Review: Juventus Tertahan di Ennio Tardini
Editor Bolanet | 13 Januari 2013 23:00
- gagal meraih poin sempurna setelah hanya bisa bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Stadion Ennio Tardini, kandang .
Parma benar-benar memberikan perlawanan keras terhadap juara bertahan Serie A, juventus. Meski sempat terlebih dahulu kecolongan oleh tendangan bebas Andrea Pirlo, namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui kaki Nicola Sansone.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri jelas membuat Parma tampil lebih percaya ini. Hal ini bisa terlihat dari tusukan-tusukan yang dilakukan oleh sejumlah pemain Parma seperti Jamie Valdes, Ishak Belfodil dan Marco Marchioni. Akan tetapi usaha ketiganya masih belum bisa menaklukkan kiper nomor satu Juve, Gianluigi Buffon.
Di sisi lain, Bianconeri yang sedikit kesulitan menembus pertahanan Parma lebih sering melakukan tendangan jarak jauh melalui Fabio Quagliarella dan Paul Pogba. Namun keberuntungan masih juga belum memihak kepada keduanya. Alhasil babak pertama pun berakhir tanpa adanya satu gol pun yang tercipta.
Babak kedua Juve mulai mencoba mendominasi. Hasilnya pun cukup positif. Berawal dari pelanggaran terhadap Simone Padoin, Pirlo yang menjadi algojo tendangan bebas sukses menjaringkan bola ke dalam gawang Antonio Mirante usai bola berbelok arah akibat menyentuh kepala Jonathan Biabiany.
Tidak ingin dipermalukan di kandang sendiri, Parma mencoba berbenah. Tim asuhan Roberto Donadoni ini benar benar tampil lebih rapi dan semakin berbahaya saat berada di depan gawang.
Terus dibombardir lini belakang Juve pun melakukan kesalahan yang berbuntut petaka. Koordinasi buruk bek tim Putih-Hitam membuat Sansone dengan mudah masuk ke dalam kotak 16 dan menaklukkan Buffon yang memang sudah menjadi pertahanan terakhir bagi tim berjuluk La Vecchia Signora tersebut.
Kedudukan imbang pun berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut jelas membuat jarak mereka dengan Lazio hanya tersisa tiga poin.
Susunan pemain kedua tim:
Parma benar-benar memberikan perlawanan keras terhadap juara bertahan Serie A, juventus. Meski sempat terlebih dahulu kecolongan oleh tendangan bebas Andrea Pirlo, namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan melalui kaki Nicola Sansone.
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri jelas membuat Parma tampil lebih percaya ini. Hal ini bisa terlihat dari tusukan-tusukan yang dilakukan oleh sejumlah pemain Parma seperti Jamie Valdes, Ishak Belfodil dan Marco Marchioni. Akan tetapi usaha ketiganya masih belum bisa menaklukkan kiper nomor satu Juve, Gianluigi Buffon.
Di sisi lain, Bianconeri yang sedikit kesulitan menembus pertahanan Parma lebih sering melakukan tendangan jarak jauh melalui Fabio Quagliarella dan Paul Pogba. Namun keberuntungan masih juga belum memihak kepada keduanya. Alhasil babak pertama pun berakhir tanpa adanya satu gol pun yang tercipta.
Babak kedua Juve mulai mencoba mendominasi. Hasilnya pun cukup positif. Berawal dari pelanggaran terhadap Simone Padoin, Pirlo yang menjadi algojo tendangan bebas sukses menjaringkan bola ke dalam gawang Antonio Mirante usai bola berbelok arah akibat menyentuh kepala Jonathan Biabiany.
Tidak ingin dipermalukan di kandang sendiri, Parma mencoba berbenah. Tim asuhan Roberto Donadoni ini benar benar tampil lebih rapi dan semakin berbahaya saat berada di depan gawang.
Terus dibombardir lini belakang Juve pun melakukan kesalahan yang berbuntut petaka. Koordinasi buruk bek tim Putih-Hitam membuat Sansone dengan mudah masuk ke dalam kotak 16 dan menaklukkan Buffon yang memang sudah menjadi pertahanan terakhir bagi tim berjuluk La Vecchia Signora tersebut.
Kedudukan imbang pun berakhir hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut jelas membuat jarak mereka dengan Lazio hanya tersisa tiga poin.
Susunan pemain kedua tim:
Parma (3-5-2): Mirante; Zaccardo, Paletta (kuning 45'), Santacroce; Biabiany, Marchionni (Acquah 82' (kuning 90')), Valdes, Parolo, Gobbi; Amauri (Sansone 89'), Belfodil.
Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Caceres; Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Pogba, Padoin (kuning 24') (Padoin 65'); Giovinco, Quagliarella (Vucinic 69').
Penguasaan Bola: 43 - 57
Shot(on goal): 10(2) - 18(9)
Sepak Pojok: 3 - 8
Offside: 3 - 5
Pelanggaran: 14 - 8
Kartu Kuning: 2 - 1
Kartu Merah: 0 - 0. (bola/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






