Review: Hujan Deras, Genoa Benamkan Inter
Editor Bolanet | 19 Januari 2014 23:03
- berhasil mendapatkan tiga poin dari Internazionale berkat gol tunggal dari Luca Antonelli di menit ke 83. Untuk tim tamu sendiri, Inter belum berhasil mengantongi kemenangan sejak berganti tahun 2014. Pertandingan ini berlangsung di Luigi Ferraris, Genoa (19/01)
Babak pertama dimulai, Inter mulai inisiatif serangan melalui kedua sayap mereka yaitu Jonathan dan Nagatomo. beberapa kali sisi sayap Inter menjadi pusat serangan .
Di menit ke 5, Ricky Alvarez mempunyai peluang, setelah mendapatkan umpan terobosan, gelandang asal Argentina tersebut langsung mendorong bola di dalam kotak penalti Genoa, tetapi Perrin masih dapat mengamankan bola tersebut.
Tuan rumah juga mempunyai peluang, Antonelli mendapatkan peluang yang berasal dari kombinasi Sime Vrsaljko dan Coffie, sayangnya tendangan Antonelli masih belum menemui sasaran di menit ke 9.
Jonathan mempunyai peluang emas di menit ke 10 setelah berhasil memasuki kotak penalti Genoa, sayangnya tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Mattia Perrin, skor masih 0-0 bagi kedua tim. Delapan menit kemudian, lagi-lagi Jonathan mempunyai peluang emas di depan gawang Perrin, untungnya bek dari Genoa sigap dan langsung menutup ruang tembak dari pemain asal Brasil tersebut.
Menit ke 24, Rodrigo Palacio membuang peluang emas, setelah berhasil mencuri bola dari operan salah pemain Genoa, tendangan Palacio masih melenceng tipis dari gawang Genoa. Setengah jam berlalu kedua tim belum mampu mencetak gol, ditambah dengan cuaca hujan deras sehingga lapangan tergenang dengan air, beberapa kali para pemain kedua klub tersebut kesulitan untuk menggiring bola.
Hingga babak pertama berakhir, skor masih tetap 0-0. Keuntungan bagi Genoa sendiri yang berhasil mengunci dua penyerang Inter yaitu Diego Milito dan Rodrigo Palacio yang tidak bisa memberikan perlawanan berarti kepada Genoa.
Babak kedua dimulai, hujan masih mengguyur stadion dari Genoa, nampak beberapa genangan air timbul di sisi lapangan Luigi Ferraris. Peluang Genoa di menit ke 50 melalui Gilardino pun gagal akibat giringan bola terhambat akibat genangan air di lapangan.
Memasuki menit-menit selanjutnya, Genoa berhasil mendominasi pertandingan melalui Fetfatzidis. Gelandang asal Yunani tersebut berhasil mengobrak-abrik pertahanan Internazionale. Beberapa kali peluang dan penetrtasinya di atas lapangan cukup membahayakan. Khususnya di menit ke 64, Fetfatzidis melakukan tendangan dari luar kotak penalti, untungnya Handanovic masih sigap menepis tendangannya.
Pertandingan masih berjalan cukup alot akibat hujan deras yang masih turun di Genoa. Beberapa kali kedua tim melancarkan serangan tetapi selalu gagal akibat dari lapangan yang tergenang air hujan. Di menit-menit berikutnya kedua tim masih mencoba untuk menjebol pertahanan lawan masing-masing tim.
Akhirnya Genoa berhasil memecah kebuntuan, di menit ke 83, Luca Antonelli berhasil menjebol melalui sundulan kerasnya yang gagal dihalau oleh Handanovic. Skor 1-0 bagi Genoa.
Inter mencoba untuk membalasnya, di menit ke 88 Palacio mendapatkan umpan dari Fredy Guarin, sundulan dari Palacio pun dapat ditepis oleh Mattia Perrin yang bermain bagus dalam pertandingan ini. Hingga pertandingan berakhir, Genoa berhasil mengamankan kedudukan 1-0.
Susunan Pemain:
Genoa (4-4-2): Perin; Antonini, De Maio, Marchese; Vrsaljko, Sturaro (De Ceglie 72'), Cofie, Antonelli; Bertolacci, Fetfatzidis (Konate 76'), Gilardino (Calaio 85').
