena pertahanan mereka mampu menetralisir semua ancaman.
Inter akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat golazo Mateo Kovacic pada menit ke-66. Sepak pojok Inter bisa ditanduk keluar oleh Parolo. Hanya saja, Kovacic sudah siap menyambut bola muntah. Kovacic lalu melepas tembakan first time yang gagal ditaklukkan Marchetti.
Sepuluh menit berselang, Rodrigo Palacio berhasil mengarahkan bola kiriman Danilo D'Ambrosio untuk menyamakan kedudukan. Itu adalah gol pertama Palacio di Serie A sejak Mei lalu.
Meski Inter terus berupaya menekan Lazio, hasil imbang tetap tak berubah hingga laga usai. Dengan hasil ini, Lazio kembali menduduki posisi tiga klasemen sementara. Sementara itu, Inter masih tertahan di peringkat 11 Serie A.
Statistik Inter Milan - Lazio
Penguasaan bola: 65% - 35%
Shot (on goal): 16 (2) - 5 (2)
Corner: 9 - 0
Pelanggaran: 7- 14
Kartu kuning: 4 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Inter Milan: Handanovic; D’Ambrosio (Campagnaro, 90), Ranocchia, Juan, Dodo (Medel, 46); Guarin (Bonazzoli, 76'), Kuzmanovic, Kovacic, Nagatomo; Palacio, Icardi.
Susunan pemain Lazio: Marchetti; Basta, De Vrij, Cana, Radu; Parolo, Ledesma (Gonzalez, 82'), Mauri; Felipe Anderson, Klose (Djordjevic, 56'), Lulic. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
Prediksi Venezia vs Inter 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 10:08
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

