Review: Juventus Rebut Scudetto Serie A 2011/12
Editor Bolanet | 7 Mei 2012 04:22
- dipastikan meraih Scudetto Serie A musim ini setelah berhasil mengalahkan 2-0, Senin (07/5), sementara pada waktu yang bersamaan AC Milan tumbang di tangan Inter Milan dengan skor 2-4.
Dengan dua laga tersisa, pasukan Antonio Conte membutuhkan kemenangan di laga tandang terakhirnya musim ini demi menjaga posisi capolista dari jangkauan sang juara bertahan, Milan (78-77).
Laga ini lebih berarti bagi Juventus daripada Cagliari, yang sudah hampir bisa dipastikan nyaman berada di papan tengah.
Kubu tuan rumah tak bisa menurunkan Alessandro Agostini akibat skorsing, sementara La Vecchia Signora minus Paolo De Ceglie yang cedera sampai akhir musim.
Bagi Juventus, hasil selain kekalahan akan semakin mengukuhkan status mereka sebagai satu-satunya tim yang belum pernah tersentuh kekalahan di Serie A musim ini, sedangkan kemenangan berarti selangkah lebih dekat menuju tangga juara.
Seolah tak ingin membuang waktu, Juventus langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan dan unggul cepat ketika laga baru berjalan enam menit lewat gol Mirko Vucinic memanfaatkan operan terobosan Barzagli.
Pada Menit 26, Juventus sudah harus melakukan pergantian pemain, Martin Caceres untuk Stephan Lichtsteiner yang cedera.
Juventus mendominasi permainan, menciptakan lebih banyak peluang (1 berbanding 9 tembakan), dan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Juventus menggandakan keunggulannya pada menit ke-74 setelah umpan silang Caceres dari sayap kanan memaksa Michele Canini mencetak gol ke gawangnya sendiri.
Dua menit injury time diberikan oleh wasit, dan Conte serta seluruh skuad Juventus di bench dan para tifosi yang hadir di stadion sudah siap menunggu wasit mengakhiri pertandingan, karena Milan dalam keadaan tertinggal 2-4 di Giuseppe Meazza.
Peluit panjang dibunyikan, Juventus menang 2-0, Milan kalah 2-4. Satu laga tersisa, dengan selisih poin 81-77, Juventus pun dipastikan meraih Scudetto Serie A 2011/12.
Statistik Cagliari - Juventus
Dengan dua laga tersisa, pasukan Antonio Conte membutuhkan kemenangan di laga tandang terakhirnya musim ini demi menjaga posisi capolista dari jangkauan sang juara bertahan, Milan (78-77).
Laga ini lebih berarti bagi Juventus daripada Cagliari, yang sudah hampir bisa dipastikan nyaman berada di papan tengah.
Kubu tuan rumah tak bisa menurunkan Alessandro Agostini akibat skorsing, sementara La Vecchia Signora minus Paolo De Ceglie yang cedera sampai akhir musim.
Bagi Juventus, hasil selain kekalahan akan semakin mengukuhkan status mereka sebagai satu-satunya tim yang belum pernah tersentuh kekalahan di Serie A musim ini, sedangkan kemenangan berarti selangkah lebih dekat menuju tangga juara.
Seolah tak ingin membuang waktu, Juventus langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan dan unggul cepat ketika laga baru berjalan enam menit lewat gol Mirko Vucinic memanfaatkan operan terobosan Barzagli.
Pada Menit 26, Juventus sudah harus melakukan pergantian pemain, Martin Caceres untuk Stephan Lichtsteiner yang cedera.
Juventus mendominasi permainan, menciptakan lebih banyak peluang (1 berbanding 9 tembakan), dan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Juventus menggandakan keunggulannya pada menit ke-74 setelah umpan silang Caceres dari sayap kanan memaksa Michele Canini mencetak gol ke gawangnya sendiri.
Dua menit injury time diberikan oleh wasit, dan Conte serta seluruh skuad Juventus di bench dan para tifosi yang hadir di stadion sudah siap menunggu wasit mengakhiri pertandingan, karena Milan dalam keadaan tertinggal 2-4 di Giuseppe Meazza.
Peluit panjang dibunyikan, Juventus menang 2-0, Milan kalah 2-4. Satu laga tersisa, dengan selisih poin 81-77, Juventus pun dipastikan meraih Scudetto Serie A 2011/12.
Statistik Cagliari - Juventus
Penguasaan bola: 44% - 56%
Shot (on goal): 4 (0) - 15 (7)
Corner: 2 - 6
Pelanggaran: 18 - 14
Offside: 3 - 4
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 6 - 0
Susunan pemain Cagliari (4-3-3): Agazzi; Pisano, Canini, Astori, Ariaudo; Ekdal, Conti, Nainggolan; Ibarbo, Pinilla, Thiago Ribeiro.
Susunan pemain Juventus (4-3-3): Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Bonucci, Chiellini; Vidal, Pirlo, Marchisio; Pepe, Matri, Vucinic.
Pencetak gol:
06' (0-1) Vucinic
74' (0-2) Canini (og)
Laga berikutnya yang dimainkan pada 14 Mei adalah laga pemungkas Serie A musim ini. Juventus, yang belum terkalahkan hingga sekarang, akan menjamu Atalanta di Turin. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











