Review: Kandaskan Roma, Napoli Melenggang ke Final Coppa Italia
Editor Bolanet | 13 Februari 2014 04:43
- Napoli sukses melaju ke babak final Coppa Italia setelah mengandaskan AS Roma dengan skor 3-0 pada semifinal kedua di San Paolo dini hari tadi (13/2).
Tiga gol kemenangan Partenopei masing-masing dicetak oleh Jose Callejon (33'), Gonzalo Higuain (48'), dan di menit ke 51.
Laga ini menjadi pertarungan habis-habisan bagi kedua tim. Pasalnya, baik Napoli maupun Roma masih berpeluang lolos ke partai puncak.
Namun jika dilihat dari apa yang terjadi di lapangan pada babak pertama, angin keberuntungan berhembus untuk Napoli. Benar saja, meski menyerang sejak awal laga, Roma harus tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah berhasil mencuri gol melalui Callejon.
Tertinggal satu gol, Giallorossi berusaha bangkit dan membalas. Beberapa serangan mereka sempat mengancam gawang Partenopei. Namun gol yang dinantikan tim tamu tak kunjung datang.
Upaya tersebut berlanjut hingga lima menit menjelang babak pertama berakhir. Namun sayang, hingga turun minum Napoli masih tangguh mempertahankan keunggulan dan membuat skor agregat sementara menjadi 3-3.
Memasuki babak kedua, alih-alih membalas gol dari Napoli, Roma justru kembali kebobolan. Tiga menit pertandingan paruh kedua dimulai, Higuain sukses melesakkan bola ke gawang tamunya setelah memanfaatkan umpan dari Callejon.
Langkah Giallorossi untuk menembus final semakin berat tentunya dengan kedudukan 2-0 ini. Namun mereka tak mampu menahan permainan menyerang tuan rumah.
Alhasil di menit ke 56, gawang Morgan De Sanctis harus kembali jebol untuk yang ke tiga kalinya di laga ini. Melalui aksi Jorginho, Napoli semakin memantapkan keunggulan menjadi 3-0.
Tertinggal telak, Roma mulai melakukan perubahan. Alessandro Florenzi dan Fransesco Totti dimasukkan guna menambah daya dobrak mereka. Namun perubahan tersebut belum membuahkan hasil hingga laga memasuki menit ke 70.
Sebaliknya, tuan rumah semakin nyaman melakoni laga. Dengan kedudukan 3-0, tentu laga final telah berada di depan mata para penggawa Napoli. Mereka pun mengendurkan serangan dengan sesekali melakukan serangan balik cepat.
Tim tamu mulai frustrasi dengan laga ini. Terancam gagal lolos ke final, bukannya mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan, Roma justru harus bermain dengan 10 pemain. Kevin Strootman harus di-espulso wasit setelah mengantongi dua kartu kuning.
Bermain 10 orang tentu membuat tim tamu semakin berat melakoni laga. Dan benar saja mereka gagal mencetak gol di laga ini. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, tak ada gol lagi tercipta. Napoli pun lolos ke final dengan agregat gol 5-3. Mereka bakal bertemu Fiorentina di partai puncak nanti.
Susunan line-up kedua tim:
Napoli (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Ghoulam; Inler, Jorginho (Henrique 85'); Mertens, Hamsik (Behrami 76'), Callejon; Higuain (Insigne 82').
Roma (4-3-3): De Sanctis; Torosidis (Maicon 49'), Benatia, Castan, Bastos; Pjanic (Totti 62'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 56'), Destro, Gervinho. (bola/gag)
Tiga gol kemenangan Partenopei masing-masing dicetak oleh Jose Callejon (33'), Gonzalo Higuain (48'), dan di menit ke 51.
Laga ini menjadi pertarungan habis-habisan bagi kedua tim. Pasalnya, baik Napoli maupun Roma masih berpeluang lolos ke partai puncak.
Namun jika dilihat dari apa yang terjadi di lapangan pada babak pertama, angin keberuntungan berhembus untuk Napoli. Benar saja, meski menyerang sejak awal laga, Roma harus tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah berhasil mencuri gol melalui Callejon.
Tertinggal satu gol, Giallorossi berusaha bangkit dan membalas. Beberapa serangan mereka sempat mengancam gawang Partenopei. Namun gol yang dinantikan tim tamu tak kunjung datang.
Upaya tersebut berlanjut hingga lima menit menjelang babak pertama berakhir. Namun sayang, hingga turun minum Napoli masih tangguh mempertahankan keunggulan dan membuat skor agregat sementara menjadi 3-3.
Memasuki babak kedua, alih-alih membalas gol dari Napoli, Roma justru kembali kebobolan. Tiga menit pertandingan paruh kedua dimulai, Higuain sukses melesakkan bola ke gawang tamunya setelah memanfaatkan umpan dari Callejon.
Langkah Giallorossi untuk menembus final semakin berat tentunya dengan kedudukan 2-0 ini. Namun mereka tak mampu menahan permainan menyerang tuan rumah.
Alhasil di menit ke 56, gawang Morgan De Sanctis harus kembali jebol untuk yang ke tiga kalinya di laga ini. Melalui aksi Jorginho, Napoli semakin memantapkan keunggulan menjadi 3-0.
Tertinggal telak, Roma mulai melakukan perubahan. Alessandro Florenzi dan Fransesco Totti dimasukkan guna menambah daya dobrak mereka. Namun perubahan tersebut belum membuahkan hasil hingga laga memasuki menit ke 70.
Sebaliknya, tuan rumah semakin nyaman melakoni laga. Dengan kedudukan 3-0, tentu laga final telah berada di depan mata para penggawa Napoli. Mereka pun mengendurkan serangan dengan sesekali melakukan serangan balik cepat.
Tim tamu mulai frustrasi dengan laga ini. Terancam gagal lolos ke final, bukannya mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan, Roma justru harus bermain dengan 10 pemain. Kevin Strootman harus di-espulso wasit setelah mengantongi dua kartu kuning.
Bermain 10 orang tentu membuat tim tamu semakin berat melakoni laga. Dan benar saja mereka gagal mencetak gol di laga ini. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit tanda berakhirnya laga, tak ada gol lagi tercipta. Napoli pun lolos ke final dengan agregat gol 5-3. Mereka bakal bertemu Fiorentina di partai puncak nanti.
Susunan line-up kedua tim:
Napoli (4-2-3-1): Reina; Maggio, Fernandez, Albiol, Ghoulam; Inler, Jorginho (Henrique 85'); Mertens, Hamsik (Behrami 76'), Callejon; Higuain (Insigne 82').
Roma (4-3-3): De Sanctis; Torosidis (Maicon 49'), Benatia, Castan, Bastos; Pjanic (Totti 62'), De Rossi, Strootman; Ljajic (Florenzi 56'), Destro, Gervinho. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lolos Liga Champions, Roma Prioritaskan Mason Greenwood
Liga Italia 27 Mei 2026, 22:37
-
Napoli Cari Pelatih Anyar, Andoni Iraola Masuk Radar
Liga Italia 25 Mei 2026, 17:00
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











