Review: Juve Tutup Tahun Sebagai Capolista
Editor Bolanet | 19 Desember 2014 03:04
- Pertandingan giornata 16 Serie A mempertemukan melawan . Laga ini digelar di Stadio Sant'Elia pada Jumat (19/12).
Juve menang dengan cukup meyakinkan dalam laga ini. Tiga gol Juve lewat Carlos Tevez, Arturo Vidal dan Fernando Llorente hanya bisa dibalas satu oleh Cagliari lewat Luca Rossettini.
Inisiatif serangan sejak awal sudah diambil Juventus. Cagliari lebih memilih menunggu saja dengan membentuk dua tembok pertahanan di daerah mereka sendiri.
Namun Juve berhasil unggul cepat lewat Carlos Tevez ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan silang Stephan Lichtsteiner disambut tendangan pelan Fernando Llorente yang masih bisa diselamatkan Cragno. Tapi kemudian bola jatuh ke kaki Tevez yang dengan mudah mengarahkan bola ke gawang.
Unggul cepat, Juve menjadi semakin nyaman dalam membangun serangan. Cagliari dipaksa bermain di daerah pertahanan sendiri.
Juve bahkan mampu menggandakan keunggulan setelah pertandingan berjalan seperempat jam. Patrice Evra menyisir sisi kiri dan kemudian melepas umpan silang yang dihalau bek lawan.
Bola kemudian mengarah ke Arturo Vidal yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Vidal lalu melepas tendangan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Cragno.
Tertinggal dua gol, Cagliari mulai bangkit. Permainan mereka semakin cepat. Setiap kali mendapat bola, anak asuh Zdenek Zeman itu segera melepas serangan ke jantung pertahanan Juve yang dikawal Gianluigi Buffon.
Juve perlahan-lahan mampu mengendalikan ritme pertandingan lagi. Umpan-umpan Juve dilakukan dengan tenang serta tak terburu-buru melepas serangan ke kotak penalti. Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Juve tetap bertahan.
Setelah jeda, Juve kembali menguasai pertandingan. Babak kedua baru berjalan lima menit, Fernando Llorente membawa Juve unggul semakin jauh.
Menerima umpan jauh dari Andrea Pirlo, Fernando Llorente menggunakan badannya untuk melindungi bola. Ia kemudian berbalik untuk melepas tembakan pelan yang tak bisa dijangkau oleh Cragno.
Meski tertinggal tiga gol, Cagliari tak menunjukkan tanda-tanda menyerah. Mereka justru semakin agresif mencoba membobol gawang Juve. Usaha terus-menerus Cagliari ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.
Tendangan bebas Andrea Cossu dari sisi kanan berhasil disambut tandukan terarah oleh Luca Rossettini. Buffon yang terlanjur mati langkah tak bisa berbuat banyak. Skor pun menjadi 1-3.
Pertarungan ketat terjadi segera setelah gol ini. Secara umum Juve masih bisa mengendalikan jalannya laga namun serangan cepat Cagliari juga sangat berbahaya. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-3 tetap bertahan.
Kemenangan ini memastikan Juve tetap menjadi pemimpin klasemen sementara Serie A hingga akhir tahun ini dengan 39 poin dari 16 laga. Sementara itu, Cagliari gagal mentas dari zona degradasi dan berada di posisi 18 klasemen sementara.
Statistik Cagliari - Juventus
Juve menang dengan cukup meyakinkan dalam laga ini. Tiga gol Juve lewat Carlos Tevez, Arturo Vidal dan Fernando Llorente hanya bisa dibalas satu oleh Cagliari lewat Luca Rossettini.
Inisiatif serangan sejak awal sudah diambil Juventus. Cagliari lebih memilih menunggu saja dengan membentuk dua tembok pertahanan di daerah mereka sendiri.
Namun Juve berhasil unggul cepat lewat Carlos Tevez ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Umpan silang Stephan Lichtsteiner disambut tendangan pelan Fernando Llorente yang masih bisa diselamatkan Cragno. Tapi kemudian bola jatuh ke kaki Tevez yang dengan mudah mengarahkan bola ke gawang.
Unggul cepat, Juve menjadi semakin nyaman dalam membangun serangan. Cagliari dipaksa bermain di daerah pertahanan sendiri.
Juve bahkan mampu menggandakan keunggulan setelah pertandingan berjalan seperempat jam. Patrice Evra menyisir sisi kiri dan kemudian melepas umpan silang yang dihalau bek lawan.
Bola kemudian mengarah ke Arturo Vidal yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Vidal lalu melepas tendangan melengkung yang bersarang di pojok atas gawang Cragno.
Tertinggal dua gol, Cagliari mulai bangkit. Permainan mereka semakin cepat. Setiap kali mendapat bola, anak asuh Zdenek Zeman itu segera melepas serangan ke jantung pertahanan Juve yang dikawal Gianluigi Buffon.
Juve perlahan-lahan mampu mengendalikan ritme pertandingan lagi. Umpan-umpan Juve dilakukan dengan tenang serta tak terburu-buru melepas serangan ke kotak penalti. Hingga babak pertama usai, keunggulan dua gol Juve tetap bertahan.
Setelah jeda, Juve kembali menguasai pertandingan. Babak kedua baru berjalan lima menit, Fernando Llorente membawa Juve unggul semakin jauh.
Menerima umpan jauh dari Andrea Pirlo, Fernando Llorente menggunakan badannya untuk melindungi bola. Ia kemudian berbalik untuk melepas tembakan pelan yang tak bisa dijangkau oleh Cragno.
Meski tertinggal tiga gol, Cagliari tak menunjukkan tanda-tanda menyerah. Mereka justru semakin agresif mencoba membobol gawang Juve. Usaha terus-menerus Cagliari ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.
Tendangan bebas Andrea Cossu dari sisi kanan berhasil disambut tandukan terarah oleh Luca Rossettini. Buffon yang terlanjur mati langkah tak bisa berbuat banyak. Skor pun menjadi 1-3.
Pertarungan ketat terjadi segera setelah gol ini. Secara umum Juve masih bisa mengendalikan jalannya laga namun serangan cepat Cagliari juga sangat berbahaya. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-3 tetap bertahan.
Kemenangan ini memastikan Juve tetap menjadi pemimpin klasemen sementara Serie A hingga akhir tahun ini dengan 39 poin dari 16 laga. Sementara itu, Cagliari gagal mentas dari zona degradasi dan berada di posisi 18 klasemen sementara.
Statistik Cagliari - Juventus
Penguasaan bola: 37% - 63%
Shot (on goal): 16 (2) - 13 (7)
Corner: 8 - 7
Pelanggaran: 16 - 7
Kartu kuning: 4 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Cagliari: Cragno; Benedetti (Donsah, 46'), Ceppitelli, Rossettini, Capuano; Balzano, Ekdal, Conti, Avelar; Cossu, Ibarbo (Rangel, 75').
Susunan pemain Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Ogbonna, Chiellini, Evra; Vidal, Pirlo, Marchisio; Pereyra (Padoin, 81'); Llorente (Morata, 73'), Tevez (Giovinco, 86'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47







