Review: Inter Buka Puasa Kemenangan
Editor Bolanet | 9 Februari 2015 04:47
- Inter Milan berhasil mengakhiri periode negatif dengan meraih kemenangan 3-0 kala menjamu di Giuseppe Meazza, Senin (09/02) dini hari.
Nerazzuri membuka skor terlebih dahulu melalui Fredy Guarin. Brace Mauro Icardi kemudian memastikan Inter meraih meraih tiga poin penuh di kandang sendiri.
Inter memulai pertandingan dengan sedikit gugup. Mereka sempat mendapatkan tekanan dari tim tamu. Meskipun begitu, perlahan-lahan Nerazzuri mampu keluar dari tekanan dan berbalik menguasai pertandingan.
Nerazzuri mendapatkan peluang pertama di menit ke 7 dan nyaris saja membobol gawang Palermo melalui Juan Jesus. Tandukan pemain asal Brasil itu hasil crossing Xherdan Shaqiri berhasil diselamatkan kiper Stefano Sorrentino.
Kembali menyerang, pasukan Roberto Mancini akhirnya membuka keunggulan di menit ke 16 melalui usaha dari Fredy Guarin. Bola hasil dari corner Shaqiri berhasil ditanduk Guarin dan menggetarkan gawang Palermo.
Tertinggal satu gol membuat Palermo bereaksi. Mereka sempat beberapa kali mengancam Inter melalui percobaan Mato Jajalo, Luca Rigoni dan Paulo Dybala namun belum ada yang berhasil mengubah kedudukan.
Inter seakan juga tidak mau kalah dan semakin meningkatkan serangan. Mereka sempat mendapatkan peluang dari Rodrigo Palacio, Andrea Ranocchia, Guarin dan Gary Medel, namun tak ada yang mampu mengubah kedudukan. Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi masih tetap dipegang Inter. Beberapa kali serangan Inter membuat Palermo kerepotan membendungnya.
Inter kembali mengancam gawang Palermo melalui percobaan yang dilakukan Marcelo Brozovic, Icardi, Palacio dan Ranocchia, namun usaha mereka selalu berhasil digagalkan.
Saat pertandingan memasuki menit ke 65 Inter kembali menjauh, kali ini lewat bombernya Icardi. Berawal dari Guarin yang mengirim umpan silang dari sisi kanan dan bola sempat diteruskan Palacio kemudian jatuh di kaki Icardi. Tembakan pemain asal Argentina itu tak mampu dibendung Sorrentino.
Setelah unggul dua gol, Nerazzuri masih mendominasi sepanjang sisa pertandingan. Meskipun begitu, Inter terlihat mulai menurunkan tempo permainan. Sementara itu Palermo kesulitan mengembangkan permainan karena selalu berhasil dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.
Di menit ke 88, Icardi kembali membuat publik Giuseppe Meazza bersorak. Berawal dari serangan balik, Guarin mengirim umpan silang ke mulut gawang dan langsung disambar tandukan Icardi.
Gol dari Icardi ini merupakan gol terakhir yang tercipta di pertandingan ini. Inter menutup babak kedua dengan skor meyakinkan 3-0.
Dengan tambahan tiga poin ini Inter naik ke peringkat sembilan dengan koleksi 29 poin dari 22 laga. Sedangkan Palermo berada satu strip di atasnya setelah mengumpulkan 30 poin.
Statistik Inter Milan - Palermo:
Nerazzuri membuka skor terlebih dahulu melalui Fredy Guarin. Brace Mauro Icardi kemudian memastikan Inter meraih meraih tiga poin penuh di kandang sendiri.
Inter memulai pertandingan dengan sedikit gugup. Mereka sempat mendapatkan tekanan dari tim tamu. Meskipun begitu, perlahan-lahan Nerazzuri mampu keluar dari tekanan dan berbalik menguasai pertandingan.
Nerazzuri mendapatkan peluang pertama di menit ke 7 dan nyaris saja membobol gawang Palermo melalui Juan Jesus. Tandukan pemain asal Brasil itu hasil crossing Xherdan Shaqiri berhasil diselamatkan kiper Stefano Sorrentino.
Kembali menyerang, pasukan Roberto Mancini akhirnya membuka keunggulan di menit ke 16 melalui usaha dari Fredy Guarin. Bola hasil dari corner Shaqiri berhasil ditanduk Guarin dan menggetarkan gawang Palermo.
Tertinggal satu gol membuat Palermo bereaksi. Mereka sempat beberapa kali mengancam Inter melalui percobaan Mato Jajalo, Luca Rigoni dan Paulo Dybala namun belum ada yang berhasil mengubah kedudukan.
Inter seakan juga tidak mau kalah dan semakin meningkatkan serangan. Mereka sempat mendapatkan peluang dari Rodrigo Palacio, Andrea Ranocchia, Guarin dan Gary Medel, namun tak ada yang mampu mengubah kedudukan. Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi masih tetap dipegang Inter. Beberapa kali serangan Inter membuat Palermo kerepotan membendungnya.
Inter kembali mengancam gawang Palermo melalui percobaan yang dilakukan Marcelo Brozovic, Icardi, Palacio dan Ranocchia, namun usaha mereka selalu berhasil digagalkan.
Saat pertandingan memasuki menit ke 65 Inter kembali menjauh, kali ini lewat bombernya Icardi. Berawal dari Guarin yang mengirim umpan silang dari sisi kanan dan bola sempat diteruskan Palacio kemudian jatuh di kaki Icardi. Tembakan pemain asal Argentina itu tak mampu dibendung Sorrentino.
Setelah unggul dua gol, Nerazzuri masih mendominasi sepanjang sisa pertandingan. Meskipun begitu, Inter terlihat mulai menurunkan tempo permainan. Sementara itu Palermo kesulitan mengembangkan permainan karena selalu berhasil dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.
Di menit ke 88, Icardi kembali membuat publik Giuseppe Meazza bersorak. Berawal dari serangan balik, Guarin mengirim umpan silang ke mulut gawang dan langsung disambar tandukan Icardi.
Gol dari Icardi ini merupakan gol terakhir yang tercipta di pertandingan ini. Inter menutup babak kedua dengan skor meyakinkan 3-0.
Dengan tambahan tiga poin ini Inter naik ke peringkat sembilan dengan koleksi 29 poin dari 22 laga. Sedangkan Palermo berada satu strip di atasnya setelah mengumpulkan 30 poin.
Statistik Inter Milan - Palermo:
Penguasaan bola: 52% - 48%
Shot (on goal): 17 (5) - 8 (1)
Corner: 8 - 3
Pelanggaran: 19 - 16
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Inter Milan (4-3-1-2): Handanovic; Santon, Ranocchia, Juan, Nagatomo (Dodo 36'); Guarin, Medel, Brozovic; Shaqiri (Kovacic 84'); Icardi, Palacio (Campagnaro 82').
Palermo (3-5-2): Sorrentino; Daprela, Gonzalez, Terzi; Morganella (Rispoli 75'), Rigoni, Jajalo (Belotti 66'), Barreto, Lazaar (Emerson 77'); Vazquez, Dybala. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