Inter (3-4-1-2): Handanovic; Rolando, Campagnaro, Juan Jesus (Botta 85'); Nagatomo, Cambiasso, Kuzmanovic (Guarin 63'), Jonathan; Ricky (Kovacic 21'); Milito, Palacio. [initial]
(bola/han)
Babak pertama dimulai, Inter mulai inisiatif serangan melalui kedua sayap mereka yaitu Jonathan dan Nagatomo. beberapa kali sisi sayap Inter menjadi pusat serangan .
Di menit ke 5, Ricky Alvarez mempunyai peluang, setelah mendapatkan umpan terobosan, gelandang asal Argentina tersebut langsung mendorong bola di dalam kotak penalti Genoa, tetapi Perrin masih dapat mengamankan bola tersebut.
Tuan rumah juga mempunyai peluang, Antonelli mendapatkan peluang yang berasal dari kombinasi Sime Vrsaljko dan Coffie, sayangnya tendangan Antonelli masih belum menemui sasaran di menit ke 9.
Jonathan mempunyai peluang emas di menit ke 10 setelah berhasil memasuki kotak penalti Genoa, sayangnya tendangan kerasnya masih bisa ditepis oleh Mattia Perrin, skor masih 0-0 bagi kedua tim. Delapan menit kemudian, lagi-lagi Jonathan mempunyai peluang emas di depan gawang Perrin, untungnya bek dari Genoa sigap dan langsung menutup ruang tembak dari pemain asal Brasil tersebut.
Menit ke 24, Rodrigo Palacio membuang peluang emas, setelah berhasil mencuri bola dari operan salah pemain Genoa, tendangan Palacio masih melenceng tipis dari gawang Genoa. Setengah jam berlalu kedua tim belum mampu mencetak gol, ditambah dengan cuaca hujan deras sehingga lapangan tergenang dengan air, beberapa kali para pemain kedua klub tersebut kesulitan untuk menggiring bola.
Hingga babak pertama berakhir, skor masih tetap 0-0. Keuntungan bagi Genoa sendiri yang berhasil mengunci dua penyerang Inter yaitu Diego Milito dan Rodrigo Palacio yang tidak bisa memberikan perlawanan berarti kepada Genoa.
Babak kedua dimulai, hujan masih mengguyur stadion dari Genoa, nampak beberapa genangan air timbul di sisi lapangan Luigi Ferraris. Peluang Genoa di menit ke 50 melalui Gilardino pun gagal akibat giringan bola terhambat akibat genangan air di lapangan.
Memasuki menit-menit selanjutnya, Genoa berhasil mendominasi pertandingan melalui Fetfatzidis. Gelandang asal Yunani tersebut berhasil mengobrak-abrik pertahanan Internazionale. Beberapa kali peluang dan penetrtasinya di atas lapangan cukup membahayakan. Khususnya di menit ke 64, Fetfatzidis melakukan tendangan dari luar kotak penalti, untungnya Handanovic masih sigap menepis tendangannya.
Pertandingan masih berjalan cukup alot akibat hujan deras yang masih turun di Genoa. Beberapa kali kedua tim melancarkan serangan tetapi selalu gagal akibat dari lapangan yang tergenang air hujan. Di menit-menit berikutnya kedua tim masih mencoba untuk menjebol pertahanan lawan masing-masing tim.
Akhirnya Genoa berhasil memecah kebuntuan, di menit ke 83, Luca Antonelli berhasil menjebol melalui sundulan kerasnya yang gagal dihalau oleh Handanovic. Skor 1-0 bagi Genoa.
Inter mencoba untuk membalasnya, di menit ke 88 Palacio mendapatkan umpan dari Fredy Guarin, sundulan dari Palacio pun dapat ditepis oleh Mattia Perrin yang bermain bagus dalam pertandingan ini. Hingga pertandingan berakhir, Genoa berhasil mengamankan kedudukan 1-0.
Susunan Pemain:
Genoa (4-4-2): Perin; Antonini, De Maio, Marchese; Vrsaljko, Sturaro (De Ceglie 72'), Cofie, Antonelli; Bertolacci, Fetfatzidis (Konate 76'), Gilardino (Calaio 85').
Inter (3-4-1-2): Handanovic; Rolando, Campagnaro, Juan Jesus (Botta 85'); Nagatomo, Cambiasso, Kuzmanovic (Guarin 63'), Jonathan; Ricky (Kovacic 21'); Milito, Palacio. [initial]
(bola/han)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











