Review: Gol Telat Lopez Gagalkan Kemenangan Inter
Editor Bolanet | 10 November 2014 04:50
- Inter Milan kembali gagal meraih poin penuh di Serie A. Setelah kalah 0-2 dari Parma pekan lalu, terbaru Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona di Giuseppe Meazza, Senin (11/10) dini hari.
Tertingga lebih dahulu lewat gol Luca Toni, Inter Milan bangkit dan sempat berbalik unggul lewat dua gol Mauro Icardi. Namun semenit jelang waktu normal berakhir, Nicolas Lopez sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Berstatus tim tamu, Verona tak gentar menghadapi permainan tuan rumah yang mengincar kemenangan. Hasilnya, 10 menit pertandingan berjalan Luca Toni sukses mengejutkan tuan rumah setelah tendangannya memanfaatkan umpan sundulan Lazaros Christodoulopoulos gagal dibendung kiper Inter, Samir Handanovic.
Seakan tersentak dengan gol cepat Toni, Nerazzurri bangkit dan sukses menyamakan keduduk delapan menit berselang. Kali ini Mauro Icardi yang sukses membuat pendukung Inter bersorak. Gol tersebut prosesnya mirip dengan gol Verona. Umpan tarik Ranocchia menemui kepala Rodrigo Palacio yang kemudian diteruskan Icardi. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, Inter Milan mulai menemukan ritme permainan mereka. Dua menit berselang, tendangan melengkung Kuzmanovic dari luar kotak penalti nyaris membuat tuan rumah berbalik unggul. Namun sayang, tendangannya hanya mampu menerpa tiang gawang Verona. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Tuan rumah langsung menggebrak di paruh kedua. Tiga menit babak kedua berjalan, tuan rumah sukses berbalik unggul. Sebuah umpan ke tiang jauh yang dilepaskan Palacio mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Icardi untuk menundukkan kiper Verona, Rafael.
Tak berselang lama, Verona memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti. Handsball Gary Medel di dalam kotak penalti berbuah hukuman kartu merah untuk Medel setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Namun sayang, eksekusi penalti Luca Toni tersebut mampu ditepis dengan sempurna oleh Handanovic.
Unggul jumlah pemain, Verona terus mencoba melancarkan serangan. Beberapa peluang dari Luca Toni, Christodoulopoulos dan juga Ionita belum mampu menemui sasaran.
Petaka bagi tuan rumah datang di menit ke-89. Sebuah kombinasi cantik dari dua pemain pengganti, Javier Saviola dan Nicola Lopez mampu diselesaikan nama terakhir dengan baik. Kedudukan pun berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan Pemain
Inter Milan: Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Nagatomo, Kuzmanovic, Medel, Kovacic (Khrin), Dodo; Palacio (Obi), Icardi (Osvaldo)
: Rafael; Martic, Marquez, Moras, Agostini; Ionita (Lopez), Obbadi, Halfredsson (Campanharo); Gomez Taleb (Saviola), Toni, Christodoulopoulos. (bola/dzi)
Tertingga lebih dahulu lewat gol Luca Toni, Inter Milan bangkit dan sempat berbalik unggul lewat dua gol Mauro Icardi. Namun semenit jelang waktu normal berakhir, Nicolas Lopez sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Berstatus tim tamu, Verona tak gentar menghadapi permainan tuan rumah yang mengincar kemenangan. Hasilnya, 10 menit pertandingan berjalan Luca Toni sukses mengejutkan tuan rumah setelah tendangannya memanfaatkan umpan sundulan Lazaros Christodoulopoulos gagal dibendung kiper Inter, Samir Handanovic.
Seakan tersentak dengan gol cepat Toni, Nerazzurri bangkit dan sukses menyamakan keduduk delapan menit berselang. Kali ini Mauro Icardi yang sukses membuat pendukung Inter bersorak. Gol tersebut prosesnya mirip dengan gol Verona. Umpan tarik Ranocchia menemui kepala Rodrigo Palacio yang kemudian diteruskan Icardi. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, Inter Milan mulai menemukan ritme permainan mereka. Dua menit berselang, tendangan melengkung Kuzmanovic dari luar kotak penalti nyaris membuat tuan rumah berbalik unggul. Namun sayang, tendangannya hanya mampu menerpa tiang gawang Verona. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Tuan rumah langsung menggebrak di paruh kedua. Tiga menit babak kedua berjalan, tuan rumah sukses berbalik unggul. Sebuah umpan ke tiang jauh yang dilepaskan Palacio mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Icardi untuk menundukkan kiper Verona, Rafael.
Tak berselang lama, Verona memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti. Handsball Gary Medel di dalam kotak penalti berbuah hukuman kartu merah untuk Medel setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Namun sayang, eksekusi penalti Luca Toni tersebut mampu ditepis dengan sempurna oleh Handanovic.
Unggul jumlah pemain, Verona terus mencoba melancarkan serangan. Beberapa peluang dari Luca Toni, Christodoulopoulos dan juga Ionita belum mampu menemui sasaran.
Petaka bagi tuan rumah datang di menit ke-89. Sebuah kombinasi cantik dari dua pemain pengganti, Javier Saviola dan Nicola Lopez mampu diselesaikan nama terakhir dengan baik. Kedudukan pun berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan usai.
Susunan Pemain
Inter Milan: Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Nagatomo, Kuzmanovic, Medel, Kovacic (Khrin), Dodo; Palacio (Obi), Icardi (Osvaldo)
: Rafael; Martic, Marquez, Moras, Agostini; Ionita (Lopez), Obbadi, Halfredsson (Campanharo); Gomez Taleb (Saviola), Toni, Christodoulopoulos. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














