Review: Handanovic Selamatkan Muka Nerazzurri
Editor Bolanet | 18 Januari 2015 02:04
- Inter Milan tampil mengecewakan saat bertandang ke markas pada giornata 19 Serie A 2014/15, Minggu (18/1). Inter ditekan habis dari menit awal hingga peluit panjang, tapi beruntung tidak sampai dipermalukan. Skor imbang 0-0 menjadi hasil akhir laga.
Serangan Inter tumpul, sedangkan Empoli mendominasi. Berkat kecemerlangan Samir Handanovic di bawah mistar, Nerazzurri terhindar dari kekalahan.
Diunggulkan menang, Inter justru jadi pihak yang tertekan di babak pertama. Selama 45 menit awal, Inter kalah ball possession hingga di atas 60%. Dari situ, Empoli bisa membombardir lini pertahanan mereka.
Di babak pertama, Empoli punya sembilan shots melalui Daniele Rugani (2), Levan Mchedlidze (2), Manuel Pucciarelli, Simone Verdi dan Elseid Hysaj. Dari semua itu itu, hanya upaya Hysaj yang tepat sasaran namun masih mentah oleh Handanovic.
Inter sebaliknya. Barisan ofensif pasukan Roberto Mancini dengan Mauro Icardi yang sendirian di depan dan didukung Lukas Podolski, Rodrigo Palacio serta dari lini kedua sama sekali tak berdaya. Di babak pertama, Inter hanya bisa melepaskan dua tembakan melalui Hernanes dan Fredy Guarin.
Sama seperti Empoli, shot on target Inter di paruh pertama juga hanya satu, yaitu atas nama Hernanes. Hasilnya pun identik, tak ada gol hingga jeda.
Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain di kubu Inter. Andrea Ranocchia yang cedera ditarik keluar dan diganti oleh Marco Andreolli. Hingga masuk 15 menit terakhir, sejumlah pergantian lain pun tejadi, termasuk Icardi - Mateo Kovacic dan Podolski - Xherdan Shaqiri.
Namun, jalannya laga tak mengalami banyak perubahan. Inter tetap berada dalam tekanan, sedangkan Empoli menyerang jauh lebih gencar. Sama seperti babak pertama, kembali tak ada gol yang tercipta.
Melihat statistik, bisa dibilang pihak Empoli lah yang paling kecewa dengan skor kacamata. Inter sendiri pantas berterima kasih kepada Handanovic. Lima kali dia mentralisir shots on target Empoli oleh Pucciarelli (2), Mchedlidze, Hysaj dan pemain pengganti Piotr Zielinski.
Jika bukan berkat kepiawaian Handanovic, mungkin Inter sudah pulang dengan tangan hampa.
Hasil ini membuat Inter sekarang memiliki 26 poin di klasemen atau masih terpaut lima dari batas tiga besar. Sementara itu, Empoli tertahan di papan bawah dengan 19 angka.
Empoli (4-3-1-2): Sepe; Barba, Rugani, Tonelli, Hysaj; Croce, Valdifiori, Vecino; Verdi (Zielinski 65); Pucciarelli (Tavano 84), Mchedlidze (kuning 57) (Maccarone 71).
Inter (4-2-3-1): Handanovic; D'Ambrosio, Vidic (kuning 86), Ranocchia (Andreolli 45), Campagnaro; Medel (kuning 90), Guarin; Podolski (Shaqiri 74), Palacio, Hernanes; Icardi (Kovacic 60).
Statistik Empoli - Inter
Serangan Inter tumpul, sedangkan Empoli mendominasi. Berkat kecemerlangan Samir Handanovic di bawah mistar, Nerazzurri terhindar dari kekalahan.
Diunggulkan menang, Inter justru jadi pihak yang tertekan di babak pertama. Selama 45 menit awal, Inter kalah ball possession hingga di atas 60%. Dari situ, Empoli bisa membombardir lini pertahanan mereka.
Di babak pertama, Empoli punya sembilan shots melalui Daniele Rugani (2), Levan Mchedlidze (2), Manuel Pucciarelli, Simone Verdi dan Elseid Hysaj. Dari semua itu itu, hanya upaya Hysaj yang tepat sasaran namun masih mentah oleh Handanovic.
Inter sebaliknya. Barisan ofensif pasukan Roberto Mancini dengan Mauro Icardi yang sendirian di depan dan didukung Lukas Podolski, Rodrigo Palacio serta dari lini kedua sama sekali tak berdaya. Di babak pertama, Inter hanya bisa melepaskan dua tembakan melalui Hernanes dan Fredy Guarin.
Sama seperti Empoli, shot on target Inter di paruh pertama juga hanya satu, yaitu atas nama Hernanes. Hasilnya pun identik, tak ada gol hingga jeda.
Babak kedua dimulai dengan pergantian pemain di kubu Inter. Andrea Ranocchia yang cedera ditarik keluar dan diganti oleh Marco Andreolli. Hingga masuk 15 menit terakhir, sejumlah pergantian lain pun tejadi, termasuk Icardi - Mateo Kovacic dan Podolski - Xherdan Shaqiri.
Namun, jalannya laga tak mengalami banyak perubahan. Inter tetap berada dalam tekanan, sedangkan Empoli menyerang jauh lebih gencar. Sama seperti babak pertama, kembali tak ada gol yang tercipta.
Melihat statistik, bisa dibilang pihak Empoli lah yang paling kecewa dengan skor kacamata. Inter sendiri pantas berterima kasih kepada Handanovic. Lima kali dia mentralisir shots on target Empoli oleh Pucciarelli (2), Mchedlidze, Hysaj dan pemain pengganti Piotr Zielinski.
Jika bukan berkat kepiawaian Handanovic, mungkin Inter sudah pulang dengan tangan hampa.
Hasil ini membuat Inter sekarang memiliki 26 poin di klasemen atau masih terpaut lima dari batas tiga besar. Sementara itu, Empoli tertahan di papan bawah dengan 19 angka.
Empoli (4-3-1-2): Sepe; Barba, Rugani, Tonelli, Hysaj; Croce, Valdifiori, Vecino; Verdi (Zielinski 65); Pucciarelli (Tavano 84), Mchedlidze (kuning 57) (Maccarone 71).
Inter (4-2-3-1): Handanovic; D'Ambrosio, Vidic (kuning 86), Ranocchia (Andreolli 45), Campagnaro; Medel (kuning 90), Guarin; Podolski (Shaqiri 74), Palacio, Hernanes; Icardi (Kovacic 60).
Statistik Empoli - Inter
Ball possession: 61% - 39%
Shots: 18 - 8
Shots on target: 5 - 1
Offsides: 1 - 2
Corners: 10 - 3
Throw ins: 39 - 24
Pelanggaran: 12 - 15
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:07
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 07:07
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


